Pusat Akuatik Athlon Sawangan Diresmikan, Harlin Rahardjo Tekankan Pembinaan Atlet

Gemuruh tepuk tangan meramaikan kawasan Sawangan, Depok, pada Sabtu pagi saat pusat olahraga akuatik terbaru, Athlon Sawangan, resmi dibuka untuk umum. Kehadiran Ketua Harian Pengurus Besar Akuatik In...

Pusat Akuatik Athlon Sawangan Diresmikan, Harlin Rahardjo Tekankan Pembinaan Atlet

Gemuruh tepuk tangan meramaikan kawasan Sawangan, Depok, pada Sabtu pagi saat pusat olahraga akuatik terbaru, Athlon Sawangan, resmi dibuka untuk umum. Kehadiran Ketua Harian Pengurus Besar Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, menjadi penanda penting bahwa fasilitas ini bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan bagian dari strategi nasional mencetak perenang andal. Dengan menggunting pita di depan lobi utama, Rahardjo menyimbolkan babak baru pengembangan akuatik Tanah Air yang kian terdesentralisasi.

Athlon Sawangan hadir dengan konsep sport center terpadu yang memadukan kolam renang standar perlombaan, area latihan loncat indah, serta zona renang artistik. Desainnya yang modern mengadopsi teknologi filtrasi air terkini dan sistem pemanas bersertifikasi World Aquatics. Total investasi yang digelontorkan, menurut manajemen, mencapai Rp85 miliar, menjadikannya salah satu pusat akuatik swasta terbesar di Jabodetabek.

Sambutan Harlin: Dari Sarana Menuju Prestasi

Dalam sesi sambutannya, Harlin E. Rahardjo menekankan bahwa pembangunan fasilitas semacam ini harus diimbangi dengan program pelatihan yang terstruktur. "Kami tidak hanya butuh gedung megah, tetapi ekosistem yang mampu melahirkan juara. Athlon Sawangan, dengan segala kelengkapannya, bisa menjadi laboratorium prestasi bagi daerah," ujarnya lantang di hadapan tamu undangan. Ia juga menyoroti data perolehan medali Indonesia di SEA Games 2023, di mana cabang akuatik menyumbang 7 emas, sebagai bukti bahwa potensi atlet dalam negeri sangat besar jika ditopang infrastruktur memadai.

Rahardjo yang juga menjabat sebagai anggota Komite Olimpiade Indonesia itu mengapresiasi inisiatif swasta yang berani berinvestasi di sektor olahraga. Menurutnya, sinergi pemerintah, federasi, dan dunia usaha adalah kunci untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dari negara seperti Thailand dan Singapura dalam hal kepemilikan kolam bersertifikat internasional. "Saat ini kita baru punya segelintir kolam yang lolos verifikasi untuk kejuaraan dunia. Kehadiran Athlon Sawangan menambah daftar itu, dan kami berharap lebih banyak lagi menyusul," imbuhnya.

Fasilitas Berstandar Global dan Program Unggulan

General Manager Athlon Sawangan, dalam presentasi singkatnya, membeberkan spesifikasi teknis bangunan. Kolam utama memiliki panjang 50 meter dengan 10 lintasan, dilengkapi touchpad otomatis dan sistem pencahayaan bawah air untuk latihan renang indah. Di sampingnya, kolam loncat indah sedalam 5 meter dilengkapi papan dengan ketinggian 1, 3, 5, hingga 10 meter. Seluruh area dipantau oleh kamera video bawah air yang bisa digunakan pelatih untuk menganalisis gerakan atlet secara real-time.

Fasilitas ini langsung menggelar program "Akuatik Muda Berprestasi", sebuah akademi yang membuka beasiswa bagi perenang berbakat berusia 8-14 tahun. Program ini akan dipimpin oleh mantan pelatih nasional dan didukung tim sport science dari universitas mitra. Harlin menyambut baik langkah tersebut dan berjanji PB Akuatik akan memfasilitasi pemantauan bakat, termasuk mengirimkan scout secara berkala untuk menjaring atlet potensial ke pelatnas.

Dampak bagi Komunitas dan Pembinaan Usia Dini

Selain menjadi basis pelatihan elit, Athlon Sawangan dirancang untuk membuka akses bagi masyarakat umum. Manajemen menyediakan sesi publik pada akhir pekan dengan tarif terjangkau, serta klinik renang gratis sebulan sekali bagi pelajar sekitar. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Depok yang turut hadir, menyatakan dukungannya agar fasilitas ini menjadi motor penggerak wisata olahraga di wilayah selatan Jakarta. "Dengan adanya pusat akuatik ini, kami optimistis angka partisipasi olahraga renang di Depok akan meningkat signifikan," ujarnya.

Harlin E. Rahardjo menutup kunjungannya dengan meninjau langsung sesi uji coba para perenang junior yang menunjukkan kebolehan mereka di kolam utama. Ia menyempatkan diri berbincang dengan para orang tua dan pelatih, mengingatkan pentingnya nutrisi, pemulihan, dan disiplin jam tidur. "Prestasi itu dibangun dari detail kecil. Fasilitas bagus hanyalah fondasi, sisanya adalah karakter," pesannya. Peresmian ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Indonesia terus bergerak membangun ekosistem olahraga akuatik yang kokoh dari hulu hingga hilir, dan Athlon Sawangan kini berdiri sebagai salah satu pilarnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User