PSIM Yogyakarta Hancurkan Persekabpas Pasuruan 4-0 di Mandala Krida

Skor akhir 4-0 untuk PSIM Yogyakarta. Laskar Mataram menghajar wakil Liga Nusantara, Persekabpas Pasuruan, dalam laga uji coba di Stadion Mandala Krida, Selasa (18/8/2026) sore WIB. Empat gol tanpa ba...

PSIM Yogyakarta Hancurkan Persekabpas Pasuruan 4-0 di Mandala Krida

Skor akhir 4-0 untuk PSIM Yogyakarta. Laskar Mataram menghajar wakil Liga Nusantara, Persekabpas Pasuruan, dalam laga uji coba di Stadion Mandala Krida, Selasa (18/8/2026) sore WIB. Empat gol tanpa balas tercipta lewat brace Rangga Wijaya serta gol dari Yoga Pratama dan Ilham Ramadhan — hasil telak yang menjadi modal percaya diri manis jelang kompetisi resmi bergulir. Suasana Mandala Krida sore itu ikut meriah dengan dukungan suporter yang memadati tribun.

Babak Pertama: Tekanan PSIM sejak Menit Awal

Pelatih PSIM Yogyakarta, Budi Santoso, menurunkan starting XI terbaiknya dengan formasi 4-3-3. Tiga gelandang tengah langsung menguasai irama permainan, sementara Persekabpas memilih bertahan dalam formasi 5-4-1 dengan fokus menutup ruang di lini kedua. Hasilnya, penguasaan bola babak pertama menyentuh angka 72 persen untuk tuan rumah. Menit ke-12, Rangga Wijaya melepaskan tendangan first-time dari sisi kanan kotak penalti memanfaatkan assist Fikri Ardiansyah. Bola meluncur deras ke tiang jauh dan membobol gawang tamu — 1-0.

Tidak puas dengan satu gol, PSIM terus menekan. Menit ke-24, Dimas Saputra nyaris menggandakan keunggulan lewat tendangan bebas, tetapi kiper Persekabpas melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola ke tiang. Gol kedua akhirnya lahir di menit ke-34. Kombinasi satu-dua antara Dimas dan Yoga Pratama menghancurkan lini pertahanan tamu; Yoga menuntaskan assist Dimas dengan tembakan terarah dari dalam kotak penalti. Skor 2-0.

Menjelang turun minum, PSIM sempat mencetak gol ketiga lewat sundulan, tetapi wasit menganulirnya setelah pemeriksaan VAR menunjukkan posisi offside yang sangat tipis pada penerima umpan. Keputusan itu sempat memicu protes, namun tayangan ulang membenarkan keputusan wasit. Skor 2-0 bertahan hingga jeda.

Babak Kedua: Brace Rangga dan Gol Penutup Ilham

Memasuki babak kedua, PSIM menurunkan tempo tanpa kehilangan kendali. Menit ke-58, Rangga Wijaya mencetak gol keduanya alias brace. Umpan silang Aldi Firmansyah dari sisi kiri disambut sundulan keras yang tak mampu diantisipasi kiper Persekabpas. Skor berubah menjadi 3-0, dan arah pertandingan kian jelas dikuasai tuan rumah.

Pelatih tamu merespons dengan menarik dua pemainnya dan memasukkan tenaga baru, tetapi rapatnya lini belakang PSIM membuat upaya itu sia-sia. Catatan clean sheet kiper Tomi Setiawan bahkan nyaris berubah di menit ke-76 saat tembakan jarak jauh pemain Persekabpas mengarah ke gawang, namun bola hanya membentur tiang. Enam menit berselang, petaka bagi tamu: menit ke-83, Ilham Ramadhan menutup pesta lewat tendangan voli memanfaatkan assist Reza Mahendra. Skor akhir 4-0, disambut euforia para suporter tuan rumah.

Rekap Statistik: Dominasi Penuh PSIM

Data pertandingan menunjukkan dominasi PSIM di hampir semua lini. Penguasaan bola akhir 68 persen berbanding 32 persen, dengan shots on target 9 berbanding 1 dari total 17 percobaan. PSIM juga unggul dalam tendangan sudut 8-1 dan hanya menerima dua kartu kuning, sementara Persekabpas harus puas dengan tiga kartu kuning. Wasit mencatat dua offside untuk tuan rumah dan satu untuk tim tamu. Semua gol tercipta dari permainan terbuka, tanpa satupun melalui situasi bola mati.

Kata Pelatih dan Analisis Taktik

Budi Santoso mengapresiasi disiplin para pemainnya, terutama dalam transisi menyerang dan pressing setelah kehilangan bola. Ia juga menyoroti lini belakang yang tampil rapat sepanjang 90 menit.

"Saya senang dengan cara tim bermain. Empat gol dan clean sheet menunjukkan keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Kami masih punya pekerjaan rumah, tapi ini hasil yang bagus," ujar Budi Santoso seusai laga.

Di sisi lain, pelatih Persekabpas mengakui kualitas lawan dan menilai perbedaan level jadi pelajaran berharga. "Kami sadar PSIM lebih unggul dalam banyak aspek. Ini bahan evaluasi untuk tim," katanya. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi PSIM yang akan melanjutkan persiapan menghadapi laga uji coba berikutnya, sementara Persekabpas kembali ke Pasuruan dengan segudang catatan untuk diperbaiki jelang Liga Nusantara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User