PSG Libas Brest 7-0, Tujuh Gol dari Tujuh Pemain Berbeda

Pertandingan jornada kedua Ligue 1 musim ini menyajikan pemandangan yang memukau di Parc des Princes. Paris Saint-Germain melumat Brest dengan skor telak 7-0 dalam pertandingan yang berlangsung Jumat ...

Sep 02, 2026 - 01:36
0 6
PSG Libas Brest 7-0, Tujuh Gol dari Tujuh Pemain Berbeda

Pertandingan jornada kedua Ligue 1 musim ini menyajikan pemandangan yang memukau di Parc des Princes. Paris Saint-Germain melumat Brest dengan skor telak 7-0 dalam pertandingan yang berlangsung Jumat malam waktu setempat. Yang membuat hasil ini semakin spesial adalah fakta bahwa seluruh gol diciptakan oleh tujuh pemain berbeda, menunjukkan kedalaman skuad Luis Enrique yang kini tampil semakin komplet dan berbahaya.

Barcola Buka Pesta Gol di Menit 20

Babak pertama dimulai dengan tempo tinggi. Brest yang datang dengan strategi defensif mencoba mengunci lini tengah, namun tekanan intensif PSG langsung terasa sejak menit awal. Menit ke-20, Bradley Barcola memecah kebuntuan. Mendapat umpan terobosan dari Vitinha, Barcola melepaskan tendangan first-time yang menghujam pojok kanan bawah gawang Brest. Gol ini menandai apertura golnya musim ini dan menjadi pembuka pesta gol yang belum pernah terjadi sebelumnya di Ligue 1 musim ini.

Keunggulan itu menjadi modal psikologis besar bagi PSG. Brest mulai tertekan dan lini belakang mereka mulai goyah. Menit ke-28, Ousmane Dembele menggandakan skor. Mendapat ruang di sisi kanan kotak penalti, winger Prancis itu melepaskan sepakan keras yang tidak bisa dihentikan kiper Brest, Marco Bizot. Assist gol ini datang dari aksi brilian Vitinha yang terus mendominasi lini tengah.

Warren Zaire-Emery kemudian menambah gol ketiga di menit ke-35. Gelandang muda berusia 18 tahun itu menyambar bola pantul di dalam kotak penalti setelah tendangan bebas Joao Neves mengenai mistar gawang. Brest benar-benar tidak bisa mengimbangi intensitas permainan PSG yang bermain dengan formasi 4-3-3 yang sangat dinamis.

Paruh Kedua: PSG Terus Menekan

Memasuki babak kedua, Luis Enrique melakukan beberapa rotasi tanpa mengurangi intensitas permainan. Brest yang sudah tertinggal 0-3 tampak kehilangan semangat dan organisasi pertahanan mereka semakin rapuh. Menit ke-52, Joao Neves mencetak gol keempat dengan tendangan voli jarak dekat setelah menerima umpan silang dari Kylian Mbappe yang baru masuk sebagai pemain pengganti.

Mbappe sendiri kemudian membuktikan mengapa ia tetap menjadi senjata utama PSG. Menit ke-63, superstar Prancis itu membukukan namanya di papan skor. Berawal dari aksi individu yang memukau, Mbappe melewati dua bek Brest sebelum melepaskan tembakan yang meledak di sudut gawang. Assist untuk gol ini diberikan oleh Achraf Hakimi yang tampil luar biasa di sepanjang pertandingan.

Brest tidak menunjukkan perlawanan berarti. Tekanan tinggi PSG terus berlanjut dan Brest bahkan tidak mampu melepaskan satu pun tendangan ke arah gawang Gianluigi Donnarumma. Marquinhos kemudian mencatatkan namanya di menit ke-75, menyelesaikan umpan silang akurat dari Fabian Ruiz dengan heading yang tidak bisa diblok oleh pertahanan Brest.

Statistik Lengkap Pertandingan

Gol ketujuh diciptakan oleh Fabián Ruiz di menit ke-82, menutup skor dengan tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang memperindah penampilan gemilang PSG. Statistik pertandingan menunjukkan dominasi mutlak tuan rumah: penguasaan bola 68%-32%, total tendangan 23-4, dan shots on target 11-0. Brest bahkan tidak mampu melepaskan satu tendangan tepat sasaran ke gawang Donnarumma selama 90 menit.

Clean sheet ini menjadi yang kedua beruntun bagi Donnarumma di Ligue 1 musim ini. Dari sisi assist, Vitinha mencatatkan dua assist dalam pertandingan ini, sementara Hakimi dan Joao Neves masing-masing menyumbang satu assist. Brest yang sebelumnya tampil solid di jornada pertama kini harus menelan pil pahit dengan rekor kebobolan tujuh gol dalam satu pertandingan.

Hasil ini membawa PSG sementara naik ke puncak klasemen Ligue 1 dengan raihan enam poin sempurna dari dua pertandingan. Dengan tujuh gol berbeda dari tujuh pemain berbeda, Luis Enrique membuktikan bahwa PSG kini memiliki kedalaman skuad yang memungkinkan mereka bersaing di berbagai front musim ini. Brest akan menghadapi laga berat berikutnya sementara PSG bersiap untuk tantangan yang lebih besar di kompetisi domestik dan Eropa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User