Profil Alexandre Ramalingom, Penyerang Madagaskar Andalan Persita Tangerang

Persita Tangerang memiliki senjata mematikan dari tanah Afrika di lini depan. Dia adalah Alexandre Ramalingom, penyerang berkebangsaan Madagaskar yang menjadi andalan Pendekar Cisadane dalam mengarung...

Aug 09, 2026 - 14:38
0 0
Profil Alexandre Ramalingom, Penyerang Madagaskar Andalan Persita Tangerang

Persita Tangerang memiliki senjata mematikan dari tanah Afrika di lini depan. Dia adalah Alexandre Ramalingom, penyerang berkebangsaan Madagaskar yang menjadi andalan Pendekar Cisadane dalam mengarungi ketatnya persaingan Liga 1. Sosoknya mencuri perhatian suporter karena membawa reputasi internasional yang tidak main-main: pengalaman mentas di Piala Afrika bersama tim nasional negaranya.

Kehadiran Ramalingom memberi warna baru di skuad Persita. Bermain di sektor depan, ia dikenal sebagai penyerang serbabisa yang bisa ditempatkan sebagai winger maupun penyerang tengah. Fleksibilitas posisi ini menjadi aset berharga bagi tim pelatih dalam menyusun starting XI dari pekan ke pekan, terutama ketika skema permainan menuntut variasi serangan.

Perjalanan Karier: Dari Prancis Menuju Indonesia

Sebelum merumput di Indonesia, Ramalingom menempa karier di kompetisi Prancis. Ia pernah memperkuat sejumlah klub di kasta kedua dan ketiga sepak bola Negeri Menara Eiffel, termasuk CS Sedan Ardennes dan AS Béziers. Bertahun-tahun bermain dalam kultur sepak bola Eropa membentuknya menjadi pemain dengan disiplin taktik tinggi, pemahaman posisi yang matang, dan etos kerja profesional.

Petualangannya kemudian berlanjut ke Asia Tenggara. Liga 1 Indonesia dikenal dengan tempo permainan cepat, atmosfer suporter yang fanatik, serta cuaca tropis yang menuntut kebugaran ekstra. Bagi pemain asing, adaptasi selalu menjadi ujian pertama — dan Ramalingom datang dengan modal pengalaman lintas benua yang membuat proses transisinya berjalan lebih mulus dibanding kebanyakan legiun impor.

Anatomi Permainan: Kecepatan dan Insting Gol

Secara teknis, Ramalingom adalah prototipe penyerang modern. Ia mengandalkan kecepatan dalam situasi transisi, kemampuan dribbling untuk melewati hadangan bek, serta pergerakan tanpa bola yang cerdas di dalam kotak penalti. Kaki kanannya menjadi senjata utama, baik untuk melepaskan shots on target dari luar kotak maupun menyelesaikan umpan silang dengan sentuhan pertama.

Yang membuatnya istimewa adalah kemampuan bermain di beberapa posisi sekaligus. Ketika dipasang sebagai winger kanan dalam formasi 4-3-3, ia gemar melakukan cut inside untuk mencari ruang tembak. Ketika didorong lebih ke tengah sebagai ujung tombak, ia sanggup menjadi penghubung yang membuka ruang bagi gelandang serang. Atribut serbabisa inilah yang membuat pelatih leluasa mengutak-atik skema tanpa harus mengganti personel di tengah pertandingan.

Jejak Internasional bersama Madagaskar

Nama Ramalingom mulai dikenal publik sepak bola dunia ketika ia menjadi bagian dari skuad tim nasional Madagaskar di Piala Afrika 2019. Turnamen itu menjadi panggung bersejarah: untuk pertama kalinya Madagaskar tampil di Piala Afrika, dan mereka langsung melesat jauh hingga babak perempat final.

Dalam perjalanan tersebut, Madagaskar mengejutkan seisi benua dengan menaklukkan Nigeria 2-0 di fase grup, lalu menyingkirkan Republik Demokratik Kongo lewat drama adu penalti di babak 16 besar. Langkah tim berjuluk Barea itu baru terhenti di tangan Tunisia pada perempat final. Berada di dalam skuad dengan pencapaian semacam itu membentuk mental bertanding Ramalingom di level tertinggi.

Pengalaman menghadapi pemain-pemain elite Afrika — banyak di antaranya berkarier di liga top Eropa — menjadi bekal berharga. Intensitas duel fisik, kecepatan transisi, dan tekanan pertandingan besar bukanlah hal asing baginya. Modal mental inilah yang ia bawa ke setiap laga bersama Persita, terutama saat tim membutuhkan ketenangan di momen-momen krusial.

Peran Taktis di Skema Pendekar Cisadane

Di Persita, Ramalingom diproyeksikan menjadi salah satu pilar serangan. Dalam skema 4-2-3-1 maupun 4-3-3, ia dapat mengisi sisi sayap dengan tugas menusuk ke jantung pertahanan, sekaligus ikut turun membantu ketika tim kehilangan bola. Etos kerja dua arah seperti ini sangat dihargai di Liga 1 yang mengandalkan intensitas pressing tinggi sepanjang 90 menit.

Kombinasinya dengan para pemain lokal di lini depan menjadi kunci keberhasilan. Umpan-umpan terobosan dari lini tengah, ditopang pergerakan Ramalingom yang aktif mencari celah di antara bek lawan, berpotensi menghasilkan assist dan gol dalam jumlah signifikan. Bagi suporter Pendekar Cisadane, harapannya sederhana: melihat sang penyerang Madagaskar rutin merobek jala lawan di hadapan publik Tangerang.

Kini, panggung sudah terbuka lebar. Dengan pengalaman kompetisi Eropa, caps internasional bersama Madagaskar, dan atribut teknis yang lengkap, Alexandre Ramalingom memiliki segala yang dibutuhkan untuk menjadi idola baru di Tangerang. Liga 1 menanti aksinya — dan para bek lawan sebaiknya bersiap menghadapi kecepatannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User