Prancis Lolos Perempat Final Usai Tekuk Paraguay 2-0
Skor akhir 2-0 untuk Prancis atas Paraguay di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB, memastikan langkah Les Bleus ke perempat final Piala Dunia 2026. Gol Kylian Mbappé...
Skor akhir 2-0 untuk Prancis atas Paraguay di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB, memastikan langkah Les Bleus ke perempat final Piala Dunia 2026. Gol Kylian Mbappé pada menit ke-33 dan penalti Antoine Griezmann di menit ke-67 menjadi pembeda dalam laga 16 besar yang berlangsung dalam tempo tinggi dan penuh duel fisik.
Babak Pertama: Dominasi Les Bleus
Sejak peluit awal dibunyikan, skuad asuhan Didier Deschamps langsung mengambil inisiatif. Formasi 4-2-3-1 andalan mereka menempatkan Mbappé di sisi kiri, Ousmane Dembélé menusuk dari kanan, dan Griezmann sebagai playmaker di belakang Randal Kolo Muani. Paraguay yang bermain dengan 5-4-1 bertahan total tidak mampu keluar dari tekanan. Statistik penguasaan bola mencapai 68% untuk Prancis dalam 20 menit pertama.
Peluang emas lahir di menit ke-12 ketika umpan terobosan Griezmann disambut Mbappé yang sudah lepas dari jebakan offside. Sayangnya, kiper Paraguay, Santiago Rojas, dengan gemilang menepis tendangan rendah sang kapten. Namun, keunggulan tinggal menunggu waktu. Pada menit ke-33, kerja sama satu-dua apik antara Theo Hernández dan Mbappé di kotak penalti menghasilkan gol. Umpan tarik Theo diselesaikan dengan tendangan first-time kaki kanan Mbappé yang menghujam pojok kiri bawah gawang. Gol tersebut menjadi gol ke-4 Mbappé di turnamen ini, sekaligus assist ke-3 Theo Hernández sepanjang Piala Dunia 2026. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Shots on target di babak pertama: Prancis 5, Paraguay 0. Tim Albirroja hanya mampu melepaskan dua tendangan spekulatif yang melambung jauh dari gawang Hugo Lloris. Julio Enciso, yang diplot sebagai penyerang tunggal, tercatat hanya 12 kali menyentuh bola sepanjang 45 menit awal.
Babak Kedua: Penalti Griezmann dan Kartu Merah
Paraguay mencoba keluar menyerang di awal babak kedua. Masuknya Miguel Almirón menggantikan Mathías Villasanti menambah daya gedor. Pada menit ke-52, peluang emas mereka datang melalui sundulan Gustavo Gómez memanfaatkan sepak pojok, namun bola membentur mistar gawang Lloris. Momen ini menjadi titik balik: Prancis merespons dengan meningkatkan intensitas pressing di lini tengah.
Petaka bagi Paraguay terjadi di menit ke-66. Handball bek kanan Robert Rojas di kotak terlarang setelah ia mencoba menghalau crossing Dembélé. Wasit asal Meksiko, César Arturo Ramos, tanpa ragu menunjuk titik putih setelah mengecek VAR. Griezmann maju sebagai eksekutor dan dengan tenang mengecoh kiper Rojas, mengubah skor menjadi 2-0. Gol tersebut menegaskan status Griezmann sebagai pencetak gol penalti terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 6 gol dari titik putih.
Situasi semakin sulit bagi Paraguay ketika Omar Alderete menerima kartu kuning kedua pada menit ke-78 akibat pelanggaran keras terhadap Eduardo Camavinga. Bermain dengan 10 orang, Paraguay tidak lagi mampu mengancam. Prancis nyaris menambah gol di menit ke-83 melalui sundulan William Saliba yang menyambut tendangan sudut Griezmann, namun bola mengenai tiang. Hingga peluit panjang, skor 2-0 tidak berubah.
Statistik dan Analisis
Secara keseluruhan, statistik memperlihatkan superioritas Les Bleus. Penguasaan bola 62% – 38%, dengan total tembakan 18 berbanding 6, serta shots on target 8 untuk Prancis dan hanya 2 untuk Paraguay. Prancis mencatatkan akurasi operan 89% (571 dari 642 operan sukses) dibanding Paraguay yang hanya 74%. Mbappé dinobatkan sebagai Man of the Match dengan catatan 1 gol, 4 dribel sukses, dan 3 key passes.
Duet lini belakang Saliba dan Dayot Upamecano juga layak diacungi jempol. Mereka mencatatkan 7 clearances, 5 intersep, dan 2 blok yang menjaga clean sheet ketiga Prancis di turnamen ini. Pelatih Deschamps memuji kinerja timnya:
“Kami tahu Paraguay akan bermain agresif dan sulit ditembus. Kuncinya adalah kesabaran dan memanfaatkan momen. Gol Mbappé membuka ruang, dan penalti mengunci kemenangan. Kini fokus ke perempat final.”
Di sisi lain, pelatih Paraguay Guillermo Barros Schelotto mengakui keunggulan lawan. “Prancis tim yang sangat lengkap. Kami bertahan dengan baik di babak pertama, tetapi gol mereka dan kartu merah menghancurkan rencana kami,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga. Dengan hasil ini, Prancis akan menghadapi pemenang laga Inggris versus Swedia di perempat final pada 11 Juli mendatang di Atlanta. Sementara itu, Paraguay pulang dengan kepala tegak setelah untuk pertama kalinya sejak 2010 mencapai babak 16 besar Piala Dunia.
Comments (0)