Ronaldo Cetak Brace, Portugal Kalahkan Uzbekistan 3-1 di Piala Dunia 2026
Houston, 24 Juni 2026 – Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Portugal atas Uzbekistan di laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 menjadi panggung sempurna bagi Cristiano Ronaldo. Penyerang berusia 41 tahun ...
Houston, 24 Juni 2026 – Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Portugal atas Uzbekistan di laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026 menjadi panggung sempurna bagi Cristiano Ronaldo. Penyerang berusia 41 tahun itu mencetak dua gol dan sekali assist, membawa Seleção das Quinas memuncaki klasemen sementara dengan tiga poin penting di Stadion Houston yang dipadati 72.000 penonton. Uzbekistan sempat memberikan perlawanan sengit, namun ketajaman Ronaldo membuat perbedaan di momen-momen krusial.
Dominasi Portugal di Babak Pertama
Sejak peluit awal dibunyikan wasit asal Argentina, Facundo Tello, Portugal langsung mengambil inisiatif. Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Roberto Martinez terbukti efektif merobek blok rendah Uzbekistan. Menit ke-7, Bruno Fernandes nyaris membuka skor lewat tendangan bebas melengkung yang membentur mistar gawang Eldorbek Suyunov. Penguasaan bola Portugal mencapai 68% sepanjang babak pertama, namun baru berbuah gol pada menit ke-34. Umpan silang akurat Nuno Mendes dari sisi kiri disambut Ronaldo dengan sundulan keras yang tak mampu diantisipasi kiper. Gol tersebut menjadi yang ke-131 bagi Ronaldo di level internasional, sekaligus memperpanjang rekornya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan total 12 gol. Uzbekistan mencoba keluar dari tekanan, hanya saja dua peluang emas dari Oston Urunov dan Eldor Shomurodov masih bisa dimentahkan oleh kiper Diogo Costa. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Uzbekistan Bangkit, Ronaldo Jadi Penentu
Babak kedua berjalan lebih terbuka. Uzbekistan meningkatkan intensitas dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-58 lewat serangan balik cepat. Shomurodov melepaskan tendangan rendah ke sudut kiri setelah menerima umpan terobosan dari Jaloliddin Masharipov, membuat Diogo Costa tak berkutik. Skor 1-1 memicu reaksi cepat Portugal. Hanya berselang empat menit, Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari skema sepak pojok yang dieksekusi Bernardo Silva, bola liar di kotak penalti disambar oleh CR7 dengan sepakan voli keras ke langit-langit gawang — sebuah gol penuh determinasi sekaligus energi yang membakar semangat tim. Gol ketiga Portugal hadir pada menit ke-81. Kali ini Ronaldo berperan sebagai kreator, memberikan assist matang kepada Rafael Leão yang sukses menaklukkan Suyunov lewat finishing datar. Uzbekistan terpukul dan gagal mengembangkan permainan hingga akhir laga. Wasit sempat memeriksa insiden potensi handball di kotak penalti Portugal melalui VAR pada menit ke-85, tetapi tidak ada pelanggaran yang terdeteksi.
Statistik dan Analisis Pemain
Dari segi angka, Portugal tampil dominan dengan penguasaan bola 62% dan total 17 shots on target berbanding 5 milik Uzbekistan. Operan kunci tim mencapai 578 kali dengan akurasi 89%, sedangkan Uzbekistan hanya mencatatkan 226 operan sukses. Cristiano Ronaldo terpilih sebagai Man of the Match berkat dua gol dari empat tembakan tepat sasaran, serta satu assist dan tiga umpan kunci. Assist dan gol kedua Ronaldo terjadi hanya dalam rentang empat menit, menunjukkan insting predator yang masih tajam di usianya. Di lini tengah, Bruno Fernandes membuat 93 operan dengan tingkat keberhasilan 92% dan menciptakan lima peluang. Nuno Mendes dan João Cancelo masing-masing menyumbang satu assist. Di kubu Uzbekistan, penampilan kiper Suyunov patut diacungi jempol meski harus memungut bola dari gawangnya tiga kali, ia melakukan tujuh penyelamatan krusial. Pelatih Uzbekistan, Srečko Katanec, mengakui keunggulan lawan: “Kami sudah berusaha menutup ruang gerak Ronaldo, tapi dia pemain luar biasa. Selisih pengalaman sangat menentukan malam ini.” Sementara itu, Martinez memuji mentalitas timnya: “Ronaldo memimpin dengan contoh. Gol keduanya adalah momentum kunci, dan dia kembali membuktikan diri sebagai aset tak tergantikan.” Hasil ini menempatkan Portugal di puncak Grup K, bersaing dengan Kamerun yang juga meraih kemenangan di laga lain. Uzbekistan harus segera bangkit untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar. Pertandingan berikutnya, Portugal akan menghadapi Kamerun pada 28 Juni, sementara Uzbekistan bertemu Arab Saudi. Panggung Piala Dunia 2026 telah menyajikan malam bersejarah bagi CR7 — malam di mana reaksi emosionalnya di lapangan menjadi cerminan dari perjalanan panjang sang legenda yang masih terus bersinar.
Baca juga:
Comments (0)