Prancis dan Italia Amankan Poin Penuh di UEFA Nations League

Dua raksasa sepak bola Eropa, Prancis dan Italia, sukses mengunci poin sempurna dalam lanjutan fase grup UEFA Nations League. Bertanding di Group A2, Prancis membukukan skor akhir 2-0 atas Belgia di S...

Oct 06, 2026 - 07:30
0 0
Prancis dan Italia Amankan Poin Penuh di UEFA Nations League

Dua raksasa sepak bola Eropa, Prancis dan Italia, sukses mengunci poin sempurna dalam lanjutan fase grup UEFA Nations League. Bertanding di Group A2, Prancis membukukan skor akhir 2-0 atas Belgia di Stadion Parc Olympique Lyonnais, sementara Gli Azzurri Italia memetik kemenangan krusial 2-1 kala bertandang ke markas Israel di Bozsik Arena. Hasil positif kedua kesebelasan ini mempertegas peta persaingan papan atas grup menuju babak perempat final.

Dominasi Total Les Bleus di Group A2

Didier Deschamps merombak komposisi starting XI Prancis dengan menerapkan formasi 4-3-3, menempatkan Randal Kolo Muani dan Ousmane Dembele sebagai juru gedor utama sejak menit awal. Laga berjalan dengan tempo tinggi, di mana Belgia sempat menekan lewat serangan balik cepat yang dimotori Kevin De Bruyne, namun lini belakang tuan rumah sigap mengantisipasi ancaman lewat perangkap offside yang disiplin.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-29. Berawal dari penetrasi mendalam Bradley Barcola, bola liar di kotak penalti langsung disambar Kolo Muani dengan sepakan kaki kanan keras yang merobek jala gawang Koen Casteels. Keunggulan 1-0 membuat armada Les Bleus kian leluasa mendikte tempo permainan. Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-57, Ousmane Dembele menunjukkan aksi individu brilian. Menerima sodoran assist terukur dari N'Golo Kante, Dembele memotong ke dalam dari sisi kanan lalu melepaskan tendangan kaki kiri melengkung ke sudut atas gawang tanpa mampu dijangkau kiper.

Secara statistik, Prancis mencatatkan penguasaan bola sebesar 55 persen dengan total melepaskan 16 tembakan, di mana 9 di antaranya berstatus shots on target. Mike Maignan tampil kokoh di bawah mistar dengan membukukan tiga penyelamatan krusial untuk memastikan clean sheet bagi tim Ayam Jantan hingga peluit panjang dibunyikan.

“Kami menunjukkan respon yang tepat setelah laga sebelumnya. Para pemain bermain solid secara organisasi dan efisien saat mengonversi peluang matang,” ujar Didier Deschamps.

Efisiensi Taktis Gli Azzurri Tundukkan Perlawanan Alot

Di pertandingan lainnya, tim nasional Italia di bawah komando Luciano Spalletti kembali menunjukkan konsistensi permainan dengan skema formasi 3-5-2. Menghadapi pertahanan rapat Israel, Italia bermain sabar dengan sirkulasi bola pendek yang rapi di lini tengah melalui Sandro Tonali dan Samuele Ricci.

Tekanan Gli Azzurri membuahkan hasil pada menit ke-38. Wing-back kiri Federico Dimarco mengirimkan umpan silang akurat yang disambut sentuhan dada cerdik Davide Frattesi untuk mengubah papan skor menjadi 1-0. Frattesi kembali membuktikan kapasitasnya sebagai gelandang box-to-box paling produktif Italia di kompetisi internasional tahun ini.

Memasuki interval kedua, Gli Azzurri menggandakan keunggulan pada menit ke-62. Giacomo Raspadori melepaskan tembakan mendatar yang sempat ditepis kiper, namun Moise Kean menyambar bola muntah tersebut dari jarak dekat. Wasit sempat meninjau insiden via VAR untuk memeriksa kemungkinan posisi mendahului bek, tetapi tayangan ulang mengesahkan gol tersebut bersih dari pelanggaran. Israel sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-90 lewat sepakan Mohammad Abu Fani memanfaatkan situasi bola mati. Dua pemain Italia diganjar kartu kuning akibat pelanggaran taktikal di masa injury time, namun skor 2-1 tetap bertahan hingga laga usai.

“Kemenangan ini diraih berkat kedewasaan tim dalam mengontrol situasi sulit. Kami tetap tenang dan menjaga struktur taktik meski lawan menekan di akhir laga,” tutur Luciano Spalletti.

Analisis Data dan Rekapitulasi Matchday Nations League

Data teknis pertandingan mencatat Italia menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 58 persen, 492 operan sukses dengan akurasi 87 persen, serta memproduksi 6 shots on target dari total 12 percobaan tembakan. Kemenangan ini memperpanjang tren positif Gli Azzurri yang kini kokoh memuncaki klasemen sementara Group A2 dengan raihan enam poin sempurna dari dua pertandingan.

Sementara bagi Prancis, tambahan tiga angka ini menempatkan mereka di posisi kedua klasemen dengan tiga poin, menyamai perolehan Belgia namun unggul dalam rekor head-to-head. Soliditas lini tengah dan ketajaman para penyerang sayap menjadi modal berharga bagi armada Didier Deschamps untuk menghadapi laga-laga penentuan berikutnya di jeda internasional mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User