Pramono Anung Yakin DKI Jakarta Raih Juara Umum PON 2028

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melontarkan target ambisius menjelang penyelenggaran Pekan Olahraga Nasional 2028. Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (15/12), politisi berpengalaman itu memast...

Sep 01, 2026 - 02:01
0 2
Pramono Anung Yakin DKI Jakarta Raih Juara Umum PON 2028

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melontarkan target ambisius menjelang penyelenggaran Pekan Olahraga Nasional 2028. Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (15/12), politisi berpengalaman itu memastikan bahwa ibukota akan berjuang maksimal untuk merebut kembali gelar juara umum yang terakhir kali disabet pada PON 2021 di Papua.

Target Emas untuk Ibukota

Pramono Anung menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan program pelatihan atlet secara sistematis sejak dini. Program ini mencakup penambahan fasilitas olahraga, regenerasi atlet muda, serta peningkatan nutrisi dan kesejahteraan atlet. "Kami tidak hanya bicara tentang prestasi, tapi tentang keberlanjutan ekosistem olahraga di Jakarta," tegas Pramono Anung dalam keterangannya.

PON 2028 sendiri akan diselenggarakan secara bertahap di tiga provinsi berbeda, yaitu Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan DKI Jakarta sebagai tuan rumah bersama. Sistem penyelenggaraan tiga provinsi ini menjadi tantangan tersendiri bagi setiap kontingen, termasuk DKI Jakarta yang harus beradaptasi dengan kondisi geografis dan iklim yang berbeda-beda.

Strategi dan Persiapan Atlet

Dalam wawancara eksklusif dengan timredaksi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 38 cabang olahraga yang sedang dalam masa persiapan. Setiap cabor telah memiliki target medley perolehan poin berdasarkan potensi dan rekam jejak prestasi atlet. "Penguasaan bola, akurasi tendangan, dan stamina menjadi fokus utama dalam latihan. Kami tidak mau ada celah," jelas Kepala Dinas.

Dari data yang dihimpun, DKI Jakarta memiliki tradisi kuat dalam beberapa cabang olahraga andalan seperti atletik, Renang, dan Pencak Silat. Pada PON 2021 lalu, kontingen DKI berhasil mengamankan posisi empat besar klasemen akhir dengan raihan 16 emas, 14 perak, dan 19 perunggu. Angka ini diharapkan bisa dtingkatkan signifikan pada edisi 2028.

Analisis Kekuatan dan Tantangan

Dari perspektif analisis taktis, PON 2028 akan menjadi arena kompetitif yang sangat ketat. Jawa Barat dan Jawa Timur secara historis selalu menjadi rival berat DKI Jakarta dalam perebutan posisi puncak. Kedua provinsi tersebut juga diketahui tengah menggenjot persiapan atlet dengan anggaran yang tidak kalah besar.

Namun demikian, DKI Jakarta memiliki keunggulan dalam hal infrastruktur dan akses terhadap fasilitas olahraga bertaraf internasional. Gelanggang Olahraga Bung Karno dan kawasan olahraga di Jakarta menjadi modal utama untuk memastikan atlet tampil prima saat bertanding di berbagai venue.

"Target juara umum bukan sekadar ambisi, tapi komitmen nyata kami terhadap dunia olahraga nasional. Jakarta harus menjadi yang terbaik," kata Pramono Anung.

Dengan waktu persiapan kurang lebih tiga tahun ke depan, seluruh stakeholder olahraga Jakarta optimistis target tersebut dapat terealisasi. Federasi dan klub olahraga di bawah naungan KONI DKI juga telah menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung program pelatihan yang telah dirancang.

Skor akhir yang diharapkan, tentu saja, adalah posisi pertama klasemen dengan total poin tertinggi dari seluruh kontingen. Momen penentuan akan terjadi pada hari-hari terakhir PON 2028, di mana atlet-atlet terbaik DKI Jakarta diharapkan mampu tampil clutch di momen-momen krusial.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User