Polda Papua Bangga, Bripda Dita Sabet Emas Piala Kapolri

Medali emas berhasil direbut Bripda Dita Aulia Permata Putri di ajang Piala Kapolri 2025 yang digelar di Jakarta. Polwan yang bertugas di Ditreskrimum Polda Papua ini tampil dominan di nomor yang dipe...

Jul 12, 2026 - 03:20
0 0
Polda Papua Bangga, Bripda Dita Sabet Emas Piala Kapolri

Medali emas berhasil direbut Bripda Dita Aulia Permata Putri di ajang Piala Kapolri 2025 yang digelar di Jakarta. Polwan yang bertugas di Ditreskrimum Polda Papua ini tampil dominan di nomor yang dipertandingkan, mengalahkan lawan-lawannya secara meyakinkan. Kemenangan itu bukan hanya milik pribadi, tetapi juga menorehkan sejarah manis bagi institusi.

Pertandingan final yang berlangsung sengit mempertemukan Bripda Dita dengan wakil Polda Metro Jaya, Brigadir Santi Wulandari. Di atas tatami, Dita langsung mengambil inisiatif menyerang. Dua menit awal, ia beberapa kali mengancam lewat serangkaian teknik ashi-waza. Namun, pertahanan Brigadir Santi masih cukup solid.

Momen Kemenangan di Menit ke-3:24

Sorakan penonton membahana saat Bripda Dita melancarkan osoto-gari pada menit ke-3:24. Gerakan cepat menjepit kaki lawan dan menarik kerah membuat Brigadir Santi terjungkal sempurna ke matras. Wasit langsung mengacungkan tangan tanda ippon. Skor akhir 10–0 untuk kemenangan Dita. Dengan hasil itu, Bripda Dita berhak atas medali emas kelas 52 kg putri.

"Saya hanya fokus menjalankan instruksi pelatih dan memanfaatkan celah lawan. Alhamdulillah berhasil," ujar Bripda Dita usai pertandingan.

Statistik Dominasi dan Jalan Menuju Final

Sepanjang turnamen, Bripda Dita tampil tanpa cela. Dari catatan pertandingan, ia menyapu bersih empat laga dengan dua kemenangan ippon dan dua kemenangan waza-ari. Total 22 poin teknik berhasil ia kumpulkan hanya dalam empat partai. Tidak ada satu pun lawan yang mampu bertahan hingga full time lima menit. Penguasaan area tengah (center control) mencapai 67 persen, sementara efektivitas serangan berada di angka 53 persen. Ini angka yang luar biasa untuk pertandingan judo tingkat nasional.

Perjalanannya dimulai dari babak penyisihan melawan wakil Polda Jawa Barat yang ia taklukkan dengan ippon cepat di menit ke-1:37. Di perempat final, ia menghadapi jagoan tuan rumah, namun kembali menang waza-ari. Semifinal, giliran Polda DI Yogyakarta yang dibuat tidak berdaya berkat osaekomi selama 20 detik yang menghasilkan ippon.

Apresiasi Pimpinan: Inspirasi untuk Polri Muda

Kabar kemenangan Bripda Dita langsung disambut hangat di Mapolda Papua. Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius Fakhiri, secara khusus menyampaikan apresiasi dan rasa bangga. "Prestasi ini membuktikan bahwa personel Polri dari Papua memiliki kemampuan dan mental juara. Kami sangat bangga," ucapnya saat memberikan ucapan selamat di Jayapura, Senin (7/4).

Kapolda juga menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari pembinaan berkelanjutan terhadap atlet-atlet internal. "Polda Papua berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga di kalangan personel. Ini sejalan dengan program Kapolri agar Polri unggul secara fisik dan mental," tambahnya.

Bripda Dita yang kini berusia 24 tahun, mulai menekuni judo sejak di SPN. Ia tercatat sudah meraih sejumlah medali di kejuaraan nasional. Namun, medali emas Piala Kapolri diakui sebagai pencapaian tertinggi sejauh ini. Keberhasilannya menjadi inspirasi bagi polwan muda lainnya di Papua untuk turut mengharumkan nama daerah.

Kontingen Polda Papua sendiri pulang dengan perolehan total 3 emas, 2 perak, dan 5 perunggu di berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Piala Kapolri 2025. Prestasi itu menempatkan Polda Papua di peringkat ketujuh klasemen akhir, membaik signifikan dibanding tahun lalu. Bripda Dita menjadi salah satu penyumbang emas yang paling diperhitungkan.

Kunci Keberhasilan dan Evaluasi

Menurut pelatih tim judo Polda Papua, Kompol I Gusti Putu Desmantara, kunci kemenangan Dita adalah ketahanan fisik dan kemampuan membaca permainan. "Dita punya game sense yang bagus. Dia bisa mengantisipasi pergerakan lawan dan membalas dengan timing pas," jelasnya. Ia juga menyebut program latihan intensif selama tiga bulan terakhir, termasuk sparing dengan atlet-atlet nasional, menjadi faktor penentu.

Sementara itu, Bripda Dita mengaku tidak menyangka bisa meraih emas. "Target pribadi hanya perunggu, tapi alhamdulillah bisa melampaui itu. Ini untuk Polda Papua dan keluarga," katanya.

Piala Kapolri 2025 diikuti oleh 3.200 atlet dari seluruh satuan wilayah (Polda) dan Mabes Polri, mempertandingkan 24 cabang olahraga, termasuk judo, karate, menembak, dan atletik. Ajang ini menjadi agenda tahunan untuk mengukur kemampuan fisik sekaligus menjaring bibit-bibit atlet Polri yang akan mewakili Indonesia di kancah internasional.

Dengan semangat yang ditunjukkan oleh Bripda Dita, Polda Papua berharap akan lahir lebih banyak lagi atlet berprestasi di masa depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User