Persija Tekuk Arema 3-1, Segel Peringkat Ketiga Piala Presiden 2026
Skor akhir 3-1 untuk Persija Jakarta! Macan Kemayoran menutup perjalanan di Piala Presiden 2026 dengan cara terbaik usai menaklukkan Arema FC pada laga perebutan tempat ketiga di Stadion Kapten I Waya...
Skor akhir 3-1 untuk Persija Jakarta! Macan Kemayoran menutup perjalanan di Piala Presiden 2026 dengan cara terbaik usai menaklukkan Arema FC pada laga perebutan tempat ketiga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam WITA. Gol pembuka Witan Sulaeman, lesakan Arylansyah Abdulmanan pada menit ke-72, serta penutup dari Victor Dethan memastikan pasukan Shin Tae-yong membawa pulang posisi ketiga turnamen pramusim ini.
Babak Pertama: Witan Sulaeman Buka Keran Gol
Persija langsung tancap gas sejak peluit kick-off dibunyikan. Shin Tae-yong menurunkan starting XI terbaiknya dengan formasi 4-3-3, menempatkan Witan Sulaeman di sisi kanan trisula penyerangan. Strategi itu langsung berbuah. Menit ke-23, Witan menyambut umpan silang mendatar dari sisi kiri dengan satu sentuhan sebelum melepaskan tendangan keras kaki kanan yang menghujam sudut bawah gawang Arema. Skor 1-0 untuk Macan Kemayoran! Sepanjang 45 menit pertama, Persija mencatatkan penguasaan bola 56 persen dan melepaskan enam tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran.
Arema bukan tanpa perlawanan. Singo Edan sempat menyarangkan bola ke gawang Persija pada menit ke-38, tetapi wasit menganulirnya karena offside setelah berkonsultasi dengan VAR. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, dengan Persija tampil lebih tenang dalam membangun serangan dari lini belakang dan disiplin menjaga shape pertahanan.
Babak Kedua: Drama Tiga Gol di Stadion Dipta
Interval kedua berjalan jauh lebih terbuka. Arema yang mengubah pendekatan menjadi lebih direct akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-58. Berawal dari skema sepak pojok, sundulan penyerang Singo Edan menyilang ke tiang jauh dan gagal diantisipasi barisan pertahanan Persija. Skor imbang 1-1, pertandingan kembali hidup!
Namun mental juara Persija bicara. Menit ke-72, Arylansyah Abdulmanan mengukir momen terbesarnya di turnamen ini. Menerima umpan terobosan di sisi kiri kotak penalti, ia mengontrol bola sekali sebelum melepaskan sepakan mendatar ke tiang jauh yang tak terjangkau kiper Arema. Persija kembali unggul 2-1! Arylansyah merayakannya dengan emosional bersama rekan setim di tepi lapangan, disambut gemuruh ribuan Jakmania yang memadati tribun Stadion Dipta.
Arema yang harus mengejar ketertinggalan terpaksa membuka pertahanan, dan celah itu dimanfaatkan Persija dengan kejam. Menit ke-89, lewat serangan balik kilat, Victor Dethan yang masuk sebagai pemain pengganti memenangi duel satu lawan satu melawan kiper sebelum menceploskan bola ke gawang kosong. Skor akhir 3-1 untuk Persija!
Analisis Taktik: Pressing Tinggi Shin Tae-yong Berbuah Manis
Kemenangan ini lahir dari keberanian Shin Tae-yong menerapkan high pressing sejak menit awal. Dua gelandang pivot Persija disiplin memotong aliran bola ke lini depan Arema, sementara kedua full-back aktif naik memberi lebar serangan. Transisi dari bertahan ke menyerang berjalan cepat — rata-rata hanya butuh empat hingga lima sentuhan untuk membawa bola dari area sendiri ke sepertiga akhir. Rotasi posisi di lini tengah juga membuat Arema kesulitan melakukan marking, terutama pada gol kedua yang berawal dari pergerakan cerdas tanpa bola.
Angka akhir memperlihatkan dominasi Persija. Penguasaan bola 54 persen berbanding 46 persen, dengan 14 tembakan dan 7 shots on target untuk Macan Kemayoran. Arema hanya mampu melepaskan sembilan percobaan dengan tiga yang mengarah ke gawang. Persija juga unggul dalam sepak pojok (6-4), sementara wasit mengeluarkan tiga kartu kuning — dua untuk pemain Arema dan satu untuk Persija. Tidak ada kartu merah pada laga yang berjalan sportif ini.
Modal Positif Menuju Liga 1
Peringkat ketiga Piala Presiden 2026 menjadi fondasi berharga bagi Persija menyambut bergulirnya kompetisi musim baru. Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda seperti Arylansyah serta Dethan menunjukkan kedalaman skuat yang menjanjikan. Bagi Witan Sulaeman, satu gol dan penampilan konsisten sepanjang turnamen mengonfirmasi perannya sebagai motor serangan tim. Dengan beberapa pekan tersisa sebelum kick-off Liga 1, Shin Tae-yong kini punya gambaran jelas tentang kerangka tim utama. Jakmania bisa menatap musim baru dengan optimisme tinggi — Macan Kemayoran sudah mengaum sejak pramusim!
Comments (0)