Persib vs Persebaya Imbang 2-2, Final Piala Presiden Lanjut Extra Time
Skor akhir 2-2 di waktu normal memaksa laga final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya berlanjut ke babak extra time. Duel sengit yang berlangsung Minggu malam ini menyajik...
Skor akhir 2-2 di waktu normal memaksa laga final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya berlanjut ke babak extra time. Duel sengit yang berlangsung Minggu malam ini menyajikan drama empat gol, kejar-kejaran skor, dan tensi tinggi yang belum menemukan pemenang hingga 90 menit plus injury time.
Persebaya sebenarnya tinggal selangkah lagi mengangkat trofi setelah sempat berbalik unggul 2-1 di babak kedua. Namun gol penyama kedudukan Persib di menit ke-87 membuyarkan mimpi Bajul Ijo untuk merayakan gelar lebih cepat. Wasit akhirnya meniup peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal dengan kedudukan sama kuat.
Dari sisi statistik, pertandingan ini benar-benar berjalan seimbang. Persib sedikit unggul penguasaan bola dengan 54 persen berbanding 46 persen, namun Persebaya tampil lebih efisien di depan gawang. Maung Bandung melepaskan 14 tembakan dengan 6 shots on target, sementara Persebaya mencatatkan 11 percobaan dengan 5 di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Babak Pertama: Saling Balas Gol Cepat
Persib yang turun dengan formasi 4-3-3 langsung menekan sejak peluit dibunyikan. Hasilnya, menit ke-23, striker andalan mereka membuka skor setelah memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri. Sundulan kerasnya menghujam sudut kanan gawang tanpa mampu diantisipasi kiper Persebaya. Skor 1-0 untuk Maung Bandung.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Menit ke-41, Persebaya menyamakan kedudukan lewat skema serangan balik cepat yang menjadi ciri khas mereka musim ini. Winger Bajul Ijo menusuk dari sisi kanan, melepaskan umpan tarik yang disambut penyerang mereka dengan tembakan mendatar ke tiang jauh. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Babak pertama berjalan dengan tempo tinggi. Kedua tim total melepaskan 15 tembakan, dengan wasit mengeluarkan dua kartu kuning — masing-masing satu untuk gelandang bertahan kedua kubu akibat pelanggaran taktis di lini tengah.
Babak Kedua: Drama Gol di Pengujung Laga
Persebaya mengubah pendekatan di interval kedua. Sang pelatih menarik keluar seorang gelandang bertahan dan memasukkan penyerang tambahan, mengubah formasi menjadi 4-2-3-1 yang lebih agresif. Perubahan itu membuahkan hasil menit ke-58, ketika gelandang serang Persebaya mencetak gol indah lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang menghujam pojok kiri atas gawang. Bajul Ijo berbalik unggul 2-1.
Tertinggal satu gol, Persib menaikkan intensitas serangan secara signifikan. Pelatih mereka merespons dengan memasukkan dua pemain ofensif di menit ke-65 dan 72. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil di menit ke-87. Berawal dari kemelut di depan gawang Persebaya, bola liar disambar pemain pengganti Persib dari jarak dekat. Skor 2-2, dan stadion bergemuruh.
Di sisa injury time, kedua tim sebenarnya masih punya peluang emas. Menit ke-90+2, sundulan bek Persib dari situasi sepak pojok masih membentur mistar gawang. Semenit berselang, tembakan penyerang Persebaya dari dalam kotak penalti ditepis kiper Persib dengan penyelamatan gemilang satu tangan.
Statistik Kunci Menuju Extra Time
Angka-angka berbicara betapa ketatnya laga ini. Selain penguasaan bola yang nyaris imbang, kedua tim juga berbagi jumlah sepak pojok yang tipis — 7 untuk Persib, 6 untuk Persebaya. Wasit total mengeluarkan 5 kartu kuning, tiga untuk Persebaya dan dua untuk Persib, tanpa ada kartu merah yang dikeluarkan.
Performa kedua kiper juga patut diacungi jempol. Kiper Persib mencatatkan 3 penyelamatan penting, sementara kiper Persebaya melakukan 4 saves, termasuk dua di antaranya dari jarak sangat dekat. Tidak ada keputusan VAR yang mengubah jalannya laga, meski sempat ada pengecekan singkat atas dugaan handball di kotak penalti Persebaya pada menit ke-75.
Dengan hasil imbang ini, kedua tim akan memainkan babak extra time 2x15 menit. Jika skor masih sama kuat setelah 120 menit, pemenang Piala Presiden 2026 akan ditentukan lewat drama adu penalti. Bagi Persib, ini adalah kesempatan menambah koleksi trofi pramusim mereka, sementara Persebaya memburu gelar bergengsi pertama di era kepelatihan baru mereka.
Satu hal yang pasti: 90 menit pertama final ini sudah memberikan segalanya — gol, drama, dan ketegangan tanpa henti. Kini, 30 menit tambahan akan menentukan siapa yang berhak mengangkat trofi Piala Presiden 2026.
Comments (0)