Persib Permalukan Arema, Tapi Pelatih Singo Edan Terhibur

BANDUNG — Arema FC harus pulang dengan kepala tertunduk setelah dibungkam Persib Bandung 2-3 dalam laga penuh drama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (28/6) malam, pada fase grup Piala Pre...

Jul 28, 2026 - 05:49
0 0
Persib Permalukan Arema, Tapi Pelatih Singo Edan Terhibur

BANDUNG — Arema FC harus pulang dengan kepala tertunduk setelah dibungkam Persib Bandung 2-3 dalam laga penuh drama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (28/6) malam, pada fase grup Piala Presiden 2026. Meski menelan kekalahan, Pelatih Kepala Singo Edan, Maros Santos, justru memuji pertandingan tersebut sebagai salah satu tontonan terbaik yang pernah ia saksikan di turnamen pramusim.

"Ini sepak bola yang menghibur. Penonton pasti pulang dengan senyum, walau kami yang kalah," ujar Santos seusai laga. Kekalahan ini membuat Arema tertahan di posisi ketiga Grup B, sementara Persib memuncaki klasemen sementara dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Persib langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-off dibunyikan. Menit ke-8, umpan silang terukur dari Febri Hariyadi berhasil disambut tandukan David da Silva yang menaklukkan kiper Arema, Aditya Harlan. Skor 1-0 untuk Maung Bandung. Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Tim tamu merespons cepat melalui skema serangan balik pada menit ke-15. Berawal dari tusukan Dendi Santoso di sisi kiri, bola ditarik ke kotak penalti dan dituntaskan oleh Dedik Setiawan dengan tembakan first-time yang menghujam sudut kanan gawang Persib. Skor imbang 1-1.

Babak pertama berjalan dalam tempo tinggi. Kedua tim saling jual beli serangan. Persib hampir kembali memimpin di menit ke-32 lewat tendangan bebas Marc Klok yang membentur mistar gawang. Sementara itu, Arema nyaris membalikkan keadaan andai sepakan jarak jauh Evan Dimas pada menit ke-41 tidak ditepis kiper Persib, Teja Paku Alam, secara gemilang. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas permainan tak menurun. Persib kembali menggebrak dengan memasukkan Ciro Alves untuk menambah daya gedor. Hasilnya, menit ke-58, Alves yang baru tiga menit di lapangan langsung mencatatkan namanya di papan skor. Lewat aksi individu memukau, ia melewati dua bek Arema sebelum melepaskan tembakan melengkung ke pojok kiri gawang. Persib unggul 2-1.

Arema tak menyerah. Pelatih Santos memasukkan dua striker segar untuk mengejar ketertinggalan. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-73. Umpan terobosan akurat Renshi Yamaguchi berhasil dimanfaatkan oleh striker pengganti, Muhammad Rafli, yang dengan tenang mengelabui Teja Paku Alam. Skor pun imbang 2-2. Stadion bergemuruh, laga semakin hidup.

Namun petaka bagi Arema datang di lima menit terakhir. Menit ke-87, sebuah kemelut di kotak penalti Singo Edan berujung gol ketiga Persib. Bola muntah hasil penyelamatan Aditya Harlan justru jatuh di kaki Rachmat Irianto yang tanpa kesulitan menceploskan bola ke gawang kosong. Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis 3-2 bagi tim tuan rumah. Arema sempat melancarkan serangan habis-habisan di sisa waktu, namun solidnya pertahanan Persib menggagalkan setiap upaya menyamakan kedudukan.

Statistik Kunci dan Analisis Taktik

Secara angka, pertandingan ini tidak menunjukkan dominasi mutlak satu tim. Penguasaan bola berbagi hampir rata: Persib 52% dan Arema 48%. Namun dari segi efektivitas serangan, kedua tim sama-sama mencatatkan shots on target yang identik, yakni 7 tembakan tepat sasaran dari total 14 percobaan. Hal ini menunjukkan bahwa kedua kesebelasan tampil ofensif dan tak ragu melepaskan tembakan spekulatif. Persib unggul dalam tendangan sudut dengan 8 berbanding 4, sementara Arema lebih agresif dalam duel udara dengan persentase kemenangan duel 53%.

Formasi 4-3-3 yang diterapkan kedua pelatih membuat lini tengah menjadi medan pertempuran sengit. Arema sebenarnya mampu memenangi lini kedua berkat kerja keras Jayus Hariono dan Evan Dimas, namun transisi negatif yang lambat menjadi celah yang dieksploitasi oleh kecepatan pemain sayap Persib. Gol ketiga Persib adalah buah dari ketidakdisiplinan lini belakang Arema saat mengantisipasi bola liar. Di sisi lain, skema serangan balik cepat Arema terbukti merepotkan, terutama lewat pergerakan Dedik Setiawan yang mencatatkan satu gol dan satu key pass.

Komentar Pelatih: Terhibur Meski Kalah

Kekalahan ini tidak membuat Maros Santos kecewa berlebihan. Dalam konferensi pers usai laga, ia justru memuji kualitas hiburan yang disajikan kedua tim. "Saya harus jujur, ini pertandingan yang luar biasa. Emosi naik turun, gol-gol indah, dan tensi tinggi. Dari sudut pandang pelatih memang sakit menerima kekalahan di menit akhir, tapi sebagai pecinta sepak bola, saya sangat terhibur," kata Santos.

Pelatih asal Brasil itu juga menyoroti mental bertanding anak asuhnya yang tak kenal menyerah. "Mereka sudah berjuang sampai titik darah penghabisan. Dua kali tertinggal, dua kali menyamakan kedudukan. Itu karakter yang saya bangun di tim ini. Hasil akhir memang tidak berpihak, tapi proses ini menjadi modal berharga jelang kompetisi resmi," tambahnya. Santos juga memberi pujian khusus kepada debutan muda, Renshi Yamaguchi, yang mencatatkan assist krusial pada gol kedua. "Dia punya visi bermain yang brilian. Saya senang melihatnya tampil tanpa beban," ujarnya.

Sorotan Pemain dan Dampak di Klasemen

Di kubu Persib, Ciro Alves layak menjadi Man of the Match. Masuk sebagai pemain pengganti, ia mengubah total arah serangan. Satu gol dan dua dribel suksesnya membongkar pertahanan Arema. Sementara itu, David da Silva kembali membuktikan ketajamannya sebagai ujung tombak. Gol pembukanya adalah gol kelima sang striker dalam dua laga Piala Presiden 2026.

Dari kubu Arema, Dedik Setiawan dan Muhammad Rafli menunjukkan bahwa lini depan Singo Edan tak bisa dipandang sebelah mata. Keduanya sama-sama mencetak gol dan memiliki rasio konversi tembakan yang tinggi. Namun, koordinasi lini belakang yang masih rapuh menjadi pekerjaan rumah besar bagi Santos, terutama menjelang duel penting melawan Bali United di laga pamungkas grup.

Dengan hasil ini, Persib kokoh di puncak klasemen Grup B dengan 6 poin dan selisih gol +4, sementara Arema tertahan di peringkat ketiga dengan 1 poin dari dua laga. Meski peluang lolos ke semifinal masih terbuka secara matematis, Singo Edan wajib meraih kemenangan dengan selisih gol besar di pertandingan terakhir sambil berharap hasil lain menguntungkan. Apapun hasil akhirnya, laga kontra Persib akan dikenang sebagai salah satu duel paling menghibur di Piala Presiden 2026.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User