Persib Juara Piala Presiden 2026, Taklukkan Persebaya Lewat Drama

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Persib Bandung atas Persebaya Surabaya di final Piala Presiden 2026. Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu malam, berjalan sengit sejak menit...

Aug 07, 2026 - 12:53
0 0
Persib Juara Piala Presiden 2026, Taklukkan Persebaya Lewat Drama

Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Persib Bandung atas Persebaya Surabaya di final Piala Presiden 2026. Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu malam, berjalan sengit sejak menit pertama. Persib unggul lebih dulu melalui sundulan David da Silva pada menit ke-23, namun Persebaya menyamakan kedudukan lewat penalti Bruno Moreira di menit ke-58. Gol kemenangan Maung Bandung dicetak oleh Ciro Alves pada menit ke-87 memanfaatkan assist dari Beckham Putra. Penguasaan bola akhir pertandingan menunjukkan angka 55% untuk Persebaya, sementara Persib hanya 45%, tetapi efisiensi serangan menjadi pembeda. Shots on target tercatat 6 untuk Persib dan 5 untuk Persebaya, mencerminkan pertarungan yang ketat di lini pertahanan.

Babak Pertama: Strategi Bertahan Persib dan Serangan Balik Mematikan

Pelatih Persib, Bojan Hodak, memilih formasi 4-2-3-1 dengan fokus pada transisi cepat. Starting XI Persib menampilkan Teja Paku Alam di bawah mistar, lini belakang dijaga oleh Nick Kuipers dan Alberto Rodriguez. Sementara itu, Persebaya di bawah arahan Paul Munster menggunakan formasi 3-4-3 yang agresif, dengan trio lini depan Malik Risaldi, Bruno Moreira, dan Flavio Silva. Menit ke-10, Persebaya hampir mencetak gol ketika Flavio Silva melepaskan tendangan voli dari dalam kotak penalti, namun Teja melakukan penyelamatan gemilang. Persib justru mencetak gol pada menit ke-23: umpan silang dari Rachmat Irianto disambut sundulan keras David da Silva yang tak mampu dihalau kiper Persebaya, Ernando Ari. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, dengan Persebaya mendominasi penguasaan bola 58% di babak pertama, tetapi hanya menghasilkan 2 shots on target. Kartu kuning pertama dikeluarkan wasit pada menit ke-35 untuk gelandang Persebaya, Andre Oktaviansyah, akibat pelanggaran keras ke Beckham Putra.

Babak Kedua: Penalti Kontroversial dan VAR Menjadi Sorotan

Memasuki babak kedua, Persebaya meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-50, umpan terobosan Malik Risaldi berhasil menembus pertahanan Persib, tetapi offside lebih dulu dinyatakan oleh asisten wasit. Drama terjadi pada menit ke-58: wasit menunjuk titik putih setelah meninjau VAR, menyusul handball yang dilakukan oleh Nick Kuipers saat menghadang tendangan Bruno Moreira. Eksekusi penalti Bruno Moreira sukses mengecoh Teja, skor berubah 1-1. Keputusan VAR ini memicu protes keras dari pemain Persib, namun wasit tetap pada keputusannya. Setelah gol tersebut, Persib tampil lebih terbuka, meninggalkan ruang di lini belakang. Menit ke-70, Persebaya hampir berbalik unggul ketika sepakan bebas Andre Oktaviansyah membentur tiang gawang. Pelatih Persib merespons dengan memasukkan Ezra Walian dan Febri Hariyadi untuk menambah daya gedor. Perubahan taktik ini langsung membuahkan hasil: menit ke-87, Beckham Putra melepaskan umpan terobosan cerdas ke sisi kanan, Ciro Alves yang lolos dari jebakan offside melepaskan tembakan mendatar ke pojok kiri gawang Ernando Ari. Gol ini memastikan kemenangan Persib 2-1 dan membuat suporter di stadion bergemuruh.

Analisis Taktik dan Statistik Kunci Pertandingan

Kemenangan Persib tidak lepas dari disiplin pertahanan dan efektivitas serangan balik. Meski kalah penguasaan bola, Persib mencatatkan 6 shots on target dari total 12 percobaan, sementara Persebaya memiliki 5 shots on target dari 15 percobaan. Persib juga unggul dalam duel udara dengan 68% kemenangan, berkat dominasi David da Silva dan Nick Kuipers. Pelatih Persebaya, Paul Munster, mengakui kelemahan timnya dalam penyelesaian akhir. "Kami mendominasi permainan, tetapi gagal memanfaatkan peluang. Ini pelajaran berharga untuk tim," ujarnya dalam konferensi pers pasca-pertandingan. Di sisi lain, Bojan Hodak memuji mentalitas anak asuhnya. "Kami tahu mereka akan menekan, tetapi kami punya rencana. Ciro dan Beckham tampil luar biasa di momen krusial," katanya. Statistik kartu menunjukkan Persib menerima 3 kartu kuning, sementara Persebaya 2 kartu kuning dan 1 kartu merah di masa injury time setelah pemain pengganti, Kadek Raditya, melakukan tekel keras ke Ezra Walian. Dengan hasil ini, Persib Bandung meraih gelar Piala Presiden ketiga dalam sejarah klub, sekaligus memastikan tiket ke ajang AFC Champions League musim depan. Clean sheet memang tidak tercapai, tetapi trofi menjadi prioritas utama bagi Bobotoh yang memadati stadion hingga 70.000 penonton.

Pertandingan ini juga mencatatkan rekor jumlah penonton tertinggi di Piala Presiden 2026, melampaui final edisi sebelumnya. Atmosfer luar biasa tercipta sejak awal, dengan koreografi spektakuler dari kedua kelompok suporter. Secara keseluruhan, laga final ini menjadi tontonan berkualitas yang menampilkan taktik matang, emosi tinggi, dan kualitas individu pemain. Persib layak juara berkat ketenangan di bawah tekanan, sementara Persebaya harus puas dengan status runner-up setelah memberikan perlawanan sengit hingga peluit akhir. Dengan performa ini, kedua tim diprediksi menjadi kandidat kuat juara Liga 1 musim mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User