Skor akhir 3-2 untuk Persib Bandung atas Port FC dalam lanjutan ASEAN Club Championship di Stadion Pathum Thani, Thailand. Tuan rumah harus menelan pil pahit setelah unggul lebih dulu, karena Maung Bandung menciptakan 11 menit neraka di penghujung laga yang mengubah segalanya. Tiga gol tercipta setelah menit ke-79, memaksa Port FC menyerah di depan pendukung sendiri.
Formasi 4-3-3 yang diterapkan pelatih Persib, Bojan Hodak, awalnya tampak kesulitan menembus rapatnya lini pertahanan Port FC yang menggunakan skema 5-4-1. Penguasaan bola babak pertama dikuasai tuan rumah dengan persentase 58 persen berbanding 42 persen. Port FC membuka keunggulan pada menit ke-18 lewat sundulan striker asing mereka memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan. Kiper Persib, Kevin Ray Mendoza, sebenarnya sempat melakukan penyelamatan gemilang dua kali sebelum gol tersebut, namun tak mampu berbuat banyak saat bola menghujam pojok kiri gawang.
Memasuki babak kedua, Hodak melakukan perubahan taktik dengan menarik keluar seorang gelandang bertahan dan memasukkan penyerang cepat. Keputusan itu mengubah dinamika pertandingan. Menit ke-58, Persib mulai mendominasi penguasaan bola menjadi 54 persen. Shots on target Persib meningkat drastis dari hanya dua di babak pertama menjadi delapan di babak kedua. Port FC yang mencoba bertahan semakin dalam dan mulai kehilangan kontrol di lini tengah.
Kebangkitan Dramatis di 11 Menit Akhir
Menit ke-79 menjadi titik balik. Berawal dari serangan balik cepat, Ciro Alves melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau kiper Port FC. Skor berubah 1-1 dan mental para pemain tuan rumah mulai goyah. Hanya empat menit berselang, tepatnya menit ke-83, David da Silva mencetak gol kedua setelah memanfaatkan kesalahan umpan silang pemain belakang lawan. Assist diberikan oleh Beckham Putra yang masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-70.
Puncaknya terjadi di menit ke-90+2. Memanfaatkan ruang kosong di sisi kiri pertahanan Port FC yang sudah tidak disiplin, Ciro Alves kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak brace di laga ini. Tendangan mendatarnya dari dalam kotak penalti membuat skor menjadi 3-1. Port FC sempat memperkecil kedudukan di menit ke-90+5 melalui titik penalti setelah wasit meninjau VAR terkait pelanggaran tangan di area terlarang. Namun waktu tidak cukup bagi mereka untuk menyamakan kedudukan.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Persib di babak kedua. Total shots on target Persib mencapai 10 berbanding 5 milik Port FC. Jumlah tendangan sudut 7-4 untuk keunggulan Persib. Dalam hal pelanggaran, Port FC mencatat 14 fouls dan menerima tiga kartu kuning, sementara Persib hanya melakukan 9 pelanggaran dengan satu kartu kuning. Persentase duel udara juga dimenangkan Persib dengan 61 persen, membuktikan keunggulan fisik di babak kedua.
Analisis Taktik: Peran Pemain Pengganti
Keputusan Bojan Hodak memasukkan pemain muda di lini tengah terbukti jitu. Kehadiran Beckham Putra menambah kreativitas serangan dan menciptakan ruang bagi Ciro Alves serta David da Silva. Formasi berubah menjadi 4-2-3-1 yang lebih agresif setelah menit ke-60. Port FC yang awalnya nyaman dengan skema bertahan lima bek, mulai kebingungan menghadapi rotasi posisi yang dilakukan pemain depan Persib.
"Kami tidak pernah kehilangan kepercayaan. Sepuluh menit terakhir adalah bukti karakter tim ini. Para pemain pengganti memberikan energi baru, dan itu mengubah pertandingan," ujar Bojan Hodak dalam konferensi pers usai laga.
Di kubu Port FC, pelatih mereka mengakui kelengahan di menit-menit akhir menjadi penyebab utama kekalahan. "Kami terlalu dalam bertahan dan kehilangan konsentrasi. Persib menghukum kami dengan sangat kejam," ucapnya.
Dampak Klasemen dan Peluang Persib
Kemenangan ini membuat Persib Bandung mengoleksi poin penuh dan memperbesar peluang lolos dari fase grup ASEAN Club Championship. Dengan tambahan tiga gol, Ciro Alves kini memimpin daftar top skorer sementara dengan total empat gol. Kiper Kevin Ray Mendoza juga mencatatkan tiga penyelamatan krusial meskipun tidak mencatatkan clean sheet di laga ini. Persib akan menghadapi laga kandang berikutnya dengan modal kepercayaan diri tinggi, sementara Port FC harus segera bangkit jika ingin menjaga asa lolos ke babak berikutnya. Drama 11 menit di Pathum Thani akan dikenang sebagai salah satu comeback paling dramatis di sejarah kompetisi ini.
Comments (0)