Menalo Beberkan Kunci Comeback Persib di Markas Port FC
BANGKOK — Persib Bandung menutup laga matchday ASEAN Club Championship dengan dramatis. Tertinggal lebih dulu di markas Port FC, Maung Bandung bangkit dan memaksa skor akhir 2-2 dalam pertandingan y...
BANGKOK — Persib Bandung menutup laga matchday ASEAN Club Championship dengan dramatis. Tertinggal lebih dulu di markas Port FC, Maung Bandung bangkit dan memaksa skor akhir 2-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Pathum Thani, Kamis malam WIB. Dua gol balasan Persib lahir di babak kedua, masing-masing pada menit ke-58 dan menit ke-81, setelah tuan rumah unggul 2-0 lewat gol menit ke-14 dan menit ke-39.
Gelandang Persib, Luis Menalo, menjadi salah satu aktor penting di balik kebangkitan tersebut. Ia menyebut soliditas tim sebagai fondasi utama comeback itu. "Kami tidak pernah kehilangan kepercayaan. Meski tertinggal dua gol, kami tetap bermain sebagai satu unit. Itu yang membuat kami bisa kembali ke permainan," ujar Menalo dalam sesi jumpa pers usai laga.
Babak Pertama: Tekanan Port FC dan Celah Lini Belakang Persib
Port FC tampil agresif sejak menit awal dengan formasi 4-2-3-1 yang menekan tinggi lini pertahanan Persib. Penguasaan bola babak pertama dikuasai tuan rumah dengan persentase 61 persen berbanding 39 persen. Tekanan itu berbuah pada menit ke-14 ketika umpan terobosan dari sisi kanan diselesaikan dengan sepakan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Kiper Persib tidak mampu menjangkau bola.
Gol kedua tuan rumah lahir dari skema serangan balik cepat. Menit ke-39, Port FC memanfaatkan ruang kosong di antara bek tengah dan bek sayap Persib. Sepakan pertama sempat diblok, tetapi bola muntah disambar pemain kedua. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Statistik mencatat Port FC melepaskan 7 shots on target di paruh pertama, sementara Persib hanya menorehkan 2 shots on target.
Menalo mengakui timnya kesulitan menembus blok pertahanan rapat lawan di 45 menit pertama. "Mereka bermain sangat disiplin. Kami butuh waktu untuk menemukan ritme," katanya.
Babak Kedua: Perubahan Taktik dan Mentalitas Baja
Pelatih Persib melakukan penyesuaian di ruang ganti. Formasi diubah dari 4-3-3 menjadi 4-2-3-1 dengan menempatkan Menalo sebagai penghubung antara lini tengah dan lini serang. Perubahan itu langsung berdampak. Persib mulai menguasai bola dan menciptakan peluang demi peluang.
Menit ke-58, gol balasan akhirnya datang. Umpan silang dari sisi kiri disambut sundulan tajam di tiang jauh. Skor menjadi 2-1. Momentum berbalik. Persib semakin agresif, menekan lini pertahanan Port FC yang mulai kehilangan disiplin. Beberapa pelanggaran terjadi, dan wasit mengeluarkan kartu kuning untuk dua pemain tuan rumah.
Gol penyama kedudukan lahir pada menit ke-81. Berawal dari pergerakan Menalo di lini tengah, ia melepaskan umpan terobosan yang memecah garis pertahanan. Penyerang Persib menyelesaikan peluang itu dengan tenang. Skor 2-2. Stadion yang sebelumnya bergemuruh hening seketika.
"Saya melihat ruang di antara bek mereka. Saya hanya perlu memberikan bola di waktu yang tepat. Setelah gol itu, kami yakin bisa menang, tapi waktu tidak cukup," kata Menalo.
Statistik Akhir dan Makna Hasil Imbang
Secara keseluruhan, Persib mencatat 56 persen penguasaan bola di babak kedua, berbalik dari dominasi Port FC di babak pertama. Total shots on target Persib mencapai 6, sementara tuan rumah 9. Persib juga menciptakan 5 peluang emas dari skema bola mati, meski hanya satu yang berbuah gol. Tidak ada offside yang dianulir VAR dalam laga ini.
Hasil imbang ini menjaga peluang Persib di fase grup ASEAN Club Championship tetap terbuka. Clean sheet memang gagal diraih, tetapi mentalitas comeback menjadi modal berharga untuk laga-laga berikutnya. Menalo menyebut hasil ini bukan akhir dari segalanya.
"Kami datang ke sini untuk menang, tapi sepak bola kadang memberi hasil lain. Yang penting kami tidak pernah menyerah. Soliditas ini yang akan membawa kami jauh," tegasnya.
Dengan tambahan satu poin, Persib masih bersaing ketat di klasemen grup. Laga selanjutnya akan menjadi ujian berikutnya bagi Maung Bandung. Jika mampu mempertahankan mentalitas dan efektivitas seperti di babak kedua, bukan tidak mungkin Persib melaju lebih jauh. Pertanyaannya kini: mampukah mereka tampil konsisten selama 90 menit, bukan hanya setelah tertinggal dua gol?
Comments (0)