Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Taklukkan Persib Lewat Drama Penalti
Skor akhir 6-5 melalui adu penalti! Persebaya Surabaya mengukuhkan diri sebagai juara Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan Persib Bandung dalam final yang berlangsung dramatis di Stadion Gelora Bun...
Skor akhir 6-5 melalui adu penalti! Persebaya Surabaya mengukuhkan diri sebagai juara Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan Persib Bandung dalam final yang berlangsung dramatis di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu malam. Laga yang berakhir imbang 2-2 setelah 120 menit tersebut harus ditentukan melalui titik putih, di mana eksekusi penalti Persebaya tampil sempurna sementara Persib harus mengakui keunggulan lawan.
Sejak menit awal, kedua tim langsung menampilkan intensitas tinggi. Persebaya yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri langsung menekan lewat formasi 4-3-3, sementara Persib mengandalkan skema 3-5-2 untuk menguasai lini tengah. Statistik mencatat penguasaan bola Persib lebih unggul dengan 58%, namun Persebaya lebih efisien dengan melepaskan 7 shots on target berbanding 5 milik Persib.
Babak Pertama: Pertarungan Sengit di Lini Tengah
Menit ke-12, Persebaya membuka keunggulan melalui gol bunuh diri bek Persib, Nick Kuipers, setelah terjadi kemelut di kotak penalti akibat sepak pojok. Namun, Persib tidak tinggal diam. Menit ke-34, David da Silva sukses menyamakan kedudukan memanfaatkan assist dari Ciro Alves. Gol tersebut lahir dari serangan balik cepat yang dimulai dari kaki Beckham Putra. Babak pertama berakhir dengan skor 1-1, dengan kedua tim saling jual beli serangan.
Babak Kedua: Ketegangan Meningkat, Kartu Kuning Menghiasi
Memasuki babak kedua, pelatih Persebaya, Paul Munster, melakukan perubahan taktik dengan menarik satu gelandang dan memasukkan penyerang sayap. Hasilnya, menit ke-67, Persebaya kembali memimpin lewat tendangan keras Bruno Moreira dari luar kotak penalti. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan sembilan menit. Menit ke-76, Persib menyamakan kedudukan melalui sundulan Nick Kuipers yang memanfaatkan sepak pojok, sekaligus menebus kesalahannya di babak pertama. Skor 2-2 bertahan hingga akhir waktu normal, memaksa laga dilanjutkan ke perpanjangan waktu.
Dua babak perpanjangan waktu (2x15 menit) tidak menghasilkan gol tambahan. Kedua tim kelelahan, namun tetap berjuang keras. Beberapa peluang emas tercipta, tetapi kiper masing-masing tampil gemilang. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 2-2, dan pertandingan ditentukan melalui adu penalti.
Adu Penalti: Ketangguhan Mental Persebaya
Dalam adu penalti, Persebaya tampil sebagai pemenang dengan skor 6-5. Semua eksekutor Persebaya berhasil menjalankan tugasnya, termasuk kiper Andhika Ramadhani yang ikut mencetak gol penalti. Sementara itu, Persib harus kehilangan satu eksekutor setelah tendangan Beckham Putra berhasil ditebak oleh kiper Persebaya. Drama penalti berlangsung menegangkan, dengan sorak-sorai pendukung tuan rumah menggema di stadion.
“Ini adalah kemenangan yang luar biasa. Para pemain menunjukkan mentalitas juara sejati. Kami pantas meraih gelar ini setelah bekerja keras sepanjang turnamen,” ujar Paul Munster dalam konferensi pers usai laga.
Statistik Kunci dan Catatan Sejarah
Sepanjang pertandingan, tercatat 4 kartu kuning untuk Persib dan 2 untuk Persebaya. Tidak ada kartu merah, meski beberapa pelanggaran keras sempat memicu ketegangan. VAR digunakan dua kali untuk mengecek potensi offside dan insiden di kotak penalti, namun tidak ada keputusan kontroversial yang mengubah jalannya laga.
Gelar ini menjadi yang kedua bagi Persebaya di ajang Piala Presiden, setelah sebelumnya juara pada edisi 2019. Sementara bagi Persib, ini adalah kekalahan kedua di final Piala Presiden setelah sebelumnya kalah dari Arema FC pada 2017. Catatan menarik lainnya, Persebaya menjadi tim pertama yang mampu mengalahkan Persib melalui adu penalti di final turnamen resmi sejak 2015.
Dengan kemenangan ini, Persebaya membawa pulang trofi dan hadiah uang tunai sebesar Rp 5 miliar. Selain itu, gelar juara ini menjadi modal berharga bagi Persebaya menjelang kompetisi Liga 1 musim depan. Para pemain pun merayakan kemenangan dengan penuh suka cita di hadapan puluhan ribu Bonek yang memadati stadion.
Bagi Persib, meski gagal juara, penampilan mereka patut diacungi jempol. Mereka menunjukkan permainan kolektif yang solid dan hampir saja merebut gelar. Namun, sepak bola memang penuh kejutan, dan kali ini keberuntungan berpihak pada Persebaya. Selamat untuk Persebaya Surabaya, Juara Piala Presiden 2026!
Comments (0)