Pemkab Bogor Buka Rencana Pembangunan Kereta Gantung Jalur Puncak, Tanpa APBD

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali menghidupkan wacana pembangunan moda transportasi alternatif di Jalur Puncak. Kali ini, Bupati Bogor Rudy Susmanto secara resmi membuka rencana proyek

Jul 08, 2026 - 08:45
0 0
Pemkab Bogor Buka Rencana Pembangunan Kereta Gantung Jalur Puncak, Tanpa APBD

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali menghidupkan wacana pembangunan moda transportasi alternatif di Jalur Puncak. Kali ini, Bupati Bogor Rudy Susmanto secara resmi membuka rencana proyek kereta gantung yang akan menghubungkan kawasan Summarecon dengan Rest Area Gunung Mas, salah satu titik istirahat utama di jalur wisata tersebut. Langkah ini dinilai strategis untuk menjawab persoalan kemacetan kronis yang telah lama menjadi keluhan wisatawan dan warga lokal, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Yang membedakan proyek ini dari sejumlah usulan transportasi sebelumnya adalah skema pembiayaannya. Rudy menegaskan bahwa pembangunan kereta gantung tersebut tidak akan menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sebagai gantinya, pemerintah kabupaten sepenuhnya membuka pintu investasi bagi pihak swasta yang berminat merealisasikan proyek bernilai besar tersebut. Skema ini diharapkan mampu mengurangi beban fiskal daerah sekaligus mempercepat realisasi infrastruktur yang sudah lama dinanti.

Saat ini, proyek masih berada dalam tahap studi kelayakan (feasibility study). Bersamaan dengan proses kajian teknis dan dampak lingkungan itu, pemerintah daerah dikabarkan giat membangun komunikasi dengan sejumlah calon investor. Meski demikian, Rudy belum memerinci identitas investor maupun target waktu penyelesaian pembangunan. Ia hanya menekankan bahwa segala kemungkinan konsep transportasi massal, termasuk kereta rel listrik (KRL), tengah dipertimbangkan secara objektif dengan mempertimbangkan kebutuhan anggaran yang tidak sedikit.

"Ada konsep kereta gantung, lalu ada konsep KRL, dan lain sebagainya. Tetapi kita harus bicara objektif bahwa itu butuh pembiayaan yang cukup besar," ujar Rudy dikutip dari laporan, Selasa (7/7/2026).

Rencana pengembangan kereta gantung di Jalur Puncak sejatinya telah mengemuka sejak beberapa tahun lalu, namun kerap terkendala persoalan teknis, perizinan, hingga daya tarik investasi. Kini, dengan semakin mendesaknya kebutuhan akan moda transportasi yang mampu memecah kepadatan kendaraan di kawasan Puncak, gagasan ini kembali menemukan momentumnya. Jika terealisasi, kereta gantung diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi daya tarik wisata baru yang menawarkan panorama pegunungan dari ketinggian.

Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis bahwa dengan keterbukaan terhadap investasi swasta dan penyelesaian studi kelayakan yang matang, proyek ini dapat bergulir tanpa membebani keuangan daerah. Masyarakat dan pelaku usaha di sepanjang Jalur Puncak pun menantikan langkah konkret berikutnya dari rencana ambisius ini. Beritainti.com akan terus menyajikan perkembangan terbaru dari upaya pengembangan infrastruktur di kawasan strategis wisata tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Reporter Teknologi. Reporter teknologi format ringkasan mudah baca.

Comments (0)

User