Paul McCartney Bawakan ‘I Want to Hold Your Hand’ Pertama dalam 60 Tahun
Sebuah momen bersejarah terjadi dalam konser solo Paul McCartney di London awal pekan ini. Sang legenda hidup The Beatles secara khusus membawakan lagu I W
Sebuah momen bersejarah terjadi dalam konser solo Paul McCartney di London awal pekan ini. Sang legenda hidup The Beatles secara khusus membawakan lagu I Want to Hold Your Hand secara langsung untuk pertama kalinya dalam 60 tahun, tepatnya sejak terakhir kali The Beatles membawakan lagu itu dalam tur dunia sebelum bubar.
Kejutan di Panggung London
Konser bertajuk Got Back Tour yang digelar di Stadion Wembley pada Sabtu malam (12/4) berlangsung meriah. Setelah menyanyikan puluhan lagu hits, McCartney tiba-tiba berhenti sejenak dan berkata, “
Ada satu lagu yang sudah lama tidak pernah saya mainkan. Malam ini rasanya tepat untuk membawakannya lagi,” sebelum akhirnya menyapa penonton dengan petikan gitar pembuka I Want to Hold Your Hand.
Penonton langsung histeris. Lagu yang dirilis pada 1963 itu memang menjadi tonggak penting The Beatles dalam menembus pasar Amerika. Terakhir kali Paul McCartney menyanyikan lagu ini dalam konser penuh adalah saat tur The Beatles tahun 1964 di Amerika Serikat, meski beberapa kali muncul dalam sesi khusus.
Kronologi Penampilan Langka Lagu Legendaris
- 1963 – Dirilis Sebagai Singel. I Want to Hold Your Hand menjadi singel The Beatles yang meledak di Inggris dan AS, memulai era Beatlemania.
- 1964 – Terakhir Dibawakan Live oleh The Beatles. Dalam tur Amerika dan beberapa konser di Eropa, lagu ini menjadi penutup yang energik. Setelah 1966, The Beatles berhenti tur dan lagu ini tak lagi dimainkan live.
- 1970–2024 – Hanya di Lagu Studio atau Rekaman. McCartney lebih sering membawakan lagu Hey Jude, Let It Be, atau Yesterday dalam setiap konser solonya. I Want to Hold Your Hand nyaris tak tersentuh dalam daftar setlist selama puluhan tahun.
- April 2025 – McCartney Bawakan Langsung di London. Dalam Got Back Tour, McCartney akhirnya mempersembahkan lagu tersebut secara penuh. Konser ini sekaligus menjadi momen pertama ia menyanyikannya dalam 60 tahun terakhir.
Makna di Balik Kembalinya Lagu Klasik
Para pengamat musik menilai bahwa pembawaan kembali I Want to Hold Your Hand bukan sekadar nostalgia. Di usianya yang ke-82, McCartney seperti ingin mengajak generasi baru merasakan energi awal The Beatles. “
Lagu itu mencerminkan rasa cinta yang polos dan penuh harapan — sesuatu yang selalu relevan sepanjang masa,” komentar kritikus musik David Fricke.
Selain itu, McCartney juga sempat menyelipkan cerita singkat tentang bagaimana ia dan John Lennon menulis lagu tersebut di sebuah ruangan kecil di Liverpool. Momen itu semakin membuat penonton terharu, terutama mereka yang tumbuh besar bersama musik The Beatles.
Reaksi Penggemar dan Pemberitaan Global
Ribuan penggemar yang hadir langsung mengunggah video penampilan tersebut ke media sosial. Dalam hitungan jam, potongan konser itu viral dan memicu perbincangan di kalangan Beatlesmania sedunia. Tagar #McCartneyHandInHand langsung menjadi trending di berbagai platform.
Di Indonesia, komunitas penggemar The Beatles yang tergabung dalam Beatles Fans Indonesia mengaku terharu. “
Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan. Kami pikir tidak akan pernah bisa dengar lagu itu lagi secara live dari orang yang membuatnya,” ujar salah satu anggota komunitas, Doni (45).
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi apakah McCartney akan memasukkan lagu ini dalam setlist tur berikutnya. Namun satu hal yang pasti: malam itu, penonton di Wembley menjadi saksi sejarah yang tak akan terlupakan.
[SOCIAL_TWEET]: Setelah 60 tahun, Paul McCartney akhirnya menyanyikan lagu ‘I Want to Hold Your Hand’ live di London. Penonton histeris, momen bersejarah! #PaulMcCartney #TheBeatles #IWantToHoldYourHand[SOCIAL_TG]: 😱 Momen bersejarah! Paul McCartney membawakan lagu I Want to Hold Your Hand secara live untuk pertama kali dalam 60 tahun di konser London. The Beatles is forever!
Comments (0)