Parkway Cancer Centre Singapura Ungkap Pria Juga Bisa Kena Kanker Payudara

Kanker payudara selama ini identik dengan penyakit yang hanya menyerang kaum perempuan. Anggapan itu ternyata tidak sepenuhnya benar. Parkway Cancer Centre

Sep 28, 2026 - 18:03
0 0
Parkway Cancer Centre Singapura Ungkap Pria Juga Bisa Kena Kanker Payudara

Kanker payudara selama ini identik dengan penyakit yang hanya menyerang kaum perempuan. Anggapan itu ternyata tidak sepenuhnya benar. Parkway Cancer Centre (PCC) Singapura menegaskan bahwa laki-laki juga berisiko mengidap kanker payudara, meskipun jumlah kasusnya jauh lebih jarang dibandingkan perempuan. Fakta medis ini menjadi salah satu poin penting yang diangkat dalam peringatan dua dekade perjalanan PCC sebagai salah satu pusat onkologi terkemuka di kawasan Asia Tenggara.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Deputy Medical Director sekaligus Senior Consultant Medical Oncologist Parkway Cancer Centre Singapura, dr. Khoo Kei Siong. Menurutnya, keterbatasan pengetahuan publik mengenai kanker payudara pada pria sering kali membuat kasus ini terdeteksi terlambat. Padahal, semakin dini kanker ditemukan, semakin besar peluang pasien untuk mendapatkan penanganan yang optimal.

Kesadaran Publik Masih Jadi Kendala Utama

Dalam dunia medis, kanker payudara pada pria memang tergolong langka. Data global menunjukkan bahwa kasus pada pria hanya mencakup sekitar satu persen dari keseluruhan diagnosis kanker payudara. Meski demikian, angka tersebut bukan berarti risiko ini bisa diabaikan begitu saja. Justru karena terbilang jarang, banyak pria yang tidak menyadari gejala awal yang muncul pada tubuh mereka.

"Laki-laki juga memang bisa mengidap kanker payudara, meskipun sangat jarang terjadi. Karena jarang, banyak yang tidak menyadari gejalanya dan baru datang ketika kondisinya sudah cukup lanjut," ujar dr. Khoo Kei Siong.

Pernyataan ini menegaskan pentingnya edukasi kesehatan yang menyeluruh dan tidak lagi terbatas pada gender tertentu. Selama ini kampanye kesadaran kanker payudara hampir selalu menyasar perempuan, sehingga kelompok pria nyaris luput dari perhatian. Padahal, faktor risiko seperti riwayat keluarga, mutasi gen tertentu, hingga perubahan hormonal juga dapat dialami oleh pria.

Dua Dekade PCC dan Komitmen Edukasi Kesehatan

Media gathering dalam rangka memperingati 20 tahun Parkway Cancer Centre menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan komitmen lembaga tersebut dalam bidang edukasi dan pelayanan onkologi. Selama dua dekade, PCC telah menangani berbagai kasus kanker dengan pendekatan multidisiplin, mulai dari diagnosis, terapi, hingga pendampingan pasien dan keluarga.

Beberapa poin kunci yang ditekankan dalam kegiatan tersebut antara lain:

  • Deteksi dini tetap menjadi kunci utama dalam menekan angka kematian akibat kanker, termasuk kanker payudara pada pria.
  • Edukasi kesehatan harus menjangkau seluruh kelompok, tanpa memandang gender.
  • Pendekatan pengobatan modern perlu disertai dukungan psikologis bagi pasien dan keluarganya.
  • Kolaborasi antara tenaga medis, media, dan masyarakat sangat penting untuk menyebarkan informasi yang akurat.

Melalui peringatan dua dekade ini, PCC berharap pesan mengenai pentingnya kesadaran kanker dapat tersampaikan lebih luas. Kanker bukanlah penyakit yang memilih siapa korbannya. Baik pria maupun perempuan memiliki risiko yang perlu diwaspadai sejak dini. Kesadaran, pemeriksaan rutin, dan pengetahuan yang benar menjadi benteng pertama dalam melawan penyakit ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User