Palangka Raya — Sherina Munaf Mobilisasi Mahasiswa Padamkan Karhutla Kalimantan

Krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang di wilayah Kalimantan Tengah kembali memicu perhatian publik. Seniman sekaligus aktivis lin

Sep 09, 2026 - 22:23
0 0
Palangka Raya — Sherina Munaf Mobilisasi Mahasiswa Padamkan Karhutla Kalimantan

Krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus berulang di wilayah Kalimantan Tengah kembali memicu perhatian publik. Seniman sekaligus aktivis lingkungan, Sherina Munaf, secara langsung turun ke lapangan untuk mengajak kalangan mahasiswa berpartisipasi aktif dalam upaya pemadaman api yang membakar kawasan hutan di sekitar kampus Universitas Palangka Raya (UPR), Kalimantan Tengah.

Aksi kolaboratif ini bukan sekadar tanggap darurat bencana, melainkan penanda penting keterlibatan figur publik dalam memperkuat gerakan sipil di garis depan krisis ekologis. Di tengah paparan asap pekat yang mengancam kesehatan masyarakat, kehadiran mahasiswa dan aktivis di lapangan menjadi krusial untuk menutupi keterbatasan personel penanggulangan bencana daerah.

Aksi Nyata dan Panggilan Kesadaran Ekologis

Kawasan sekitar Universitas Palangka Raya dikenal memiliki ekosistem lahan gambut yang sangat rentan terbakar saat musim kemarau. Sherina Munaf memanfaatkan momentum ini untuk menggugah kesadaran generasi muda bahwa ancaman perubahan iklim dan kerusakan lingkungan membutuhkan aksi fisik yang nyata, bukan sekadar seruan di ruang digital.

"Krisis karhutla bukan sekadar isu tahunan yang bisa kita maklumi. Kehadiran mahasiswa dan masyarakat lokal di garis depan adalah bukti bahwa kepedulian ekologis harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar wacana. Kita perlu bahu-membahu menahan laju kerusakan ini," tegas Sherina Munaf saat bergabung dengan tim sukarelawan di Palangka Raya.

Langkah Sherina mendapat sambutan hangat dari civitas akademika dan organisasi mahasiswa setempat. Mereka bahu-membahu membawa peralatan pemadam portabel, membuat sekat bakar sederhana, serta menyalurkan bantuan logistik bagi para petugas yang berjuang memadamkan titik api di area gambut yang sulit dijangkau.

Tantangan Sistemis Kebakaran Hutan di Kalimantan

Beritainti.com mencatat bahwa kebakaran di lahan gambut Kalimantan memiliki kompleksitas yang jauh lebih tinggi dibanding kebakaran vegetasi darat biasa. Karakteristik lahan gambut yang mengering saat kemarau membuat api mudah merambat ke bawah permukaan tanah (sub-surface fire), sehingga pemadaman dari permukaan sering kali tidak cukup efektif tanpa pembasahan mendalam (rewetting).

Secara analitis, keterlibatan mahasiswa dalam penanggulangan karhutla menggarisbawahi beberapa poin kunci terkait krisis lingkungan daerah:

  • Keterbatasan Sumber Daya Lapangan: Luasnya area yang terbakar sering kali tidak sebanding dengan jumlah personel dari BPBD, TNI, maupun Polri, sehingga peran sukarelawan mahasiswa sangat vital.
  • Ancaman Kesehatan Sistematis: Polusi asap akibat karhutla ber dampak langsung pada penurunan kualitas udara (ISPU) di Palangka Raya, mengancam kesehatan respiratorik ribuan warga.
  • Pentingnya Restorasi Gambut: Pemadaman darurat harus diimbangi dengan kebijakan tata kelola air dan pemulihan ekosistem gambut secara permanen oleh pemerintah.

Mobilisasi Pemuda: Relevansi Strategis dalam Penanggulangan Bencana

Keterlibatan pemuda dan akademisi dalam pemadaman karhutla memberikan dimensi baru dalam penanganan bencana di Indonesia. Universitas Palangka Raya yang berada di pusat titik rawan krisis memiliki potensi strategis sebagai pusat riset sekaligus basis mobilisasi relawan kebencanaan.

Gerakan yang diinisiasi bersama Sherina Munaf ini diharapkan mampu mendesak pemangku kebijakan untuk mengambil tindakan yang lebih tegas terhadap korporasi atau oknum yang memicu pembukaan lahan dengan cara membakar. Tanpa adanya penegakan hukum yang konsisten dan tindakan pencegahan di tingkat akar rumput, aksi pemadaman darurat seperti ini akan terus menjadi ritual tahunan yang merugikan secara ekonomi, sosial, dan ekologis.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User