Oct 21, 2026
Olahraga

Olise Ukir Sejarah dengan Dua Assist di Piala Dunia

Prancis sukses mengamankan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Brasil 3-1 dalam laga yang berlangsung di Stadion Lusail, Sabtu malam. Namun sorotan utama bukan hanya kemenangan Les ...

Olise Ukir Sejarah dengan Dua Assist di Piala Dunia

Prancis sukses mengamankan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Brasil 3-1 dalam laga yang berlangsung di Stadion Lusail, Sabtu malam. Namun sorotan utama bukan hanya kemenangan Les Bleus, melainkan penampilan gemilang Michael Olise yang mencatatkan dua assist dan memecahkan rekor legenda Pele serta Diego Maradona. Skor akhir 3-1, dengan gol-gol dari Kylian Mbappe (menit ke-23 dan ke-57) serta Antoine Griezmann (menit ke-81), sementara Brasil hanya mampu memperkecil kedudukan lewat penalti Vinicius Jr di menit ke-73.

Babak Pertama: Dominasi dan Assist Pertama Olise

Pelatih Didier Deschamps kembali mengandalkan formasi 4-3-3, dengan Olise di sisi kanan dan Mbappe di kiri. Brasil tampil dengan 4-4-2, mengandalkan serangan balik cepat. Sejak menit awal, Prancis menguasai permainan dengan penguasaan bola 58% di babak pertama. Peluang pertama lahir di menit ke-12 lewat tendangan keras Eduardo Camavinga yang masih melebar. Sampai akhirnya, menit ke-23, Olise menerima bola dari Marcus Thuram di sisi kanan. Ia melewati satu lawan dengan cutting inside, lalu melepaskan umpan silang melengkung yang tepat mengenai kepala Mbappe. Bola meluncur deras ke pojok kanan gawang, kiper Alisson tak mampu menjangkau. Gol! Assist pertama Olise tercatat. Tak berhenti di situ, di menit ke-31, Olise kembali mengirimkan umpan berbahaya dari tendangan bebas, namun sundulan Dayot Upamecano masih membentur tiang. Babak pertama ditutup dengan keunggulan Prancis 1-0, dengan shots on target 3-1 untuk Prancis.

Babak Kedua: Assist Kedua dan Rekor Bersejarah

Memasuki babak kedua, Brasil meningkatkan intensitas. Mereka mengubah formasi menjadi 4-3-3 dan berhasil menekan. Namun justru Prancis yang menggandakan skor di menit ke-57. Berawal dari tendangan sudut, Olise menjadi eksekutor. Umpan silangnya yang datar mengenai kotak penalti, disambut kontrol dada Mbappe dan tendangan voli tanpa kesempatan bagi Alisson. Assist kedua bagi Olise, dan dirinya telah mencatatkan dua assist dalam satu pertandingan perebutan peringkat ketiga — sebuah rekor baru Piala Dunia. Sebelumnya, rekor assist terbanyak di laga tersebut dipegang Pele (1970) dan Maradona (1986) dengan masing-masing satu assist. Brasil sempat memperkecil ketertinggalan lewat penalti setelah VAR mengkonfirmasi pelanggaran Upamecano terhadap Vinicius Jr. Namun Prancis kembali mencetak gol di menit ke-81 melalui Griezmann yang memaksimalkan umpan terobosan Mbappe. Skor akhir 3-1. Penguasaan bola akhir: Prancis 54% - 46% Brasil. Shots on target: 6-3. Assist Olise: 2. VAR juga mencatat dua offside Brasil yang menganulir gol. Kartu kuning diberikan kepada Pavard (Prancis) dan Casemiro (Brasil).

Michael Olise: Melampaui Legenda

Dengan dua assistnya, Olise kini menjadi pemain pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mencatatkan dua assist dalam laga perebutan peringkat ketiga. Rekor sebelumnya dipegang oleh Pele (1970) dan Maradona (1986) yang masing-masing hanya mencetak satu assist di partai tersebut. Lebih dari itu, total assist Olise sepanjang turnamen mencapai 5, menyamai rekor Thierry Henry (2006). “Saya hanya menjalankan peran saya. Tim membutuhkan saya untuk memberikan umpan, dan syukurlah Mbappe menyelesaikannya,” ujar Olise usai pertandingan. Pelatih Didier Deschamps menambahkan: “Dia adalah pemain spesial. Kualitas umpannya luar biasa, dan dia tidak gentar di panggung sebesar ini. Rekor Pele dan Maradona adalah tonggak sejarah, dan Michael pantas ada di sana.”

“Kami tahu dia bisa membuat perbedaan. Dua assistnya adalah bukti dari kerja kerasnya di sisi kanan. Dia bukan hanya pemain sayap, dia playmaker sejati.”
— Didier Deschamps, pelatih timnas Prancis.

Analisis Taktis: Peran Olise di Formasi 4-3-3

Kunci kemenangan Prancis terletak pada fleksibilitas lini serang. Olise tidak hanya melebar, tetapi sering melebar ke dalam untuk menciptakan overload di sisi kanan. Pada assist pertama, ia menggunakan cutting inside untuk menarik bek Brasil keluar dari posisi, lalu memberikan umpan silang dengan kaki kiri. Assist kedua dari tendangan sudut menunjukkan akurasi dan timing umpannya. Duetnya dengan Mbappe menjadi mimpi buruk bek Brasil — Mbappe sering membuat run ke dalam kotak saat Olise menguasai bola. Statistik mencatat Olise memiliki 4 key passes, 2 umpan silang sukses, dan 3 dribel sukses dari 4 percobaan. Formasi Prancis yang solid dengan tiga gelandang tengah (Camavinga, Tchouameni, Rabiot) memberi keseimbangan sehingga Olise bisa fokus menyerang.

Brasil, meskipun kalah, tetap menunjukkan semangat juang. Namun kehilangan Neymar karena cedera sebelum turnamen membuat mereka kehilangan kreator utama. Pelatih Tite mengakui, “Prancis lebih klinis malam ini. Mereka punya Olise yang memberikan umpan-umpan sulit.” Kini dengan rekor baru yang diukir Olise, namanya melesat di jajaran legenda Piala Dunia. Untuk seorang pemain yang baru berusia 22 tahun, langkahnya masih panjang. Namun malam ini ia bukan hanya membantu Prancis merebut peringkat ketiga, tetapi juga menciptakan sejarah yang mungkin baru akan dipecahkan beberapa dekade mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User