Inggris Bantai Prancis 3-0, Saka Cetak Gol Cepat
Skor akhir 3-0 untuk Inggris atas Prancis di laga sengit yang berlangsung di Stadion Wembley, London. Momen kunci terjadi pada menit ke-37 ketika Bukayo Saka mencetak gol ketiga Three Lions, memastika...
Skor akhir 3-0 untuk Inggris atas Prancis di laga sengit yang berlangsung di Stadion Wembley, London. Momen kunci terjadi pada menit ke-37 ketika Bukayo Saka mencetak gol ketiga Three Lions, memastikan keunggulan yang tak terkejar. Pertandingan ini langsung menunjukkan dominasi Inggris sejak menit awal, dengan statistik penguasaan bola mencapai 62% dan 8 shots on target berbanding 3 milik Prancis.
Babak Pertama: Inggris Langsung Gas
Starting XI Inggris menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan Harry Kane sebagai ujung tombak, didukung oleh Bukayo Saka di sayap kanan dan Raheem Sterling di kiri. Prancis mengandalkan formasi 4-3-3 dengan Mbappe, Griezmann, dan Benzema di lini depan. Namun, pressing tinggi Inggris membuat Prancis kesulitan membangun serangan. Menit ke-8, Declan Rice merebut bola di tengah lapangan dan langsung melepaskan umpan terobosan kepada Sterling yang berlari. Sterling melepaskan tembakan keras yang ditepis Lloris, tetapi bola liar disambar oleh Kane di menit ke-9. Gol! 1-0 untuk Inggris.
Menit ke-23, aksi individu Saka di sisi kanan membuatnya melewati dua pemain Prancis sebelum memberikan umpan silang mendatar ke tiang jauh. Kane dengan cerdik menyundul bola ke gawang, mencetak gol keduanya di laga ini. 2-0. Prancis mencoba merespon melalui tendangan jarak jauh Tchouameni pada menit ke-30, tetapi Pickford dengan sigap menepis. Peluang emas Prancis datang pada menit ke-35 ketika Mbappe lolos dari jebakan offside, namun tendangannya melambung di atas mistar.
Menit ke-37: Pukulan Telak Saka
Tak berselang lama, giliran Saka yang menunjukkan kelasnya. Berawal dari umpan terobosan Mason Mount yang membelah pertahanan Prancis, Saka yang berlari di sisi kanan menerima bola dengan sempurna. Tanpa memberikan kesempatan kepada bek Prancis untuk bereaksi, Saka langsung melepaskan tembakan melengkung dengan kaki kiri dari sudut sempit. Bola meluncur deras ke tiang dekat, melewati jangkauan Lloris. 3-0! Gol yang luar biasa! Saka tak hanya mencetak gol, tetapi juga memberikan assist pada gol pertama Kane. Statistik menunjukkan ia memiliki 2 key passes, 1 assist, dan 1 gol di babak pertama ini.
Pelatih Inggris, Gareth Southgate, mengatakan setelah pertandingan, 'Kami tampil agresif sejak menit pertama. Saka adalah pemain spesial, dia mampu menciptakan peluang dari situasi sulit. Skor 3-0 ini adalah hasil kerja keras seluruh tim.'
Babak Kedua: Prancis Berusaha Namun Gagal
Di babak kedua, Prancis melakukan perubahan dengan memasukkan Coman dan Dembélé untuk menambah daya gedor. Namun, pertahanan Inggris yang rapat dengan formasi 4-2-3-1 berhasil meredam serangan Prancis. Prancis hanya mampu mencatatkan 1 shots on target di babak kedua, sebuah tendangan bebas Griezmann yang masih bisa diamankan Pickford. Inggris justru nyaris menambah gol ketika Kane melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-73, namun Lloris berhasil menepis. Kartu kuning diterima oleh Pogba (menit ke-61) dan Varane (menit ke-78) karena pelanggaran keras. VAR sempat diaktifkan pada menit ke-85 ketika Saka dijatuhkan di kotak penalti, namun wasit tidak memberikan penalti setelah melihat tayangan ulang. Offside juga terdeteksi pada gol yang dianulir Mbappe pada menit ke-90+2. Kedua tim bermain dengan intensitas tinggi, namun Inggris tetap mempertahankan clean sheet.
Statistik Kunci Pertandingan
Skor akhir: 3-0 (Inggris)
Menit gol: Kane 9', 23'; Saka 37'
Assist: Saka (gol pertama Kane), Mount (gol ketiga)
Penguasaan bola: Inggris 62% - Prancis 38%
Shots on target: Inggris 8 - Prancis 3
Kartu kuning: Prancis 2 (Pogba 61', Varane 78')
Kartu merah: Tidak ada
Offside: Inggris 1 - Prancis 3
Clean sheet: Pickford (Inggris)
Secara keseluruhan, Inggris menunjukkan performa yang mengesankan dengan pressing tinggi dan transisi serangan yang cepat. Prancis, yang biasanya dominan, terlihat kehilangan ritme permainan mereka. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Inggris adalah salah satu tim terkuat di Eropa saat ini, dengan kombinasi pemain muda berbakat seperti Saka dan pengalaman Kane. Laga berikutnya, Inggris akan menghadapi Jerman, sementara Prancis harus bangkit melawan Belgia.
Comments (0)