Ole Romeny Cetak Gol, Indonesia Tekuk Singapura di ASEAN Cup 2026
Skor akhir 2-0 untuk Timnas Indonesia atas Singapura pada matchday perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Gol pembuka lahir dari kaki Ole Ro...
Skor akhir 2-0 untuk Timnas Indonesia atas Singapura pada matchday perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Gol pembuka lahir dari kaki Ole Romeny pada menit ke-34, disusul gol kedua anak asuh pelatih kepala pada menit ke-71. Kemenangan ini membuat Indonesia mengoleksi tiga poin penuh dan memimpin klasemen sementara Grup A dengan selisih gol +2.
Babak Pertama: Romeny Pecah Kebuntuan di Menit ke-34
Sejak peluit kick-off, Indonesia tampil menekan dengan formasi 4-3-3. Starting XI garuda muda menempatkan Romeny sebagai false nine yang kerap turun ke lini tengah untuk menarik bek tengah Singapura keluar dari posisinya. Taktik itu berjalan efektif. Menit ke-12, Romeny melepaskan tendangan kaki kiri dari tepi kotak penalti, tetapi masih membentur tiang gawang. Dua menit berselang, sundulan bek sayap Indonesia menyambut sepak pojok hanya melambung di atas mistar.
Singapura bukannya tanpa peluang. Menit ke-23, serangan balik cepat mereka menghasilkan shots on target pertama lewat tendangan mendatar dari luar kotak penalti. Kiper Indonesia masih sigap melakukan penyelamatan. Penguasaan bola berimbang di angka 54 persen untuk Indonesia dan 46 persen untuk Singapura pada 30 menit pertama.
Gol yang dinanti akhirnya datang pada menit ke-34. Umpan terobosan matang dari lini tengah membelah pertahanan Singapura, dan Romeny yang berlari dari lini kedua sukses menaklukkan kiper lawan dengan penyelesaian tenang ke sudut kanan gawang. Assist dicatat atas nama gelandang serang Indonesia. Skor berubah 1-0. Wasit sempat berkomunikasi dengan tim VAR untuk memeriksa potensi offside, tetapi gol dinyatakan sah. Hingga turun minum, tidak ada gol tambahan. Indonesia mencatat 3 shots on target dari 7 percobaan, sementara Singapura 1 dari 4.
Babak Kedua: Penguasaan Bola dan Clean Sheet yang Terjaga
Memasuki babak kedua, pelatih Indonesia melakukan rotasi dengan memasukkan pemain sayap cepat untuk menambah kecepatan di sisi kanan. Menit ke-58, Romeny nyaris mencetak gol keduanya melalui tendangan voli setelah memanfaatkan umpan silang rendah. Bola masih menyamping tipis di sisi kiri gawang.
Tekanan berbuah pada menit ke-71. Gol kedua Indonesia lahir dari skema serangan balik yang dimulai dari lini pertahanan. Umpan panjang terukur diterima pemain pengganti, lalu diselesaikan dengan sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Skor menjadi 2-0. Statistik mencatat penguasaan bola Indonesia naik menjadi 58 persen pada 15 menit terakhir, dengan total 6 shots on target berbanding 2 milik Singapura.
Singapura mencoba merespons dengan menambah daya gedor. Menit ke-79, mereka mendapat peluang terbaik lewat tendangan bebas, tetapi kiper Indonesia melakukan penyelamatan penting untuk menjaga clean sheet. Kartu kuning pertama di laga ini dikeluarkan wasit pada menit ke-83 kepada gelandang Singapura akibat pelanggaran taktis menghentikan serangan balik. Hingga menit ke-90+4, tidak ada gol tambahan. Romeny ditarik keluar pada menit ke-88 dan mendapat standing ovation dari tribun.
Statistik Laga dan Catatan Taktis
Rekap pertandingan menunjukkan Indonesia unggul dalam hampir semua aspek: penguasaan bola 56-44, shots on target 6-2, tendangan sudut 7-3, dan akurasi umpan 84 persen berbanding 78 persen. Pelanggaran tercatat 11-14, dengan kartu kuning 1-2. Tidak ada kartu merah sepanjang laga.
Gol Romeny ini menegaskan perannya sebagai ujung tombak utama Timnas Indonesia. Sepanjang 88 menit bermain, ia mencatat 3 shots on target, 2 peluang kunci, dan memenangkan 4 duel udara. Pergerakannya yang cair membuat bek tengah Singapura kesulitan menjaga garis pertahanan. Assist untuk gol pembuka menjadi bukti bahwa ia tidak hanya finisher, tetapi juga kreator.
"Kami menekan sejak menit pertama dan disiplin menjaga struktur. Gol Romeny mengubah tempo pertandingan. Di babak kedua kami mengontrol penguasaan bola dan layak meraih clean sheet," ujar pelatih kepala Timnas Indonesia dalam konferensi pers usai laga.
Pelatih Singapura mengakui keunggulan lawan. "Kami kesulitan menembus blok pertahanan mereka. Kesalahan kecil di menit ke-34 dan ke-71 harus kami bayar mahal," ucapnya.
Dengan hasil ini, Indonesia memuncaki Grup A dengan tiga poin dan selisih gol +2. Laga berikutnya akan digelar pada matchday kedua, sementara Singapura wajib meraih poin penuh untuk menjaga asa lolos ke babak gugur. Bagi Romeny, gol ini menjadi modal berharga untuk menjaga ketajamannya di turnamen regional bergengsi ini.
Comments (0)