Mourinho dan Vinicius Juarkan Kemenangan Pramusim Real Madrid

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas Schalke 04 dalam laga persahabatan pramusim di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Sabtu (16/8/2026). Laga ini menjadi panggung perpisahan simbolis antara pelatih Jose ...

Oct 08, 2026 - 07:17
0 0
Mourinho dan Vinicius Juarkan Kemenangan Pramusim Real Madrid

Skor akhir 3-1 untuk Real Madrid atas Schalke 04 dalam laga persahabatan pramusim di Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Sabtu (16/8/2026). Laga ini menjadi panggung perpisahan simbolis antara pelatih Jose Mourinho dan winger andalannya, Vinicius Junior, yang terlihat berjabat tangan hangat di pinggir lapangan. Momen tersebut menandai pembukaan era baru Los Blancos setelah Mourinho kembali ke kursi kepelatihan Santiago Bernabeu.

Dari menit pertama, Madrid langsung mengambil inisiatif dengan formasi 4-3-3 yang dirotasi oleh Mourinho. Penguasaan bola mencapai 64 persen untuk tim tamu, sementara Schalke tertahan di angka 36 persen. Skuad asuhan pelatih asal Portugal itu mampu melepaskan 18 tembakan dengan 8 di antaranya shots on target, dibandingkan tuan rumah yang hanya mencatat 7 tembakan dan 3 tepat sasaran.

Menit Pembuka yang Mengguncang Gelsenkirchen

Menit ke-12, serangan balik cepat Madrid berbuah gol pembuka. Umpan terukur dari lini tengah menemui Vinicius Junior di sayap kiri, yang langsung menusuk kotak penalti sebelum menyodorkan assist manis ke kepala penyerang tengah. Kedudukan 0-1 untuk tim tamu ini memaksa Schalke meninggalkan pressing tinggi mereka dan beralih ke blok rendah.

Schalke sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-29 melalui skema tendangan bebas. Pertahanan Madrid yang dikawal dua bek tengah tampak kurang komunikatif dalam menyusun garis offside, dan wasit sempat melakukan pengecekan VAR sebelum gol dinyatakan sah. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum, dengan catatan 5 shots on target dari Madrid sebelum jeda.

Mourinho terlihat aktif memberikan instruksi dari area teknis. Pelatih berusia enam dekade itu bahkan sempat menerima kartu kuning dari wasit utama setelah memprotes keputusan offside terhadap gol ketiga Madrid yang dianulir pada menit ke-38. Keputusan kontroversial itu sempat memanaskan lini tengah pertandingan, meski kartu langsung dilunakkan dengan jabat tangan Mourinho kepada ofisial pertandingan.

Vinicius dan Rotasi Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Mourinho melakukan rotasi besar-besaran dengan memasukkan enam pemain sekaligus dari bangku cadangan. Vinicius Junior sendiri ditarik pada menit ke-61 dan digantikan pemain akademi. Sebelum keluar lapangan, winger Brasil itu tercatat melakukan 4 dribel sukses, 2 peluang diciptakan, dan satu assist yang membukukan gol pertama.

Madrid kembali unggul pada menit ke-67 melalui serangan sayap kanan. Sebuah assist silang mendatar dari pemain pengganti dituntaskan dengan tembakan first-time ke sudut kiri gawang. Skor 1-2 ini memaksa Schalke membuka ruang, dan Madrid menghukumnya dengan gol penutup pada menit ke-84 dari skema sepak pojok pendek. Kedudukan skor akhir 3-1 bertahan hingga peluit panjang.

Secara taktik, Mourinho memperagakan dua wajah berbeda pada starting XI-nya: blok pertahanan kompak di babak pertama dengan dua gelandang bertahan yang menjaga ruang antarlini, lalu transisi ke pola pressing lebih agresif setelah jeda. 8 shots on target dari 18 percobaan menunjukkan efektivitas lini depan yang masih perlu dipoles menjelang kompetisi resmi. Sementara itu, catatan clean sheet gagal diraih setelah kebobolan satu gol dari situasi bola mati.

Sinyal Awal Era Mourinho Kedua

Jabat tangan Mourinho kepada Vinicius di akhir laga dipandang sebagai simbol kepercayaan yang dibangun kembali. Keduanya sempat bekerja sama pada periode sebelumnya dengan rasio kemenangan di atas 60 persen dalam 10 laga terakhir. Mourinho menegaskan pentingnya menjaga ritme fisik pemain selama pramusim.

Musim lalu kami kehilangan terlalu banyak poin dari laga-laga tandang. Malam ini saya melihat intensitas pressing yang kami butuhkan, terutama setelah menit ke-60 ketika lawan mulai kelelahan.

Statistik pemulihan tim juga mencatat bahwa Madrid menutup laga dengan rata-rata 11,3 kilometer jarak tempuh per pemain, angka yang tergolong tinggi untuk fase pramusim. Schalke sendiri mencatat 1 gol dari 3 shots on target mereka, dengan penguasaan bola 36 persen sepanjang 90 menit.

Real Madrid dijadwalkan melanjutkan tur pramusim dengan dua laga uji coba lagi sebelum menghadapi laga pembuka musim. Bagi Mourinho, hasil di Gelsenkirchen ini menjadi modal awal membentuk taktik pressing-nya, sementara bagi Vinicius Junior, performa dengan satu assist dan 4 dribel sukses mengonfirmasi statusnya sebagai pilar lini serang. Pertanyaan besar kini tertuju pada bagaimana Mourinho menyeimbangkan rotasi skuad dan menjaga konsistensi produktivitas gol menuju pertandingan-pertandingan kompetitif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User