Mourinho dan Vinicius Bersalaman di Laga Pramusim Schalke vs Madrid

Gelsenkirchen, Jerman — Pemandangan yang menarik perhatian publik sepak bola Eropa tersaji di tepi lapangan Veltins-Arena. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, terlihat menjabat tangan bintang muda V...

Oct 08, 2026 - 08:25
0 0
Mourinho dan Vinicius Bersalaman di Laga Pramusim Schalke vs Madrid

Gelsenkirchen, Jerman — Pemandangan yang menarik perhatian publik sepak bola Eropa tersaji di tepi lapangan Veltins-Arena. Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, terlihat menjabat tangan bintang muda Vinicius Junior pada pertandingan persahabatan pramusim melawan FC Schalke 04, Sabtu, 16 Agustus 2026. Momen singkat itu terjadi sebelum kick-off dimulai, ketika Mourinho menyambut pemain-pemainnya yang bersiap memasuki lapangan.

Bagi Mourinho, jabat tangan dengan Vinicius bukan sekadar formalitas. Winger asal Brasil itu menjadi salah satu pemain kunci dalam skema serangan Los Blancos musim ini. Pada laga pramusim ini, Mourinho menurunkan formasi 4-3-3 dengan Vinicius ditempatkan di sayap kiri, posisi yang sama ketika ia mencetak 23 gol dan 14 assist di semua kompetisi musim lalu.

Starting XI dan Rotasi di Babak Pertama

Mourinho memulai pertandingan dengan komposisi campuran antara pemain senior dan talenta muda. Di lini belakang, ia memasang duet center-back berpengalaman untuk menjaga stabilitas pertahanan. Sementara di lini tengah, seorang gelandang bertahan diberi tugas ganda sebagai pemutus serangan sekaligus distribusi bola dari belakang.

Menit ke-9, Schalke 04 nyaris membuka keunggulan lewat serangan balik cepat. Namun, barisan pertahanan Madrid masih mampu mengantisipasi umpan terobosan yang mengarah ke kotak penalti. Penguasaan bola pada 15 menit pertama tercatat 62 persen untuk Madrid, dengan 3 shots on target berhasil dilepaskan anak asuh Mourinho.

Vinicius menjadi motor serangan di sisi kiri. Menit ke-23, ia melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis kiper Schalke. Dua menit berselang, ia kembali mengancam lewat aksi individu melewati dua pemain bertahan sebelum umpan silangnya gagal disambut rekan setim.

Analisis Taktik Mourinho di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Mourinho melakukan sejumlah perubahan personel. Ia menarik beberapa pemain inti dan memberi kesempatan kepada pemain muda untuk menunjukkan kualitas. Formasi diubah menjadi 4-2-3-1 dengan penekanan pada pressing tinggi di area tengah lapangan.

Perubahan ini membuat tempo pertandingan meningkat. Schalke 04 yang bermain di hadapan pendukung sendiri berusaha menekan balik. Menit ke-58, mereka menciptakan peluang emas melalui sundulan yang masih menyamping tipis di sisi gawang Madrid.

Statistik pertandingan menunjukkan Madrid mendominasi dengan penguasaan bola 65 persen dan 6 shots on target dari total 11 percobaan. Schalke 04 hanya mampu mencatatkan 2 shots on target sepanjang laga. Tidak ada kartu merah dalam pertandingan ini, meski wasit mengeluarkan 3 kartu kuning untuk pelanggaran taktis di lini tengah.

"Pramusim ini bukan soal hasil akhir, tetapi bagaimana kami membangun chemistry dan kebugaran pemain. Vinicius menunjukkan perkembangan yang sangat baik dalam memahami posisinya," ujar Mourinho dalam konferensi pers usai laga, seperti dikutip dari pernyataan resmi klub.

Persiapan Menuju Kompetisi Resmi

Laga melawan Schalke 04 menjadi bagian dari rangkaian tur pramusim Madrid di Jerman. Mourinho menegaskan bahwa ia masih akan melakukan evaluasi menyeluruh sebelum kompetisi resmi bergulir. Beberapa aspek yang menjadi perhatian pelatih asal Portugal itu adalah transisi bertahan dan efektivitas penyelesaian akhir.

Vinicius sendiri tampil selama 70 menit sebelum digantikan. Selama berada di lapangan, ia mencatatkan 4 dribel sukses, 2 peluang tercipta, dan 1 shots on target. Kontribusinya di sisi kiri membuat pertahanan Schalke 04 kesulitan mengantisipasi pergerakannya.

Dari sisi pertahanan, Madrid mencatatkan clean sheet pada laga ini. Kiper utama Madrid tidak terlalu banyak diuji, tetapi komunikasi dengan lini belakang terlihat solid. Mourinho disebut akan terus mematangkan skema pertahanan berlapis menjelang pertandingan pembuka liga.

Jabat tangan antara Mourinho dan Vinicius di tepi lapangan menjadi simbol kepercayaan pelatih terhadap pemain muda. Dalam beberapa kesempatan, Mourinho memang dikenal dekat dengan pemain yang dianggap memiliki dedikasi tinggi terhadap taktik tim. Vinicius, dengan statistik impresifnya, masuk dalam kategori tersebut.

Pertandingan pramusim ini juga menjadi ajang pembuktian bagi pemain-pemain yang berjuang merebut posisi di starting XI. Mourinho disebut masih membuka peluang bagi siapa pun yang tampil konsisten, termasuk pemain akademi yang diberi menit bermain di babak kedua.

Dengan hasil ini, Madrid melanjutkan rekor tak terkalahkan di pramusim. Namun, Mourinho menegaskan bahwa hasil pramusim tidak menjamin apa pun. Fokus utama tetap pada kesiapan fisik, taktik, dan mental pemain menghadapi jadwal padat musim depan.

Bagi Vinicius, jabat tangan itu bisa jadi pertanda peran besar yang akan ia emban. Jika mampu mempertahankan performa, ia berpotensi menjadi andalan utama di lini serang Madrid. Statistik pramusim ini menjadi awal yang menjanjikan sebelum kompetisi resmi dimulai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User