Oct 14, 2026
Olahraga

Milei Hadir di Pelantikan Fujimori, Argentina-Peru Perkuat Poros Kanan

LIMA — Presiden Argentina, Javier Milei, resmi menginjakkan kaki di Bandara Internasional Jorge Chávez, Lima, pada Selasa (28/7/2026) siang waktu setempat. Kedatangannya bukan untuk urusan sepak bo...

Milei Hadir di Pelantikan Fujimori, Argentina-Peru Perkuat Poros Kanan

LIMA — Presiden Argentina, Javier Milei, resmi menginjakkan kaki di Bandara Internasional Jorge Chávez, Lima, pada Selasa (28/7/2026) siang waktu setempat. Kedatangannya bukan untuk urusan sepak bola, melainkan memenuhi undangan pelantikan Presiden terpilih Peru, Keiko Fujimori. Meski demikian, momen ini menjadi panggung geopolitik yang tak kalah panas dari laga final Copa América. Skor akhir diplomasi kawasan: kehadiran Milei menegaskan poros kanan Amerika Selatan kian solid, dengan Peru dan Argentina kini berada di jalur kebijakan ekonomi yang searah.

Pesawat kepresidenan Argentina mendarat tepat pukul 13.40 waktu setempat, disambut jajaran protokol Kementerian Luar Negeri Peru dan pengawal kehormatan. Milei turun dari pesawat dengan setelan gelap khasnya, tangan kanan terangkat singkat menyapa awak media yang sudah menunggu di pagar beton sejak pagi. Dalam bahasa komentator, ini seperti starting XI yang sengaja diturunkan penuh: tidak ada rotasi, tidak ada kejutan, semua bintang utama hadir.

Konteks Politik: Dua Kutub, Satu Formasi

Pelantikan Fujimori menandai babak baru bagi Peru setelah melewati masa transisi politik yang berlarut-larut. Fujimori, yang memenangi putaran kedua dengan selisih tipis, membawa agenda keamanan dan deregulasi ekonomi. Milei, yang dikenal dengan kebijakan pemangkasan belanja negara ekstrem, melihat ini sebagai peluang memperluas pengaruh ideologis di kawasan. Keduanya berbagi visi yang sama soal pengurangan subsidi, pembukaan investasi asing, dan pendekatan keras terhadap kejahatan terorganisir.

Jika dianalogikan sebagai pertandingan, keduanya memakai formasi 4-3-3: menyerang sejak awal, menekan lawan di area pertahanan sendiri, dan tidak memberi ruang bagi oposisi untuk menguasai bola. Penguasaan bola politik di parlemen Peru memang masih terbelah, tetapi Fujimori memiliki clean sheet elektoral yang membuat legitimasinya sulit dibantah.

"Kehadiran Presiden Milei adalah sinyal bahwa Peru tidak sendirian dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Kami akan memperkuat kerja sama bilateral di sektor energi, pertambangan, dan keamanan," ujar seorang pejabat tinggi Peru yang enggan disebut namanya.

Statistik Kunjungan Kenegaraan

Dalam catatan protokol, kunjungan Milei ke Lima berlangsung kurang dari 14 jam efektif. Rinciannya: dua jam setelah mendarat, ia langsung menuju Palacio de Gobierno untuk pertemuan bilateral tertutup; 45 menit sesi foto resmi; dan tiga jam menghadiri upacara pelantikan di Congreso de la República. Tidak ada kunjungan wisata, tidak ada jamuan makan malam panjang. Ini adalah pressing tingkat tinggi: efektif, efisien, tanpa waktu terbuang.

Dari sisi keamanan, sekitar 1.200 personel gabungan dikerahkan di sepanjang rute bandara menuju pusat kota. Media internasional mencatat setidaknya 18 kendaraan rombongan kepresidenan dan tiga helikopter pengawal udara. Angka ini setara dengan pengamanan pertandingan final turnamen kontinental — semua mata tertuju pada satu titik, semua potensi gangguan diantisipasi.

Dampak Regional: Assist untuk Blok Kanan

Kehadiran Milei di Lima juga dibaca sebagai assist politik bagi jaringan pemimpin kanan Amerika Selatan. Dalam satu tahun terakhir, ia telah membangun komunikasi intens dengan Santiago, Buenos Aires, dan kini Lima. Tujuannya jelas: membentuk poros yang mampu menekan agenda forum multilateral seperti Mercosur dan Aliansi Pasifik. Bagi Milei, Fujimori adalah rekan setim yang bisa diandalkan untuk mengubah arah kebijakan kawasan dari kiri-tengah ke kanan-pragmatis.

Kritik tentu datang. Sejumlah analis mengingatkan bahwa kehadiran Milei bisa memicu reaksi dari pemerintahan sayap kiri di Brasil dan Kolombia. Mereka menilai poros baru ini berpotensi memecah solidaritas regional yang selama ini dibangun hati-hati. Namun, dalam logika kompetisi, setiap tim punya hak menyusun strategi — termasuk menaikkan garis pertahanan dan bermain lebih agresif.

Yang pasti, pelantikan Fujimori pada 28 Juli 2026 akan tercatat sebagai momen ketika Argentina dan Peru berdiri di sisi yang sama, bukan sekadar sebagai tamu dan tuan rumah, melainkan sebagai sekutu dalam satu formasi besar. Pertandingan geopolitik baru saja dimulai, dan Milei sudah melepaskan tendangan pertama dari garis tengah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User