Mbappe Hattrick Antar Prancis Kalahkan Swedia di Piala Dunia 2026

Skor akhir 4-1 untuk kemenangan Prancis atas Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion New York/New Jersey menjadi panggung bagi Kylian Mbappe yang mencatatkan trigol pertamanya di turnam...

Jul 27, 2026 - 23:56
0 0
Mbappe Hattrick Antar Prancis Kalahkan Swedia di Piala Dunia 2026

Skor akhir 4-1 untuk kemenangan Prancis atas Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion New York/New Jersey menjadi panggung bagi Kylian Mbappe yang mencatatkan trigol pertamanya di turnamen edisi ini. Penyerang bernomor punggung 10 itu membuka pesta gol pada menit ke-15 lewat skema serangan balik kilat, menambah keunggulan di penghujung babak pertama, dan menutup penampilan gemilangnya dengan penyelesaian klinis di babak kedua. Dominasi Les Bleus tercermin dalam statistik penguasaan bola sebesar 63% dan total 11 shots on target sepanjang laga, sementara Swedia hanya mencatat dua tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit.

Babak Pertama: Awal Mula Badai Mbappe

Sejak peluit awal dibunyikan, formasi 4-2-3-1 racikan pelatih Prancis langsung menekan lini pertahanan Swedia yang dikawal oleh bek veteran Victor Lindelof. Gelandang Aurélien Tchouaméni dan Eduardo Camavinga bahu-membahu memutus aliran bola di tengah, memaksa Swedia hanya bisa mengandalkan bola-bola panjang ke depan. Kunci pertahanan Swedia jebol pada menit ke-15. Diawali operan satu-dua antara Ousmane Dembélé dan Kylian Mbappe di sisi kanan, Dembélé melepaskan umpan tarik mendatar yang langsung disambar Mbappe dengan sepakan first time kaki kiri dari dalam kotak penalti. Bola meluncur deras ke tiang dekat tanpa bisa dijangkau kiper Robin Olsen.

Swedia mencoba merespons lewat serangan balik yang digalang Dejan Kulusevski. Pada menit ke-29, Kulusevski sempat menciptakan peluang emas usai melepaskan diri dari kawalan William Saliba, tetapi tembakannya masih melenceng tipis di sisi luar tiang. Momen itu menjadi satu-satunya ancaman serius tim asuhan Janne Andersson di babak pertama. Menjelang turun minum, tepatnya pada menit 45+1, Mbappe kembali mencatatkan nama di papan skor. Kali ini melalui eksekusi penalti yang didapat setelah Marcus Thuram dilanggar di area terlarang. Mbappe yang menjadi algojo tetap tenang, mengarahkan bola ke pojok kiri bawah sementara Olsen bergerak ke arah sebaliknya. Kedudukan 2-0 bertahan hingga wasit meniup peluit jeda.

Babak Kedua: Trigol dan Gol Penutup

Memasuki babak kedua, intensitas serangan Prancis tidak mengendur. Pada menit ke-53, Mbappe nyaris melengkapi trigolnya lebih cepat andai sepakan melengkung dari luar kotak penalti tidak membentur mistar gawang. Swedia sempat mencuri harapan melalui gol Alexander Isak pada menit ke-58. Berawal dari kesalahan koordinasi antara Ibrahima Konaté dan Saliba, Isak berhasil memanfaatkan bola liar di depan gawang Mike Maignan. Skor berubah menjadi 2-1, dan seketika tensi pertandingan meningkat.

Namun, momen krusial terjadi pada menit ke-67. Serangan yang dibangun dari sisi kiri oleh Theo Hernández berujung umpan silang akurat ke mulut gawang. Mbappe yang datang dari lini kedua melompat lebih tinggi dari bek lawan dan menyundul bola dengan keras. Trigol pun tercipta. Skor 3-1 sekaligus memupus asa Swedia untuk bangkit. Trigol ini mengukuhkan Mbappe sebagai pemain pertama yang mencetak hat-trick di babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang mengadopsi format baru dengan 48 tim peserta.

Pelatih Prancis kemudian memasukkan Randal Kolo Muani pada menit ke-74 untuk menambah daya gedor. Hasilnya, pada menit ke-82, Kolo Muani mencatatkan gol keempat Prancis memanfaatkan umpan tarik Dembélé, yang menjadi assist keduanya malam itu. Di sisa laga, Prancis lebih banyak menjaga penguasaan bola dan membiarkan waktu terus berjalan. Skor akhir 4-1 bertahan hingga laga usai.

Statistik Kunci dan Faktor X

Pertandingan ini menyajikan sejumlah angka yang menggambarkan superioritas Prancis. Selain penguasaan bola 63% berbanding 37%, Les Bleus unggul dalam jumlah operan sukses (612 berbanding 278) dan akurasi operan di sepertiga akhir lapangan (84%). Mbappe sendiri tercatat melakukan lima tembakan tepat sasaran dari enam percobaan—rasio konversi yang luar biasa tinggi untuk level Piala Dunia. Di sisi lain, starting XI Swedia yang mengusung formasi 4-4-2 gagal menciptakan kreativitas dari lini tengah. Hingga menit ke-75, expected goals (xG) Prancis mencapai 3,2 sementara Swedia hanya 0,6, mengonfirmasi bahwa hasil akhir bukanlah kebetulan statistik semata.

Dari segi disiplin, wasit mengeluarkan dua kartu kuning untuk Swedia—kepada Lindelof (44') dan Emil Forsberg (62')—sementara Prancis nihil kartu. Clean sheet yang hampir diraih Maignan ternoda oleh gol Isak, tetapi secara umum lini belakang tampil solid dengan Jules Koundé dan Saliba mencatat masing-masing 5 dan 4 clearance penting.

Reaksi Pasca-Pertandingan

Usai laga, pelatih Prancis tidak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap sang kapten. "Kylian menunjukkan kualitas pemimpin sekaligus penyelesai peluang kelas dunia. Trigol di fase gugur adalah pernyataan bahwa dia lapar akan trofi kedua Piala Dunia," ujarnya dalam konferensi pers. Sang bintang sendiri merendah: "Yang terpenting tim lolos. Saya hanya menjalankan peran saya di posisi nomor sembilan yang diminta pelatih. Assist dari Ousmane dan Theo sangat membantu malam ini." Di kubu Swedia, Andersson mengakui keunggulan lawan. "Mereka terlalu cepat dan efisien. Kami sudah mencoba, tapi selisih kualitas terlihat jelas."

Dengan hasil ini, Prancis memastikan langkah ke babak 16 besar untuk menghadapi pemenang laga antara Ghana dan Korea Selatan. Mbappe untuk sementara memuncaki daftar pencetak gol terbanyak dengan tiga gol, unggul atas nama-nama seperti Erling Haaland dan Lionel Messi yang baru akan berlaga keesokan harinya. Para pendukung di tribun New York/New Jersey pun pulang membawa kenangan akan malam ketika Mbappe benar-benar mendikte jalannya pertandingan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User