Mbappe Cetak Brace, Real Madrid Tumbangkan Real Betis di La Cartuja

Skor akhir 1-3 untuk kemenangan Real Madrid! Kylian Mbappe tampil sebagai protagonis utama saat Los Blancos menaklukkan Real Betis pada lanjutan Liga Spanyol di Stadion La Cartuja, Sevilla, Sabtu (25/...

Aug 07, 2026 - 07:43
0 0
Mbappe Cetak Brace, Real Madrid Tumbangkan Real Betis di La Cartuja

Skor akhir 1-3 untuk kemenangan Real Madrid! Kylian Mbappe tampil sebagai protagonis utama saat Los Blancos menaklukkan Real Betis pada lanjutan Liga Spanyol di Stadion La Cartuja, Sevilla, Sabtu (25/4/2026). Penyerang asal Prancis bernomor punggung 10 itu mengemas dua gol alias brace, sementara satu gol lainnya dicetak Jude Bellingham. Tuan rumah hanya mampu membalas sekali lewat Isco Alarcon pada menit-menit akhir.

Kemenangan ini terasa istimewa karena diraih di kandang lawan yang dikenal sulit ditaklukkan. Madrid tampil dominan sejak peluit awal dengan mencatatkan penguasaan bola 61 persen berbanding 39 persen milik Betis. Statistik shots on target juga berpihak pada tim tamu: 8 berbanding 3 sepanjang 90 menit pertandingan.

Babak Pertama: Mbappe Buka Keran Gol Menit ke-23

Madrid langsung menekan sejak menit pertama dengan skema formasi 4-3-3. Mbappe dipasang sebagai penyerang tengah dalam starting XI, diapit Vinicius Junior di sayap kiri dan Rodrygo di sisi kanan. Tekanan berbuah hasil pada menit ke-23. Berawal dari umpan terobosan Federico Valverde yang membelah pertahanan Betis, Mbappe melepaskan diri dari kawalan bek tengah, mengontrol bola dengan sentuhan pertama yang sempurna, lalu melepaskan tendangan keras kaki kanan ke sudut bawah gawang. Kiper tuan rumah tak mampu menjangkau. 0-1 untuk Madrid!

Betis mencoba merespons melalui skema 4-2-3-1 andalan mereka dengan mengandalkan penguasaan di lini tengah. Namun barisan pertahanan Madrid yang digalang Eder Militao tampil disiplin meredam setiap serangan. Peluang terbaik tuan rumah di babak pertama lahir dari sepakan jarak jauh yang masih membentur mistar gawang. Hingga turun minum, skor 0-1 bertahan dengan Madrid unggul penguasaan bola 58 persen dan melepaskan 5 shots on target di 45 menit pertama.

Babak Kedua: Bellingham Menggila, Mbappe Lengkapi Brace

Interval tidak mengendurkan agresivitas Madrid. Menit ke-54, Jude Bellingham menggandakan keunggulan lewat sundulan keras menyambut umpan silang Vinicius Junior dari sisi kiri. Gelandang Inggris itu menusuk dari lini kedua tanpa kawalan berarti, ciri khas pergerakannya sebagai gelandang box-to-box yang senantiasa hadir di momen krusial.

Pesta Madrid berlanjut pada menit ke-67. Kali ini giliran Vinicius yang menjadi arsitek serangan: akselerasinya di sayap kiri diakhiri umpan cut-back akurat yang disambut Mbappe dengan tendangan first-time ke tiang jauh. Gol kedua sang bintang Prancis malam itu, skor berubah 0-3. Assist kedua Vinicius di laga ini sekaligus menegaskan duet keduanya sebagai salah satu kombinasi paling mematikan di Eropa musim ini.

Betis baru memperkecil kedudukan pada menit ke-81 melalui situasi bola mati. Umpan sepak pojok disambut Isco dengan voli indah yang menaklukkan kiper Thibaut Courtois. Gol hiburan itu membuat skor akhir 1-3. Courtois gagal mencatatkan clean sheet, meski sepanjang laga ia membuat tiga penyelamatan penting yang menggagalkan peluang emas tuan rumah.

Analisis Taktik: Transisi Cepat Jadi Kunci Kemenangan

Secara taktik, kemenangan Madrid lahir dari efisiensi transisi yang luar biasa. Setiap kali merebut bola di lini tengah, trio Valverde, Bellingham, dan Aurelien Tchouameni langsung mengalirkan bola vertikal ke depan tanpa basa-basi. Mbappe menjadi ujung tombak yang sempurna: ia mencatatkan 4 tembakan, 3 tepat sasaran, dan 2 gol. Rasio konversi yang brutal dari seorang penyerang kelas dunia.

Di sisi lain, Betis sebenarnya tidak tampil buruk. Mereka melepaskan 11 tembakan sepanjang laga, namun hanya tiga yang mengarah ke gawang. Laga fisik ini juga diwarnai lima kartu kuning, tiga untuk Betis dan dua untuk Madrid. Satu momen VAR sempat meninjau dugaan handball di kotak penalti Betis pada menit ke-72, namun wasit memutuskan melanjutkan permainan tanpa penalti.

Kylian adalah penentu. Ketika ia bergerak di antara dua bek, hanya ada dua kemungkinan: gol atau pelanggaran. Malam ini ia memilih gol, dua kali, ujar pelatih Real Madrid seusai laga.

Dengan hasil ini, Madrid memantapkan posisi di papan atas klasemen Liga Spanyol dan menjaga asa dalam perburuan gelar juara. Bagi Mbappe, brace di La Cartuja menambah pundi-pundi golnya musim ini dan memperkuat posisinya dalam perburuan trofi El Pichichi. La Cartuja boleh jadi kandang Betis malam ini, tetapi panggungnya sepenuhnya milik Kylian Mbappe.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User