Mastantuono Debut Starter, Real Madrid Bantai Oviedo 3-0 di Carlos Tartiere

Skor akhir 3-0 untuk Real Madrid menjadi penutup manis matchday kedua La Liga 2025/26 di Stadion Carlos Tartiere, Senin (25/8/2025) dini hari WIB. Dwigol Kylian Mbappé plus satu gol penutup Vinícius...

Aug 07, 2026 - 13:50
0 0
Mastantuono Debut Starter, Real Madrid Bantai Oviedo 3-0 di Carlos Tartiere

Skor akhir 3-0 untuk Real Madrid menjadi penutup manis matchday kedua La Liga 2025/26 di Stadion Carlos Tartiere, Senin (25/8/2025) dini hari WIB. Dwigol Kylian Mbappé plus satu gol penutup Vinícius Júnior membungkam tuan rumah Real Oviedo, namun sorotan utama malam itu tertuju pada satu nama: Franco Mastantuono, remaja 18 tahun asal Argentina yang untuk pertama kalinya dipercaya masuk starting XI Los Blancos.

Babak Pertama: Mbappé Buka Keran Gol

Pelatih Xabi Alonso berjudi dengan formasi 4-3-3. Mastantuono dipasang sebagai winger kanan, Mbappé menjadi ujung tombak, sementara Rodrygo mengisi sisi kiri. Nama-nama besar seperti Vinícius Júnior dan Brahim Díaz justru memulai laga dari bangku cadangan. Madrid langsung mendikte tempo permainan, membukukan penguasaan bola 65 persen berbanding 35 persen sepanjang paruh pertama.

Menit ke-15, Mastantuono nyaris mencetak gol debutnya. Menerima umpan diagonal dari sisi kanan, ia melepaskan tendangan kaki kiri keras dari luar kotak penalti yang masih melebar tipis dari gawang kiper Aarón Escandell. Tembakan itu memicu decak kagum tribun stadion — bukti sang remaja sama sekali tidak canggung tampil di panggung sebesar La Liga.

Kebuntuan akhirnya pecah menit ke-37. Arda Güler memenangkan duel di lini tengah sebelum mengirim umpan terobosan matang kepada Mbappé. Penyerang Prancis itu menyelesaikannya dengan dingin ke sudut bawah gawang. 1-0 untuk Madrid, skor yang bertahan hingga turun minum dengan catatan 4 shots on target Madrid berbanding 1 milik Oviedo.

Babak Kedua: Supersub Turun, Madrid Menggila

Alonso menyegarkan lini depan menit ke-63: Brahim Díaz menggantikan Mastantuono, sementara Vinícius masuk mengisi posisi Rodrygo. Pergantian ganda ini mengubah geometri serangan Madrid secara instan. Oviedo, yang musim ini kembali ke kasta tertinggi setelah 24 tahun absen, dipaksa bertahan total di sepertiga akhir lapangan mereka sendiri.

Menit ke-83, kerja sama pemain pengganti membuahkan hasil. Vinícius melepaskan umpan matang yang disambar Mbappé menjadi gol keduanya malam itu. 2-0. Pesta belum selesai. Menit ke-90+3, giliran Vinícius mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist Brahim Díaz dalam skema serangan balik cepat yang membelah pertahanan tuan rumah.

Oviedo bukan tanpa perlawanan. Tim promosi itu melepaskan 3 shots on target yang seluruhnya dimentahkan Thibaut Courtois, yang sekaligus mengamankan clean sheet keduanya musim ini. Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning — dua untuk Oviedo akibat pelanggaran taktis, satu untuk gelandang Madrid. Satu tinjauan VAR sempat memeriksa potensi offside pada serangan Oviedo menit ke-70, namun tidak berbuah apa pun bagi tuan rumah.

Analisis: Seberapa Bagus Debut Starter Mastantuono?

Angka tidak berbohong. Dalam 63 menit di atas lapangan, Mastantuono mencatatkan 1 tembakan, 2 umpan kunci, dan akurasi passing di atas 85 persen. Perannya sebagai inverted winger di sisi kanan memberi keseimbangan baru: ia rajin cut inside untuk membuka ruang bagi bek kanan yang overlap, sekaligus disiplin melakukan pressing begitu Madrid kehilangan bola.

Yang paling impresif adalah keberaniannya. Banyak pemain 18 tahun memilih tampil aman di laga debut sebagai starter; Mastantuono justru aktif meminta bola, berani berduel satu lawan satu, dan tidak ragu menembak dari jarak jauh. Untuk pemain yang baru beberapa pekan bergabung dari River Plate, kecepatan adaptasinya tergolong luar biasa.

"Franco adalah pemain spesial. Usianya boleh 18 tahun, tetapi kedewasaannya di lapangan seperti pemain yang sudah bertahun-tahun berkarier di Eropa. Kami memberinya kepercayaan, dan dia menjawabnya dengan cara terbaik," ujar Xabi Alonso seusai laga.

Apa Artinya bagi Madrid?

Dengan kemenangan ini, Madrid menyapu bersih dua laga pembuka musim dengan agregat 4-0 dan tanpa kebobolan satu gol pun. Mbappé kini mengoleksi 3 gol dan memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara La Liga. Lebih dari itu, Alonso kini memiliki kemewahan rotasi: ketika Vinícius dan Brahim diistirahatkan sekalipun, mesin serang Madrid tetap menyala.

Bagi Oviedo, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga di musim comeback mereka. Menghadapi runner-up musim lalu dengan skuad promosi jelas bukan tugas mudah, tetapi organisasi pertahanan mereka di babak pertama menunjukkan fondasi yang cukup untuk bertarung memperebutkan tiket bertahan di La Liga.

Sementara bagi Mastantuono, malam di Carlos Tartiere ini hanyalah sebuah awal. Jika menit bermain terus diberikan, bukan tidak mungkin remaja Argentina ini menjadi penghuni permanen starting XI Madrid musim ini. Satu hal yang pasti: La Liga resmi memiliki bintang muda baru untuk diperbincangkan setiap pekannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User