Marc Marquez Tercepat di Latihan Pembuka MotoGP Jerman 2026
Sachsenring, Jerman — Sorak sorai penonton membahana di tribun Sachsenring saat Marc Marquez mengibarkan tangan kanannya ke arah kerumunan setelah mencatatkan waktu tercepat pada sesi latihan bebas ...
Sachsenring, Jerman — Sorak sorai penonton membahana di tribun Sachsenring saat Marc Marquez mengibarkan tangan kanannya ke arah kerumunan setelah mencatatkan waktu tercepat pada sesi latihan bebas pertama Grand Prix MotoGP Jerman, Jumat (10/7/2026). Pembalap andalan Ducati Lenovo itu langsung menunjukkan tajinya di sirkuit legendaris yang selalu menjadi panggung kejayaannya.
Dalam sesi yang berlangsung selama 60 menit tersebut, Marquez membukukan lap terbaik 1 menit 20,208 detik, mengungguli rekan setimnya Francesco Bagnaia dengan selisih 0,314 detik. Pembalap Aprilia Racing, Maverick Viñales, melengkapi posisi tiga besar dengan catatan waktu 1:20,671. Sesi latihan berjalan dalam kondisi cuaca cerah bersuhu 27 derajat Celsius, memungkinkan seluruh peserta langsung memacu motor dengan ban lunak sejak awal.
Raja Sachsenring Kembali Berkuasa
Marquez datang ke Sachsenring dengan reputasi sebagai pembalap paling dominan dalam sejarah sirkuit ini. Sejak debut di kelas utama pada 2013, pembalap asal Spanyol itu tidak pernah terkalahkan di semua balapan yang ia ikuti di Sachsenring—mengoleksi 11 kemenangan beruntun dari seluruh kelas. Kenangan pahit absen di beberapa edisi terakhir akibat cedera justru semakin memompa motivasinya untuk membuktikan bahwa ia masih penguasa sejati lintasan sepanjang 3,671 kilometer itu.
Dengan gaya membalap agresif dan kepercayaan diri tinggi pada sektor tikungan kiri, Marquez tampak sangat nyaman mengendalikan Desmosedici GP26 di sektor tiga yang terkenal berliku. Data telemetri menunjukkan ia unggul 0,2 detik hanya di sektor tersebut dibandingkan para rival. “Motor ini bekerja sempurna di area yang dulu menjadi kekuatan saya dengan Honda,” ujar Marquez seusai sesi. “Kami masih punya ruang untuk sektor satu, tetapi basis setelan sudah sangat solid.”
Dominasi Ducati di Sesi Perdana
Tidak hanya Marquez, skuad Ducati secara keseluruhan tampil menggigit. Dari lima besar, empat ditempati motor Borgo Panigale. Bagnaia di posisi kedua terus membuntuti ketat, sementara pembalap Pramac Racing, Alex Marquez, merebut posisi keempat dan Enea Bastianini dari tim Gresini melengkapi lima besar. Penguasaan sektor tikungan lambat dan akselerasi keluar tikungan menjadi kunci kecepatan tim Italia tersebut.
Marquez menyelesaikan total 24 lap dalam sesi ini, terbanyak di antara semua peserta, menandakan program evaluasi ban dan aerodinamika berjalan lancar. Tim teknik Ducati memilih untuk langsung menjajal paket fairing baru yang diklaim meningkatkan downforce tanpa mengorbankan kecepatan puncak di lurusan pendek Sachsenring. Data balapan tahun lalu menunjukkan bahwa kecepatan puncak tidak krusial di sini, sehingga fokus berlebih di tikungan dapat menjadi pembeda.
Ancaman dari Pabrikan Lain
Meski Ducati mendominasi, persaingan belum sepenuhnya usang. Aprilia dengan Viñales menunjukkan peningkatan signifikan pada sektor dua, sementara KTM Factory Racing melalui Brad Binder—di posisi keenam—memperlihatkan potensi besar saat sesi kualifikasi nanti. Jorge Martin dari tim Yamaha juga mencuri perhatian dengan konsistensi ritme balapan panjangnya, meskipun waktu lap tunggalnya masih tertinggal 0,6 detik.
Bagnaia yang sedang dalam tekanan untuk mempertahankan keunggulan poin di klasemen sementara tampak serius sejak lap pertama. Ia sempat memegang posisi teratas sebelum Marquez melesat di 10 menit akhir sesi. “Ini baru Jumat, bukan waktunya mengambil risiko berlebihan,” ujar Bagnaia. “Tetapi jelas Marc sudah sangat cepat. Kami akan bekerja lebih keras malam ini.”
Langkah Awal Menuju Kemenangan ke-12
Rekor fantastis Marquez di Sachsenring terus menjadi magnet bagi penggemar MotoGP. Jika berhasil merebut kemenangan pada balapan Minggu, ia akan menyamai catatan Valentino Rossi dengan 12 kemenangan di sirkuit yang sama di kelas premier. Trofi terakhir Marquez di sini terjadi pada 2023 saat masih membela Repsol Honda, ketika ia mematahkan puasa kemenangan panjang setelah pulih dari cedera lengan.
Kini bersama Ducati, motor paling kompetitif di grid, banyak pihak meyakini jalan Marquez menuju tangga juara semakin lebar. Ia memilih tidak terlalu terbawa eufori, namun tetap mengakui makna emosional Sachsenring. “Setiap datang ke sini, saya merasa seperti pulang. Dukungan fans Jerman luar biasa. Target kami sederhana: terus di depan mulai dari latihan pertama sampai bendera finis Minggu nanti,” tegasnya.
Sesi latihan bebas kedua akan digelar pada Sabtu pagi waktu setempat, sebelum dilanjutkan dengan kualifikasi yang akan menentukan posisi start balapan akhir pekan. Dengan dominasi seperti ini, Marquez mengirim sinyal kuat bahwa perburuan kemenangan ke-12 dan kepemimpinan klasemen berada dalam genggamannya.
Comments (0)