Manchester City Bekuk Sheffield United 2-0, Rodri dan Álvarez Cetak Gol

Skor akhir 2-0 untuk Manchester City! The Citizens menutup tahun 2023 dengan sempurna setelah menundukkan Sheffield United pada pekan ke-20 Premier League 2023/2024 di Etihad Stadium, Sabtu (30/12) ma...

Aug 12, 2026 - 01:14
0 0
Manchester City Bekuk Sheffield United 2-0, Rodri dan Álvarez Cetak Gol

Skor akhir 2-0 untuk Manchester City! The Citizens menutup tahun 2023 dengan sempurna setelah menundukkan Sheffield United pada pekan ke-20 Premier League 2023/2024 di Etihad Stadium, Sabtu (30/12) malam WIB. Rodri membuka keunggulan pada menit ke-14, lalu Julián Álvarez menggandakan skor pada menit ke-61. Dua gol tersebut sama-sama lahir dari assist Phil Foden, yang tampil sebagai motor serangan tuan rumah sepanjang laga. Kemenangan ini mengantar City mengoleksi 40 poin dan tetap membayangi pemuncak klasemen dengan satu laga simpanan di tangan.

Ini adalah laga kandang terakhir City di tahun kalender 2023, dan pasukan Pep Guardiola menutupnya dengan cara paling meyakinkan: dominasi penuh dari menit pertama hingga peluit panjang. Sheffield United, yang datang sebagai juru kunci klasemen, praktis tidak pernah benar-benar mengancam gawang tuan rumah sepanjang 90 menit.

Babak Pertama: Rodri Membuka Keran Gol di Menit ke-14

Guardiola menurunkan starting XI dengan formasi dasar 4-2-3-1 yang bertransformasi menjadi 3-2-4-1 setiap kali City menguasai bola. John Stones naik dari posisi bek tengah untuk mendampingi Rodri sebagai double pivot, sementara Foden bergerak bebas di antara lini sebagai gelandang serang. Tanpa Erling Haaland yang masih dibekap cedera kaki, Álvarez dipercaya menjadi ujung tombak tunggal di depan.

Gol pembuka tiba lebih cepat dari perkiraan banyak orang. Menit ke-14, Foden menerima bola di half-space kiri, menggiring masuk ke tengah lapangan, lalu menyodorkan umpan pendek ke arah Rodri yang berdiri tanpa kawalan ketat di depan kotak penalti. Gelandang bertahan asal Spanyol itu menyambutnya dengan satu sentuhan sebelum melepaskan tendangan mendatar kaki kanan yang meluncur deras ke sudut bawah gawang Wes Foderingham. Skor 1-0, dan Etihad bergemuruh.

Selebrasi Rodri di depan tribun pendukung menjadi potret kepercayaan diri sang gelandang. Selepas gol tersebut, City mengendalikan penuh jalannya babak pertama. Penguasaan bola tuan rumah menembus angka 80 persen sebelum jeda, sementara Sheffield yang bermain dengan blok rendah 5-3-2 racikan Chris Wilder hanya sesekali keluar menekan lewat serangan balik yang mudah dipatahkan barisan pertahanan City.

Babak Kedua: Álvarez Menggandakan Keunggulan

Memasuki paruh kedua, City tidak mengendurkan tekanan sedikit pun. Menit ke-61, kerja sama apik di sisi kiri kembali membuahkan hasil. Foden, yang beroperasi di ruang antarlini, melepaskan umpan mendatar ke dalam kotak penalti yang disambut Álvarez dengan penyelesaian tenang dari jarak dekat. 2-0 untuk City, dan Foden resmi mencatatkan dua assist dalam satu pertandingan.

Unggul dua gol, Guardiola mulai melakukan rotasi untuk menjaga kebugaran skuad di tengah jadwal padat akhir tahun. Tempo permainan sedikit menurun, tetapi kendali bola tetap sepenuhnya berada di kaki para pemain City. Sheffield baru mencatatkan tembakan tepat sasaran pertamanya jelang akhir laga, itupun mudah diamankan. Tidak ada drama VAR, tidak ada kartu merah — hanya dominasi taktik yang bersih dari awal hingga akhir pertandingan.

Statistik Pertandingan: Dominasi Mutlak The Citizens

Lembar statistik laga ini berbicara keras. Penguasaan bola 82 persen berbanding 18 persen. Total tembakan 18 berbanding 3, dengan shots on target 6 berbanding 1. Akurasi umpan City menyentuh angka di atas 90 persen, sementara Ederson di bawah mistar mencatatkan clean sheet nyaris tanpa harus bekerja keras sepanjang laga.

Secara individu, Rodri menjadi bintang di lapangan tengah. Selain satu gol, ia membukukan akurasi umpan sekitar 95 persen, memenangi mayoritas duel udara, dan terus menjadi metronom permainan City. Catatan impresif lain: tren tak terkalahkan City dalam pertandingan yang dimainkan Rodri kembali berlanjut, memperpanjang salah satu rekor paling menakjubkan di sepak bola Inggris modern.

"Rodri adalah gelandang terbaik yang pernah saya latih di posisinya. Ia mengontrol tempo, membaca permainan dua langkah lebih cepat, dan sekarang ia juga mencetak gol-gol penting. Performanya hari ini luar biasa," ujar Guardiola selepas pertandingan.

Arti Kemenangan di Tengah Perburuan Gelar

Tiga poin ini datang di momen krusial. City sempat tertatih di awal Desember, tetapi rangkaian kemenangan di penghujung tahun — termasuk trofi Piala Dunia Antarklub di Arab Saudi — mengembalikan momentum sang juara bertahan. Dengan 40 poin dari 19 pertandingan, City hanya tertinggal dua angka dari pemuncak klasemen dan masih menyimpan satu laga tunda yang bisa menjadi penentu di paruh kedua musim.

Bagi Sheffield United, kekalahan ini membuat mereka tetap terpuruk di dasar klasemen dan memperberat misi penyelamatan Chris Wilder di sisa musim. Sementara bagi City, tahun baru dibuka dengan pesan tegas kepada para pesaing: sang juara bertahan sudah kembali ke mode terbaiknya. Rodri dan kawan-kawan kini mengalihkan fokus ke laga pembuka 2024 dengan kepercayaan diri penuh.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User