Lo Celso Bentangkan Spanduk Politik, Bayangi Kemenangan Argentina atas Inggris

Argentina memastikan tiket final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Inggris dengan skor akhir 2-1 pada semifinal yang berlangsung panas. Namun, kemenangan La Albiceleste ternoda oleh aksi Giovani L...

Aug 07, 2026 - 19:27
0 0
Lo Celso Bentangkan Spanduk Politik, Bayangi Kemenangan Argentina atas Inggris

Argentina memastikan tiket final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Inggris dengan skor akhir 2-1 pada semifinal yang berlangsung panas. Namun, kemenangan La Albiceleste ternoda oleh aksi Giovani Lo Celso yang membentangkan spanduk bernuansa politik hanya beberapa menit setelah peluit panjang dibunyikan. Kamera televisi menangkap momen tersebut dengan jelas, dan dalam hitungan menit, rekaman itu menyebar ke seluruh penjuru dunia.

Gelandang berusia 30 tahun itu terlihat berlari ke arah tribune suporter Argentina sambil membawa spanduk yang dilaporkan memuat pesan politik. Ofisial pertandingan langsung mendekat dan meminta sang pemain menurunkan spanduk tersebut, tetapi momen itu sudah terlanjur terekam dan kini berada dalam sorotan komite disiplin FIFA.

Kronologi Momen Kontroversial

Insiden bermula ketika para pemain Argentina melakukan selebrasi di depan pendukung mereka. Lo Celso, yang tampil sebagai bagian dari starting XI dan bermain penuh selama 90 menit, menerima spanduk dari arah tribune lalu membentangkannya tinggi-tinggi. Wasit kemudian mencatat kejadian itu dalam laporan pertandingan, langkah prosedural yang membuka jalan bagi investigasi resmi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari sang gelandang maupun Asosiasi Sepak Bola Argentina. FIFA dikabarkan telah meminta rekaman lengkap dari berbagai sudut kamera untuk menelaah isi spanduk sebelum menentukan langkah disipliner.

Jalannya Pertandingan: Duel Taktik Dua Raksasa

Terlepas dari kontroversi, laga semifinal ini menyajikan duel taktik kelas dunia. Argentina yang turun dengan formasi 4-3-3 membuka keunggulan pada menit ke-34 melalui sundulan Julián Álvarez, memanfaatkan umpan silang terukur dari sisi kiri. Inggris merespons lewat skema formasi 3-4-2-1 dan menyamakan kedudukan pada menit ke-58 ketika Jude Bellingham melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti.

Gol penentu lahir pada menit ke-79. Lo Celso, yang tampil impresif sepanjang laga, mengirimkan assist brilian lewat umpan terobosan yang membelah dua bek Inggris sebelum diselesaikan dengan dingin oleh Lautaro Martínez. Secara statistik, Argentina unggul penguasaan bola 54 persen berbanding 46 persen, dengan shots on target 6 berbanding 4. Wasit mengeluarkan total lima kartu kuning — tiga untuk Inggris, dua untuk Argentina — dalam laga keras yang berjalan tanpa kartu merah. Satu tinjauan VAR sempat memeriksa dugaan handball di kotak penalti Inggris pada menit ke-70, tetapi wasit memutuskan permainan dilanjutkan.

Duel Argentina kontra Inggris memang selalu menyimpan bara. Rivalitas kedua negara membentang sejak perempat final 1986 yang ikonik, disusul drama kartu merah David Beckham pada 1998 dan benturan sengit di fase grup 2002. Edisi 2026 ini menambah babak baru dalam rivalitas tersebut — kali ini dengan bumbu kontroversi di luar lapangan.

Regulasi FIFA dan Ancaman Sanksi

Aksi Lo Celso berpotensi melanggar regulasi ketat FIFA. Merujuk pada Laws of the Game IFAB, Law 4, pemain dilarang menampilkan slogan atau gambar bersifat politik, religius, maupun personal pada peralatan mereka. Kode disiplin FIFA juga mengatur larangan menggunakan pertandingan sebagai panggung demonstrasi di luar olahraga.

Sejarah mencatat sejumlah preseden. Pada Piala Dunia 2018, Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri didenda masing-masing 10.000 franc Swiss karena selebrasi bermuatan politik. Dua tahun sebelumnya, federasi Inggris dan Skotlandia dijatuhi denda karena penggunaan simbol poppy pada seragam. Sanksi bagi Lo Celso bisa berkisar dari denda hingga larangan bertanding — skenario terburuk yang bisa membuatnya absen di partai final.

Kami fokus pada sepak bola. Apa pun yang terjadi setelah peluit akhir akan kami serahkan kepada prosedur yang berlaku, dan kami menghormati setiap keputusan federasi, ujar pelatih Argentina dalam konferensi pers pascalaga.

Kontribusi Lo Celso Sepanjang Turnamen

Ironisnya, kontroversi ini menutupi performa gemilang Lo Celso di Piala Dunia 2026. Gelandang yang merumput bersama Real Betis itu mencatatkan enam penampilan, satu gol, dan tiga assist, dengan akurasi umpan mencapai 89 persen. Ia menjadi motor lini tengah Argentina, beroperasi sebagai gelandang box-to-box yang rajin menggerakkan transisi dari bertahan ke menyerang.

Kini, nasibnya di partai puncak berada di tangan komite disiplin FIFA. Jika sanksi larangan bermain benar dijatuhkan, Argentina terpaksa merombak komposisi lini tengah mereka untuk laga final. Satu hal pasti: malam yang seharusnya menjadi perayaan penuh bagi La Albiceleste kini diwarnai tanda tanya besar — dan dunia sepak bola menunggu keputusan resmi dalam beberapa hari ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User