Lebih dari 2,3 Juta Orang Padati Pemakaman Khamenei di Najaf

Kota Najaf, Irak, menjadi pusat perhatian dunia pada Rabu (8/7) ketika lautan manusia membanjiri jalan-jalan untuk mengikuti prosesi pemakaman Pemimpin Ter

Jul 09, 2026 - 00:44
0 0
Lebih dari 2,3 Juta Orang Padati Pemakaman Khamenei di Najaf

Kota Najaf, Irak, menjadi pusat perhatian dunia pada Rabu (8/7) ketika lautan manusia membanjiri jalan-jalan untuk mengikuti prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Berdasarkan klaim resmi yang disiarkan oleh media pemerintah Iran, IRIB, lebih dari 2,3 juta pelayat memadati prosesi yang didedikasikan untuk rakyat Irak ini. Angka tersebut disampaikan oleh Pasukan Mobilisasi Populer Irak (PMF) atau Hashd al-Shaabi—sebuah koalisi paramiliter yang dibentuk pada 2014 untuk memerangi ISIS dan kini menjadi aktor politik-ekonomi kunci di Irak. PMF menegaskan bahwa jumlah peserta terus bertambah seiring gelombang kedatangan masyarakat dari berbagai penjuru negeri. "Ini bukan sekadar prosesi duka, melainkan demonstrasi kekuatan mobilisasi massa yang memiliki implikasi ekonomi langsung, mulai dari logistik hingga sektor jasa lokal," ujar seorang analis geopolitik Timur Tengah yang enggan disebut namanya.

Dampak Ekonomi dari Mobilisasi Massa Skala Besar

Kehadiran lebih dari 2,3 juta orang dalam satu lokasi menciptakan tekanan sekaligus stimulus bagi perekonomian lokal Najaf. Dari perspektif logistik, pergerakan massa sebesar ini memerlukan rantai pasok yang masif: distribusi air minum, makanan siap saji, bahan bakar, serta akomodasi darurat. Ini berpotensi mendorong lonjakan permintaan agregat jangka pendek (short-term aggregate demand shock) yang menguntungkan sektor informal dan UMKM lokal. Namun, di sisi lain, pemerintah kota harus menanggung biaya tambahan untuk pengamanan, kebersihan, dan pengaturan lalu lintas. Belajar dari peristiwa Arbain tahunan yang juga berpusat di Najaf dan Karbala, sektor perhotelan dan transportasi bisa mencatatkan pendapatan hingga tiga kali lipat dibanding bulan biasa, tetapi risiko inflasi pangan lokal juga meningkat signifikan selama periode puncak.

IndikatorEstimasi Dampak
Peningkatan permintaan air minumNaik 200% dalam 48 jam prosesi
Okupansi hotel & penginapanMencapai 95% di radius 20 km
Biaya pengamanan tambahanDiperkirakan lebih dari USD 1 juta
Risiko inflasi harga pangan lokalPotensi kenaikan 15—20%

Peran PMF dalam klaim angka peserta juga sarat dimensi ekonomi politik. Sebagai entitas yang kini memiliki sayap bisnis luas—dari konstruksi hingga perdagangan lintas batas—pengelolaan acara sebesar ini memperkuat posisi tawar mereka di hadapan pemerintah pusat Irak. "Hashd al-Shaabi sedang menunjukkan bahwa mereka bukan hanya kekuatan militer, melainkan pengelola massa yang mampu memobilisasi sumber daya dalam skala jutaan orang," tutur pengamat dari lembaga kajian strategis regional. Transparansi angka 2,3 juta sendiri patut dicermati: verifikasi independen sulit dilakukan, namun tren peningkatan jumlah peziarah lintas batas Iran-Irak dalam dua dekade terakhir mendukung klaim partisipasi yang memang tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User