Lautaro Bawa Inter ke Puncak Klasemen Usai Bungkam Bologna

Skor akhir 2-0 untuk tuan rumah. Inter Milan menaklukkan Bologna di Stadion San Siro, Minggu (4/1/2026) waktu setempat atau Senin (5/1/2026) dini hari WIB, dan hasil itu langsung menggusur AC Milan da...

Lautaro Bawa Inter ke Puncak Klasemen Usai Bungkam Bologna

Skor akhir 2-0 untuk tuan rumah. Inter Milan menaklukkan Bologna di Stadion San Siro, Minggu (4/1/2026) waktu setempat atau Senin (5/1/2026) dini hari WIB, dan hasil itu langsung menggusur AC Milan dari puncak klasemen Serie A Italia. Momen penentu datang pada menit ke-48, hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai, ketika Lautaro Martinez menjebol gawang Bologna lewat sundulan keras memanfaatkan umpan sepak pojok Hakan Calhanoglu. Gol itu sekaligus memastikan tiga poin bagi I Nerazzurri dalam duel pekan ke-17 yang berjalan satu arah.

Babak Pertama: Tempo Tinggi dan Gol Pembuka Inter

Sejak menit awal, Inter langsung menekan dengan formasi 3-5-2 andalan Simone Inzaghi. Calhanoglu bertugas sebagai pengatur ritme di lini tengah, sementara duo Lautaro Martinez dan Marcus Thuram menjadi ujung tombak starting XI tuan rumah. Hasilnya, penguasaan bola di 45 menit pertama mencapai 61 persen, dan tuan rumah melepaskan sembilan tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Bologna yang datang dengan formasi 4-2-3-1 lebih memilih bertahan dalam dan mengandalkan serangan balik cepat lewat Dan Ndoye di sayap kiri. Strategi itu sempat menyulitkan, bahkan pada menit ke-27 gol Riccardo Orsolini sempat dianulir karena offside setelah pemeriksaan VAR. Inter akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-34. Thuram menerima umpan terobosan dari Lautaro Martinez, mengecoh bek tengah lawan, lalu melepaskan tembakan mendatar ke pojok kanan gawang. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, dengan satu kartu kuning untuk gelandang Bologna, Remo Freuler, akibat pelanggaran keras di tengah lapangan.

Babak Kedua: Kilat Lautaro dan Clean Sheet Sommer

Tiga menit setelah restart, Inter menggandakan keunggulan lewat skema bola mati. Calhanoglu mengambil sepak pojok dari sisi kiri dengan umpan melengkung ke tiang dekat, dan Lautaro Martinez yang lolos dari penjagaan menyambutnya dengan sundulan terarah ke pojok kiri gawang. Skor akhir pun tak berubah: 2-0. Ini menjadi gol ke-14 Lautaro musim ini, sekaligus assist ke-7 untuk Calhanoglu yang tampil brilian sebagai penentu irama. Bologna mencoba bangkit dengan memasukkan Santiago Castro dan Giovanni Fabbian, tetapi lini belakang Inter yang dikawal Alessandro Bastoni dan Francesco Acerbi tampil solid. Yann Sommer menuntaskan laga tanpa kebobolan, mencatatkan clean sheet ketujuh musim ini, dengan hanya tiga penyelamatan yang dibutuhkan. Total shots on target pertandingan ini 9-2 untuk Inter, sementara penguasaan bola akhir tercatat 57 persen berbanding 43 persen. Dua kartu kuning tambahan dikeluarkan wasit untuk pemain Bologna, satu di antaranya untuk kiper Lukasz Skorupski akibat membuang waktu di menit-menit akhir.

Puncak Klasemen Berganti Tangan

Tambahan tiga poin membuat Inter mengoleksi 41 poin dari 17 laga, unggul satu angka atas AC Milan yang baru akan bermain sehari kemudian. Ini adalah kali pertama I Nerazzurri memuncaki klasemen musim ini setelah sempat tertinggal jauh di awal kompetisi. Pelatih Simone Inzaghi tak menyembunyikan kepuasannya. “Kami memainkan laga yang hampir sempurna, baik dalam menekan maupun bertahan. Tiga poin di San Siro ini sangat penting untuk momentum kami,” ujarnya dalam konferensi pers seusai laga. Di kubu lawan, pelatih Vincenzo Italiano mengakui timnya kalah kelas pada duel ini. “Inter layak menang. Kami kesulitan keluar dari tekanan dan terlalu sering kehilangan bola di area sendiri,” katanya. Hasil ini juga memperpanjang rekor positif Inter yang belum terkalahkan dalam tujuh laga terakhir di semua kompetisi, sementara Bologna harus puas tertahan di papan tengah dengan 24 poin.

Catatan Angka dari San Siro

Dari sisi statistik, laga ini nyaris tanpa celah bagi tuan rumah. Inter mencatat total 17 tembakan dengan 9 shots on target, sementara Bologna hanya mampu melepaskan 6 tembakan dan 2 di antaranya mengarah ke gawang. Rasio umpan sukses Inter mencapai 88 persen, jauh di atas Bologna yang hanya 74 persen. Intersep dan tekel sukses juga dikuasai Inter dengan margin 21 berbanding 14. Yang menarik, tidak ada kartu merah dalam laga ini, meski tensi sempat memanas pada menit ke-70 ketika Bastoni dan pemain pengganti Bologna terlibat adu mulut hingga wasit harus memisahkan keduanya. Dengan kemenangan ini, Inter menunjukkan kombinasi paling lengkap di Serie A: pertahanan kokoh, penguasaan bola dominan, dan ketajaman di lini depan. Pertanyaan besarnya kini, akankah anak asuh Inzaghi mampu menjaga konsistensi saat dihadapkan pada jadwal padat Januari, termasuk derby della Madonnina yang sudah menanti di pekan berikutnya?

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fajar-ramadhan

Editor Hukum. Alumni FH UI. Meliput pengadilan, MA, dan judicial review.

Comments (0)

User