Lamine Yamal Rayakan Gol Dianulir, Barcelona Ditahan Athletic Bilbao di Camp Nou

Pertandingan激烈 di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada Kamis malam waktu setempat, berakhir dengan skor imbang 1-1 antaraFC Barcelona dan Athletic Club Bilbao dalam giornata ketiga Liga Spanyol 2026/...

Sep 01, 2026 - 16:38
0 6
Lamine Yamal Rayakan Gol Dianulir, Barcelona Ditahan Athletic Bilbao di Camp Nou

Pertandingan激烈 di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada Kamis malam waktu setempat, berakhir dengan skor imbang 1-1 antaraFC Barcelona dan Athletic Club Bilbao dalam giornata ketiga Liga Spanyol 2026/2027. Momen paling mencolok dari pertandingan ini terjadi ketika wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, merayakan gol yang kemudian harus dianulir oleh wasit setelah konsultasi panjang dengan VAR.

Momen Gol Dianulir yang Memakan Waktu Lama

Menit ke-67, Lamine Yamal menerima umpan terobosan dari Raphinha di lini tengah. Pemain berusia 19 tahun itu melepaskan diri dari dua bek Athletic Bilbao dan menghadapi kiper Julen Agirrezabala dengan dingin. Yamal melepaskan tendangan keras ke pojok kanan bawah gawang yang tak bisa dijangkau kiper lawan.

Tujuh pemain Barcelona langsung berlari menuju Yamal untuk merayakan gol. Namun, setelah hampir empat menit penantian, wasit Antonio Mateu Lahoz mengangkat tangan ke atas sambil menunjuk ke tengah lapangan, menandakan gol tersebut dianulir. Wasit memutuskan bahwa Yamal sudah berada dalam posisi offside saat menerima umpan dari Raphinha.

Keputusan wasit memicu protes keras dari para pemain Barcelona, termasuk kapten Ronald Araujo dan Pedri yang berlari menuju wasit untuk menyampaikan protes. Lamine Yamal sendiri terlihat sangat kecewa, ia duduk di lapangan sambil memegang kepalanya selama beberapa detik sebelum akhirnya bangkit dan kembali ke posisi.

Pertandingan Berlangsung Sengit Sejak Awal

Babak pertama dimulai dengan tempo tinggi. Barcelona yang memainkan formasi 4-2-3-1 di bawah asuhan Hansi Flick langsung menggebrak dengan menguasai 68 persen penguasaan bola. Lamine Yamal bermain di posisi sayap kanan dan beberapa kali memberikan ancaman nyata ke pertahanan Athletic Bilbao.

Barcelona membuka skor lebih dulu di menit ke-23 melalui Robert Lewandowski. Gol tersebut bermula dari tendangan sudut yang dieksekusi oleh Pedri dari sisi kiri. Bola mengenai kepala Iñaki Williams di area penalti dan jatuh tepat di depan Lewandowski yang dengan sigap menyambar bola ke gawang kosong. Assist dicatatkan atas nama Pedri, meskipun gol tersebut lebih banyak disebabkan oleh defleksi dari pemain Athletic.

Athletic Bilbao tidak tinggal diam. Di menit ke-38, tim tamu berhasil menyamakan skor melalui gol yang dicetak oleh Oihan Sancet. Berawal dari kesalahan umpan sederhana milik Frenkie de Jong di lini tengah, Athletic melancarkan konversi cepat. Nico Williams memberikan umpan terobosan sempurna kepada Sancet yang berlari dari lini kedua. Pemain berusia 22 tahun itu melepaskan tendangan first time yang melesat ke pojok kiri atas gawang Marc-Andre ter Stegen. Skor berubah 1-1 dan bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua yang Penuh Drama

Memasuki babak kedua, Barcelona meningkatkan intensitas serangan. Hansi Flick memasukkan Ansu Fati dan Fermin Lopez di lini tengah untuk menambah kreativitas serangan. Formasi berubah menjadi 4-1-4-1 dengan Pedri bermain lebih dalam sebagai playmaker tunggal di depan lini pertahanan.

Di menit ke-55, Barcelona hampir memimpin melalui tendangan bebas langsung yang diambil oleh Lamine Yamal dari jarak 25 meter. Tendangan melengkung Yamal mengenai mistar gawang dan memantul ke dalam lapangan. Wasit sudah siap menunjuk titik putih, namun VAR mengkonfirmasi bahwa bola tidak sepenuhnya melewati garis gawang. Skor tetap 1-1.

Tiga menit berselang, momen yang paling menentukan dalam pertandingan terjadi. Gol Yamal yang kemudian dianulir sempat membuat seluruh tribun Camp Nou bersorak. Namun, setelah review VAR yang memakan waktu hampir empat menit, gol tersebut resmi dibatalkan.

Statistik Pertandingan:

Barcelona menyelesaikan pertandingan dengan 14 shots on target dari total 22 percobaan tembakan. Athletic Bilbao hanya mampu melepaskan lima shots on target dari 11 percobaan. Penguasaan bola sangat dominan di pihak Barcelona dengan 71 persen dibandingkan 29 persen milik Athletic Bilbao.

Barcelona mendapatkan empat kartu kuning sepanjang pertandingan, dua di antaranya diterima oleh Pedri dan Ronald Araujo karena protes berlebihan terhadap keputusan wasit terkait gol Yamal yang dianulir. Athletic Bilbao menerima tiga kartu kuning.

Reaksi Pelatih Hansi Flick

"Saya bangga dengan performa tim tonight. Kami mendominasi permainan dan menciptakan banyak peluang. Gol Yamal seharusnya sah, tapi saya menghormati keputusan wasit. Yang penting adalah kami terus bermain agresif dan menciptakan peluang. Satu poin di rumah memang tidak ideal, tapi Athletic adalah tim yang sangat solid," ucap Hansi Flick dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Barcelona untuk sementara menduduki posisi kedua klasemen Liga Spanyol dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Mereka tertinggal tiga poin dari Real Madrid yang masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit. Athletic Bilbao naik ke posisi keenam dengan empat poin.

Lamine Yamal yang baru berusia 19 tahun menunjukkan performa matang sepanjang pertandingan. Ia melepaskan enam percobaan tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran. Ia juga menciptakan empat peluang bersih untuk rekan-rekannya. Meskipun golnya dianulir, performa Yamal mendapat pujian dari berbagai pengamat sepak bola Spanyol yang menyebutnya sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan di Eropa saat ini.

Barcelona akan melakoni pertandingan berikutnya di markas Rayo Vallecano pada akhir pekan mendatang, sementara Athletic Bilbao menjamu Real Sociedad di San Mames.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User