Korea Selatan U-23 Juara Asian Games, Kalahkan Jepang di Partai Final

Skor akhir 2-1 untuk Korea Selatan U-23 atas Jepang U-23 dalam laga final sepak bola putra Asian Games yang digelar di Toyota, Jepang tengah, Sabtu (3/10/2026). Kemenangan ini memastikan Taegeuk Warri...

Oct 08, 2026 - 10:24
0 0
Korea Selatan U-23 Juara Asian Games, Kalahkan Jepang di Partai Final

Skor akhir 2-1 untuk Korea Selatan U-23 atas Jepang U-23 dalam laga final sepak bola putra Asian Games yang digelar di Toyota, Jepang tengah, Sabtu (3/10/2026). Kemenangan ini memastikan Taegeuk Warriors membawa pulang medali emas sekaligus mengunci tiket otomatis untuk kejuaraan internasional berikutnya.

Pertandingan berjalan panas sejak menit awal. Jepang yang tampil sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif menyerang dengan formasi 4-2-3-1, mengandalkan penguasaan bola mencapai 58 persen di babak pertama. Namun, Korea Selatan U-23 yang diasuh pelatih kepala bermain disiplin dalam blok pertahanan 4-4-2, menunggu momentum untuk melancarkan serangan balik cepat.

Babak Pertama: Jepang Mendominasi, Korea Selatan Efisien

Menit ke-17, Jepang nyaris membuka keunggulan lewat tendangan voli dari luar kotak penalti. Kiper Korea Selatan U-23 masih sigap menepis bola ke mistar gawang. Statistik sementara menunjukkan Jepang melepaskan 5 shots on target berbanding hanya 1 milik Korea Selatan hingga menit ke-30.

Namun, sepak bola tidak selalu soal dominasi. Menit ke-38, serangan balik kilat Korea Selatan berbuah manis. Seorang gelandang tengah melepaskan umpan terobosan terukur ke ruang kosong di sisi kanan. Penyerang Korea Selatan U-23 menggiring bola masuk ke kotak penalti, melewati satu bek, lalu melepaskan tembakan rendah ke tiang jauh. Gol! Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Korea Selatan U-23. Assist dicatat atas nama winger kanan yang berlari dari lini kedua.

Gol tersebut mengubah dinamika pertandingan. Jepang meningkatkan intensitas pressing, tetapi beberapa kali terjebak offside. Hingga peluit turun minum, tidak ada gol tambahan. Penguasaan bola babak pertama: Jepang 61 persen – Korea Selatan 39 persen.

Babak Kedua: Drama VAR dan Gol Penentu

Memasuki babak kedua, Jepang langsung menyamakan kedudukan pada menit ke-52. Berawal dari sepak pojok, bola disundul oleh bek tengah Jepang yang naik ke kotak penalti. Skor menjadi 1-1. Stadion Toyota bergemuruh. Pelatih Korea Selatan U-23 terlihat memberikan instruksi agar lini tengah tidak terlalu dalam menarik garis pertahanan.

Menit ke-67, momen kontroversial terjadi. Korea Selatan U-23 mencetak gol kedua, tetapi wasit meninjau melalui VAR karena dugaan offside. Setelah review selama hampir dua menit, gol dinyatakan sah. Skor berubah 2-1 untuk Korea Selatan U-23. Jepang memprotes keras, namun keputusan wasit final. Kartu kuning diberikan kepada kapten Jepang karena protes berlebihan.

Sejak menit ke-70, Jepang menguasai bola hingga 64 persen dan melepaskan total 8 shots on target sepanjang pertandingan. Namun, rapatnya pertahanan Korea Selatan U-23 yang dikomandoi bek tengah bernomor punggung 4 membuat peluang-peluang tersebut gagal menjadi gol. Kiper Korea Selatan U-23 mencatat empat penyelamatan penting di sisa waktu, salah satunya memblok tendangan jarak dekat pada menit ke-84.

Lima menit injury time diberikan. Jepang terus menekan, tetapi Korea Selatan U-23 bermain cerdas dengan mengulur waktu di area sudut lapangan. Peluit panjang berbunyi. Korea Selatan U-23 menang 2-1.

Analisis dan Kutipan Pelatih

Pelatih Korea Selatan U-23 dalam konferensi pers usai laga menyatakan bahwa kemenangan ini adalah buah dari disiplin taktik dan mentalitas bertanding yang kuat.

"Pemain-pemain saya menunjukkan karakter juara. Kami tahu Jepang akan menguasai bola, tetapi kami fokus pada transisi dan efektivitas serangan. Dua gol adalah bukti efisiensi kami," ujar pelatih Korea Selatan U-23.

Statistik akhir pertandingan: penguasaan bola Jepang 59 persen – Korea Selatan 41 persen; shots on target Jepang 8 – Korea Selatan 4; kartu kuning 2 untuk Jepang, 1 untuk Korea Selatan. Korea Selatan U-23 mencatat satu clean sheet di babak kedua setelah gol penyama kedudukan, yang menjadi kunci kemenangan.

Dengan hasil ini, Korea Selatan U-23 mengoleksi medali emas Asian Games dan memastikan generasi mudanya siap bersaing di level Asia. Jepang harus puas dengan medali perak meski tampil dominan secara statistik. Sebuah laga final yang membuktikan bahwa sepak bola adalah permainan efisiensi, bukan sekadar penguasaan bola.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User