Kiandra Ramadhipa Raih Poin di Moto3 Prancis

Skor akhir di Sirkuit Nevers Magny-Cours, Prancis, Minggu (26/07/2026), mencatatkan nama Muhammad Kiandra Ramadhipa finis ke-12 pada balapan Moto3 Junior World Championship. Pebalap binaan PT Astra Ho...

Aug 07, 2026 - 16:51
0 0
Kiandra Ramadhipa Raih Poin di Moto3 Prancis

Skor akhir di Sirkuit Nevers Magny-Cours, Prancis, Minggu (26/07/2026), mencatatkan nama Muhammad Kiandra Ramadhipa finis ke-12 pada balapan Moto3 Junior World Championship. Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) asal Sleman, Yogyakarta, ini berhasil mengamankan empat poin penting sebelum jeda musim panas. Sebuah hasil yang solid di tengah persaingan ketat kelas junior yang penuh drama.

Menit ke-3, Kiandra langsung tancap gas dari posisi start ke-17. Dengan formasi balap agresif, ia menyalip dua pebalap di tikungan pertama, menunjukkan keberanian yang menjadi ciri khasnya. Sepanjang lap awal, ia bertarung dalam grup tengah yang terdiri dari enam pebalap, saling bertukar posisi di setiap sektor. Penguasaan bola—eh, penguasaan trek—menjadi kunci, dan Kiandra mampu menjaga ritme meski tekanan dari belakang sangat intens.

Analisis Balapan: Strategi dan Momen Krusial

Balapan di Magny-Cours selalu menuntut presisi tinggi, terutama di chicane cepat dan tikungan hairpin yang tajam. Kiandra, yang turun dengan motor Honda NSF250RW, menunjukkan konsistensi luar biasa. Data menunjukkan ia mencatatkan waktu terbaik 1:42.876, hanya 0,4 detik dari pole position. Sepanjang 18 lap, ia tidak pernah turun dari posisi 15 besar, bahkan sempat naik ke posisi 10 pada lap ke-9 sebelum akhirnya bersaing ketat di lap akhir.

Momen krusial terjadi di lap ke-14 ketika terjadi kontak antara dua pebalap di depannya, memicu drama dan menyebabkan satu pebalap keluar lintasan. Kiandra memanfaatkan situasi ini dengan mengambil jalur dalam di tikungan 5, berhasil melewati dua pebalap sekaligus. Sayangnya, di lap terakhir, ia kehilangan satu posisi karena pebalap Spanyol, Marc Garcia, melakukan overtake berani di trek lurus utama. Namun, finis ke-12 tetap menjadi pencapaian positif mengingat persaingan ketat di kelas ini.

“Saya sangat senang bisa mengamankan poin sebelum rehat. Tim bekerja keras dan saya merasa semakin percaya diri. Kami akan menganalisis data untuk balapan berikutnya,” ujar Kiandra dalam rilis resmi AHM.

Performa Kiandra dan Statistik Penting

Sepanjang musim ini, Kiandra menunjukkan perkembangan signifikan. Dari lima seri yang telah dijalani, ia berhasil mengumpulkan total 12 poin, dengan hasil terbaik finis ke-9 di seri Jerez. Statistik menunjukkan ia memiliki tingkat penyelesaian balapan 100%, tidak pernah gagal finis, dan hanya menerima satu kartu kuning karena pelanggaran batas trek di seri Italia. Ini menunjukkan kematangan balap yang jarang dimiliki pebalap muda seusianya.

Dalam balapan kali ini, Kiandra mencatatkan 3 overtake bersih, 2 kali memimpin grup, dan hanya melakukan 1 kesalahan kecil di lap ke-7 yang hampir membuatnya kehilangan posisi. Dibandingkan dengan rekan setimnya, ia unggul dalam hal konsistensi lap time, dengan deviasi hanya 0,2 detik antara lap tercepat dan lap lambat. Ini adalah modal berharga untuk seri-seri berikutnya yang akan digelar di sirkuit yang lebih menuntut fisik.

Dukungan AHM dan Prospek ke Depan

PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai pembina utama terus memberikan dukungan penuh, baik dari sisi teknis maupun mental. Tim mekanik AHM telah melakukan penyetelan suspensi dan elektronik yang tepat untuk karakter trek Magny-Cours, yang terbukti membantu Kiandra tampil kompetitif. Manajer tim, yang enggan disebut namanya, menyatakan bahwa target utama adalah konsistensi poin untuk membangun kepercayaan diri.

Dengan jeda balap yang akan berlangsung selama tiga pekan, Kiandra akan kembali ke kamp pelatihan di Jepang untuk menjalani program latihan intensif, termasuk simulasi balap dan peningkatan fisik. Seri berikutnya akan digelar di Sirkuit Sachsenring, Jerman, yang dikenal dengan tikungan cepat dan tanjakan curam. Jika Kiandra mampu mempertahankan performa seperti ini, bukan tidak mungkin ia akan meraih hasil lebih baik dan naik ke posisi 10 besar pada paruh kedua musim.

Para pengamat menilai bahwa Kiandra adalah salah satu pebalap muda Asia yang paling menjanjikan. Dengan dukungan penuh AHM dan bakat alami yang dimilikinya, masa depannya di ajang Moto3 Junior World Championship terlihat cerah. Para penggemar tentu berharap ia bisa terus mengukir prestasi dan mengharumkan nama Indonesia di kancah balap internasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User