Kemenhut Bentuk Tim Khusus Usut Kebakaran Hutan Gunung Bromo

PROBOLINGGO, Beritainti.com — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) secara resmi membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan tindak pidana di balik kebakaran

Sep 13, 2026 - 11:33
0 0
Kemenhut Bentuk Tim Khusus Usut Kebakaran Hutan Gunung Bromo

PROBOLINGGO, Beritainti.com — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) secara resmi membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan tindak pidana di balik kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Penyelidikan intensif di kawasan konservasi tersebut diumumkan secara resmi pada Sabtu, 12 September 2026, guna merespons potensi unsur kelalaian maupun kesengajaan manusia yang merusak ekosistem bernilai tinggi ini.

Penyelidikan gabungan di lapangan dipimpin langsung oleh Kepala Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabalnusra), Aswin Bangun. Langkah hukum ini menandai penanganan serius pemerintah dalam mengatasi perusakan kawasan hutan melalui pendekatan terukur dan ilmiah (scientific crime investigation).

Kronologi Pengusutan Kebakaran Hutan TNBTS

Proses investigasi yang digelar oleh Balai Gakkum Kehutanan dirancang secara sistematis untuk mengungkap fakta hukum secara menyeluruh. Berikut alur penanganan dan pengusutan kasus yang tengah berjalan di lapangan:

  1. Deteksi Titik Api: Petugas lapangan mendeteksi munculnya api yang membakar vegetasi di area strategis kawasan TNBTS.
  2. Pembentukan Tim Investigasi: Kemenhut menerbitkan instruksi pembentukan tim khusus pada Sabtu (12/9/2026) untuk memimpin olah tempat kejadian perkara (TKP).
  3. Pengumpulan Bukti & Saksi: Penyidik menyisir lokasi terbakar, mengamankan sampel material, serta mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi kunci.
  4. Penerjunan Pakar Akademis: Tim menggandeng ahli kebakaran dan perusakan tanah untuk mengkaji tingkat kerugian ekologis secara objektif.

Penerapan Scientific Crime Investigation dan Analisis Ahli

Dalam mengusut insiden ini, Kemenhut melibatkan akademisi berpengalaman guna memperkuat konstruksi pembuktian pidana. Dua pakar senior yang ditugaskan di lokasi kejadian adalah Prof. Bambang Hero Saharjo selaku ahli kebakaran hutan dan Prof. Basuki Wasis sebagai pakar kerusakan tanah.

Pelibatan para ahli ini bertujuan untuk menghitung tingkat kerusakan ekologis serta kerugian lingkungan hidup secara terukur. "Langkah itu dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran, mengungkap rangkaian kejadian, serta menentukan langkah hukum berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh," ujar Aswin Bangun.

"Kami masih melakukan penyelidikan terhadap berbagai informasi yang diperoleh di lapangan, termasuk pemeriksaan lokasi, pengumpulan bahan keterangan, serta analisis terhadap fakta-fakta yang ditemukan."Aswin Bangun, Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Jabalnusra.

Secara analitis, penggunaan metode ilmiah ini meminimalkan celah pembelaan di pengadilan. Analisis sampel tanah dan karakteristik api akan menjadi dasar kuat untuk menentukan besarnya kerugian ekonomis dan ekologis yang harus dipertanggungjawabkan oleh pihak yang terbukti bersalah.

Fokus Penyelidikan Metode / Pendekatan Pelaksana / Penanggung Jawab
Penyebab & Rangkaian Kejadian Olah TKP & Pengumpulan Bahan Keterangan Balai Gakkum Kehutanan Jabalnusra
Dampak Kebakaran Hutan Analisis Karakteristik Api & Vegetasi Terbakar Prof. Bambang Hero Saharjo
Tingkat Kerusakan Tanah Pengujian Laboratorium Fisiko-Kimia Tanah Prof. Basuki Wasis
Penegakan Hukum Pidana Penerapan UU Kehutanan & UU PPLH Ditjen Gakkum Kehutanan

Ketegasan Hukum dan Implikasi Ekologis

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan komitmen institusinya untuk menindak tegas setiap pelaku perusakan hutan tanpa kompromi. Kawasan Gunung Bromo merupakan zona konservasi strategis yang memiliki kerentanan ekologis tinggi terhadap gangguan manusia.

Penyelidikan mendalam ini diharapkan memberi efek jera dan mencegah berulangnya insiden serupa di masa mendatang. Pemulihan ekosistem TNBTS pascabakar memerlukan waktu panjang dan biaya besar, sehingga proses hukum yang adil dan transparan menjadi instrumen penting dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User