Kekalahan di Tottenham, Mason Mount Buka Suara

Skor akhir 2-0 untuk Tottenham Hotspur di Stadion Tottenham Hotspur, London, Minggu (26/2) malam WIB. Laga bertajuk derbi London ini menjadi mimpi buruk bagi Chelsea. Mason Mount, gelandang serang The...

Aug 07, 2026 - 23:32
0 0
Kekalahan di Tottenham, Mason Mount Buka Suara

Skor akhir 2-0 untuk Tottenham Hotspur di Stadion Tottenham Hotspur, London, Minggu (26/2) malam WIB. Laga bertajuk derbi London ini menjadi mimpi buruk bagi Chelsea. Mason Mount, gelandang serang The Blues, tampil sebagai starter namun gagal memberikan dampak signifikan. Statistik mencatat, Mount hanya melepaskan 1 tembakan tepat sasaran dari 3 percobaan, dengan akurasi umpan mencapai 82% dari 47 operan. Namun, penguasaan bola Chelsea yang hanya 44% menjadi bukti dominasi tuan rumah sepanjang laga.

Babak Pertama: Dominasi Tottenham dan Kegagalan Chelsea Membangun Serangan

Sejak menit awal, Tottenham langsung menekan dengan formasi 3-4-3 yang agresif. Sementara Chelsea mencoba mengimbangi dengan formasi 4-2-3-1 yang mengandalkan Mount sebagai kreator di belakang penyerang. Namun, rencana itu gagal total. Menit ke-19, Tottenham membuka keunggulan melalui sundulan Harry Kane yang memanfaatkan assist dari Ivan Perisic. Gol ini berawal dari skema sepak pojok yang dieksekusi dengan sempurna. Data menunjukkan, Tottenham mencatatkan 7 tembakan di babak pertama dengan 4 di antaranya mengarah ke gawang, sementara Chelsea hanya mampu melepaskan 2 tembakan tanpa satupun tepat sasaran. Mount kesulitan keluar dari tekanan bek tengah Tottenham, Cristian Romero, yang menempel ketat sepanjang 45 menit pertama.

"Kami tidak bermain dengan intensitas yang cukup. Tottenham lebih agresif di setiap lini. Ini bukan performa terbaik kami dan saya bertanggung jawab atas hal itu." - Mason Mount, dikutip dari wawancara pasca pertandingan.

Babak Kedua: Kartu Merah dan Keruntuhan Chelsea

Memasuki babak kedua, pelatih Chelsea mencoba mengubah strategi dengan memasukkan pemain tambahan di lini tengah. Namun, bencana datang di menit ke-56. Bek Chelsea, Kalidou Koulibaly, menerima kartu merah langsung setelah pelanggaran keras terhadap Son Heung-min. VAR mengonfirmasi keputusan wasit, dan Chelsea harus bermain dengan 10 pemain. Mount yang sebelumnya bermain di sisi kanan, dipaksa turun lebih dalam untuk membantu pertahanan. Akibatnya, serangan Chelsea menjadi tumpul. Tottenham memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan mencetak gol kedua di menit ke-82 melalui Oliver Skipp, yang memanfaatkan kemelut di depan gawang setelah tendangan bebas yang dieksekusi oleh Perisic. Statistik akhir menunjukkan, Tottenham mencatatkan 17 tembakan dengan 8 tepat sasaran, sementara Chelsea hanya 5 tembakan dan 2 tepat sasaran. Penguasaan bola Tottenham mencapai 56% berbanding 44% untuk Chelsea.

Analisis Performa Mount: Gagal Menjadi Katalisator

Mason Mount, yang biasanya menjadi motor serangan Chelsea, tampil di bawah performa terbaiknya. Dari sisi statistik, ia hanya memenangkan 3 dari 9 duel darat, dan kehilangan bola sebanyak 12 kali. Ia juga tidak mencatatkan satu pun umpan kunci (key pass) sepanjang pertandingan, sebuah angka yang sangat kontras dengan rata-rata musimnya yang mencapai 2,1 umpan kunci per laga. Kekalahan ini membuat Chelsea tertahan di peringkat 10 klasemen sementara Liga Inggris dengan 31 poin dari 25 pertandingan. Sementara Tottenham naik ke peringkat 4 dengan 45 poin. Bagi Mount, ini adalah kekalahan keempat dalam lima pertandingan terakhir Chelsea di semua kompetisi. Ia menegaskan timnya harus segera bangkit, terutama dengan jadwal padat yang menanti.

"Kami harus melihat ke depan. Tidak ada waktu untuk meratapi kekalahan ini. Setiap pemain harus introspeksi dan bekerja lebih keras di lapangan latihan. Kami punya kualitas, tapi kami harus membuktikannya di lapangan," tegas Mount. Dengan hasil ini, Chelsea mencatatkan clean sheet ke-10 untuk Tottenham musim ini, sementara Mount dan rekan-rekannya harus menelan pil pahit dan bersiap untuk laga berikutnya melawan Leeds United di Stamford Bridge. Pertanyaan besarnya, akankah Chelsea mampu memperbaiki performa dan kembali ke jalur kemenangan? Semua mata akan tertuju pada respons mereka di pekan-pekan mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
vina-melati

Data Journalist Hukum. Visualisasi data kejahatan dan analisis tren kriminal.

Comments (0)

User