Kejaksaan Prancis Usut Kasus Dugaan Ujaran Rasis Senator Paraguay kepada Kylian Mbappe
Beritainti.com, Jakarta — Komentar bernada rasis yang dilontarkan oleh seorang senator asal Paraguay, Celeste Amarilla, terhadap megabintang sepak bola Prancis, Kylian Mbappe, kini memasuki babak
Beritainti.com, Jakarta — Komentar bernada rasis yang dilontarkan oleh seorang senator asal Paraguay, Celeste Amarilla, terhadap megabintang sepak bola Prancis, Kylian Mbappe, kini memasuki babak baru. Kejaksaan Prancis secara resmi telah membuka penyelidikan penuh atas pernyataan kontroversial tersebut, menandai eskalasi serius dari sebuah insiden verbal menjadi kasus hukum lintas negara.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, jaksa penuntut umum Paris mengumumkan dimulainya proses penyelidikan pada Selasa (7/7) waktu setempat. Langkah hukum ini diambil tidak lama setelah Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) secara resmi melayangkan laporan kepada otoritas terkait. Pihak kejaksaan memandang pernyataan politikus Paraguay itu telah melampaui batas kebebasan berekspresi dan masuk ke dalam ranah pidana.
Dalam pernyataan resminya, otoritas ibu kota Prancis menjelaskan bahwa penyelidikan dilakukan atas dasar dugaan "penghinaan di ruang publik". Lebih lanjut, dakwaan ini diperparah oleh fakta krusial bahwa penghinaan tersebut secara spesifik dilontarkan berdasarkan asal-usul korban — baik yang nyata maupun yang sekadar dipersepsikan oleh pelaku. Elemen pemberat ini mencakup sentimen negatif yang menyasar etnis, kewarganegaraan, ras, atau agama Mbappe, yang merupakan seorang atlet keturunan Kamerun-Aljazair kelahiran Prancis.
"Kasus ini diselidiki karena adanya penghinaan di ruang publik yang diperparah oleh fakta bahwa penghinaan itu dilontarkan berdasarkan asal-usul — baik yang nyata maupun yang dianggap demikian — etnis, kewarganegaraan, ras, atau agama korban," demikian bunyi pernyataan jaksa penuntut umum Paris yang dikutip media kami, Rabu (8/7/2026).
Celeste Amarilla sendiri merupakan figur politik berpengaruh di Paraguay. Pernyataan kontroversialnya yang dialamatkan kepada Mbappe langsung memicu gelombang kecaman global, tidak hanya dari kalangan pecinta sepak bola tetapi juga dari organisasi hak asasi manusia dan badan-badan anti-diskriminasi. Kasus ini menjadi sorotan tajam mengingat Mbappe adalah salah satu ikon olahraga paling populer di dunia saat ini dan kerap menjadi corong dalam kampanye melawan rasisme di sepak bola internasional.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kedutaan Besar Paraguay di Paris belum mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi penyelidikan yang menimpa salah satu anggota parlemen mereka. Sementara itu, publik Prancis dan global terus memantau perkembangan kasus ini, berharap proses hukum yang adil dapat menjadi preseden penting dalam memerangi ujaran kebencian dan diskriminasi rasial di pentas olahraga maupun di ruang publik yang lebih luas.
Comments (0)