Kebangkitan Malaysia Kalahkan Myanmar 2-1, Tan Cheng Hoe Yakin di Piala AFF

Tim nasional Malaysia mengawali perjuangan di Piala AFF 2026 dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Myanmar dalam laga Grup B yang digelar pada Sabtu (25/7). Sempat tertinggal lebih dahulu, Harimau Malay...

Jul 28, 2026 - 10:15
0 0
Kebangkitan Malaysia Kalahkan Myanmar 2-1, Tan Cheng Hoe Yakin di Piala AFF

Tim nasional Malaysia mengawali perjuangan di Piala AFF 2026 dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Myanmar dalam laga Grup B yang digelar pada Sabtu (25/7). Sempat tertinggal lebih dahulu, Harimau Malaya membalikkan keadaan melalui dua gol di babak kedua, sebuah hasil yang langsung menyulut optimisme pelatih Tan Cheng Hoe untuk sisa turnamen.

Jalannya Pertandingan: Kejutan di Babak Pertama

Myanmar tampil mengejutkan sejak peluit awal dibunyikan. Menerapkan formasi 4-4-2 yang rapat, mereka berhasil meredam kreativitas lini tengah Malaysia yang dipimpin oleh kapten Muhammad Safawi Rasid. Hasilnya, pada menit ke-28, serangan balik cepat tim asuhan Michael Feichtenbeiner berbuah gol. Umpan terukur dari sayap kanan diselesaikan dengan sundulan tajam oleh striker andalan mereka, menyusup di antara dua bek tengah Malaysia. Kiper Mohd Farizal Marlias tak kuasa menahan bola, dan skor berubah 1-0 untuk Myanmar.

Statistik babak pertama memperlihatkan dominasi tipis Myanmar dalam penguasaan bola, yaitu 53 persen berbanding 47 persen. Mereka juga melepaskan tiga tembakan tepat sasaran, sementara Malaysia hanya satu kali mengancam gawang lewat tendangan jarak jauh. Frustrasi mulai terlihat di kubu Malaysia, dengan dua pemain mendapat kartu kuning akibat pelanggaran keras sebagai bentuk tekanan yang tak tersalurkan.

Revolusi Babak Kedua: Pergantian Pemain Jadi Kunci

Tan Cheng Hoe melakukan penyesuaian taktis dengan memasukkan dua pemain ofensif sekaligus di awal babak kedua. Perubahan formasi menjadi 3-4-3 membuat serangan Malaysia lebih hidup. Hanya berselang delapan menit setelah restart, Harimau Malaya menyamakan kedudukan. Sebuah umpan silang datar dari bek sayap kanan, Dion Cools, berhasil dituntaskan oleh striker pengganti yang baru masuk, Darren Lok, melalui sontekan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Gol tersebut tercatat pada menit ke-53 dan sontak mengubah atmosfer pertandingan.

Malaysia terus mengurung pertahanan Myanmar. Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan gol kemenangan di menit ke-78. Kali ini, aksi individu gelandang serang Muhammad Arif Aiman Hanapi yang melakukan penetrasi dari sisi kiri berhasil mengecoh dua pemain bertahan sebelum melepaskan umpan matang kepada striker naturalisasi, Guilherme de Paula. Tanpa kesulitan, De Paula menceploskan bola ke sudut gawang, membawa Malaysia unggul 2-1. Sepanjang babak kedua, Malaysia mencatatkan enam tembakan tepat sasaran berbanding satu dari Myanmar, dengan penguasaan bola meningkat signifikan menjadi 61 persen.

Pernyataan Pelatih: Mental Juara Mulai Terbentuk

Seusai laga, Tan Cheng Hoe mengungkapkan kepuasannya terhadap karakter juara yang ditunjukkan anak asuhnya. "Kami memulai dengan lambat dan membiarkan Myanmar mengontrol tempo. Tetapi reaksi mereka di babak kedua sungguh luar biasa. Ini menunjukkan mentalitas yang kami butuhkan untuk melaju jauh di turnamen ini," ujarnya dalam konferensi pers. Ia menambahkan, keberhasilan membalikkan keadaan membuat kepercayaan diri tim meningkat tajam menghadapi laga berikutnya melawan Laos.

Pelatih asal Malaysia itu juga menyoroti kontribusi pemain pengganti yang menjadi pembeda. "Pergantian pemain yang kami lakukan bukan hanya soal taktik, tetapi juga energi baru. Pemain-pemain yang masuk membawa semangat dan ketajaman yang berbeda. Itulah kekuatan skuad kami saat ini—kedalaman yang merata," tegasnya. Ia pun optimistis bahwa dengan performa semacam ini, target lolos ke semifinal sangat mungkin dicapai.

Dampak Bagi Klasemen dan Laga Selanjutnya

Kemenangan ini menempatkan Malaysia di posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan tiga poin, di bawah Vietnam yang memimpin setelah kemenangan lebih besar atas lawannya. Myanmar, meski kalah, tetap mendapatkan apresiasi karena mampu memberikan perlawanan sengit, terutama di babak pertama. Bagi Malaysia, catatan delapan tembakan tepat sasaran dan meningkatnya ketajaman di kotak penalti menjadi modal berharga. Tan Cheng Hoe menutup dengan pesan singkat, "Ini baru awal. Kami akan terus membangun momentum."

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User