Kebakaran Lahan di Bogor Merembet ke TPA Galuga, 42 Hektare Hangus

Kebakaran hebat melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Api yang semula membakar veget

Sep 09, 2026 - 18:32
0 1
Kebakaran Lahan di Bogor Merembet ke TPA Galuga, 42 Hektare Hangus

Kebakaran hebat melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Api yang semula membakar vegetasi lahan kering di sekitar lokasi dengan cepat merambat ke area penampungan sampah terbuka, memicu kobaran api yang meluas hingga mencakup area seluas lebih dari 42 hektare.

Karakteristik TPA yang sarat akan gas metana serta material sampah plastik kering mempercepat eskalasi pembakaran. Kepulan asap tebal membubung tinggi, mengaburkan pandangan dan berpotensi menurunkan kualitas udara secara signifikan di kawasan pemukiman sekitar Bogor bagian barat.

Dinamika Perambatan Api dan Karakteristik Kebakaran Sampah

Peristiwa kebakaran di area penimbunan sampah memiliki kompleksitas teknis yang jauh lebih tinggi dibandingkan kebakaran lahan vegetasi biasa. Kandungan gas metana (methane gas) yang dihasilkan oleh proses dekomposisi anaerobik sampah organik berfungsi sebagai akselerator api bawah permukaan (subsurface fire). Hal ini menyebabkan api kerap menyala kembali meski permukaan atas tampak telah padam.

Kondisi cuaca terik disertai hembusan angin kencang di wilayah Cibungbulang menjadi faktor kritis yang mempercepat lompatan bara api (spotting), sehingga kobaran menyeberang dengan mudah dari semak belukar langsung ke gunungan sampah utama.

"Upaya pemadaman menghadapi tantangan berat karena bara api berada di lapisan bawah timbunan sampah yang dalam. Kami mengerahkan seluruh armada darat serta berkoordinasi untuk dukungan operasi udara guna menembus titik api utama," ujar perwakilan tim gabungan penanggulangan bencana di lokasi.

Operasi Terpadu dan Pengerahan Water Bombing

Untuk menekan laju kebakaran, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, serta unsur TNI dan Polri diterjunkan ke lokasi secara masif. Di samping penyemprotan konvensional lewat armada mobil tangki damkar, otoritas terkait mengerahkan helikopter untuk operasi pengeboman air (water bombing).

Intervensi udara ini dinilai krusial guna menjangkau zona-zona terjal dan tumpukan sampah curam yang mustahil diakses oleh unit darat. Langkah-langkah strategis yang dijalankan tim terpadu meliputi:

  • Isolasi Area: Pembuatan sekat bakar (firebreak) di sekeliling batas perimeter TPA guna mencegah perambatan lebih lanjut ke perkampungan warga.
  • Pembasahan Intensif: Operasi *water bombing* berkala pada titik-titik inti api bersuhu tinggi.
  • Injeksi Air Lapisan Bawah: Penyemprotan tekanan tinggi oleh petugas darat guna membasahi tumpukan sampah yang menyimpan bara laten.

Dampak Kesehatan Masyarakat dan Langkah Mitigasi

Dampak langsung dari insiden ini adalah timbulnya kabut asap pekat yang membawa partikel berbahaya hasil pembakaran material sintetis. Asap beracun tersebut mengancam kesehatan saluran pernapasan warga sekitar, khususnya memicu peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak-anak dan lansia.

Otoritas kesehatan setempat telah mengimbau masyarakat di sekitar radius terdampak untuk senantiasa mengenakan masker standar serta membatasi aktivitas luar ruangan hingga kualitas udara dinyatakan aman kembali.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
indah-permata

Reporter Kriminal. Meliput Polri, kejaksaan, dan pengadilan pidana.

Comments (0)

User