Julian Alvarez Pesta Gol, Atletico Hancurkan Madrid di Metropolitano
Pertarungan sengit di Estadio Metropolitano menjadi panggung bagi Julian Alvarez untuk menunjukkan kelasnya. Striker asal Argentina itu tampil gemilang ketika Atletico Madrid melibas Real Madrid denga...
Pertarungan sengit di Estadio Metropolitano menjadi panggung bagi Julian Alvarez untuk menunjukkan kelasnya. Striker asal Argentina itu tampil gemilang ketika Atletico Madrid melibas Real Madrid dengan skor telak 3-1 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA, Kamis dini hari WIB.
Alvarez, yang mengenakan kaos bernomor punggung 19, menjadi aktor utama kemenangan dramatis Los Rojiblancos. Pemain 24 tahun itu tidak hanya mencetak satu gol, tetapi ikut andil dalam dua assist untuk gol队友. Kontribusinya terasa di sepanjang laga, terutama saat Atletico membutuhkan semangat setelah tertinggal lebih dulu.
Dominasi Metropolitano
Menit ke-12, Real Madrid率先打破僵局 melalui Vinicius Junior yang menyelesaikan umpan silang dari Federico Valverde. Skor 0-1 untuk Los Blancos. Metropolitano terdiam sejenak, tetapi respons Atletico tidak menunggu lama.
Menit ke-28, Julian Alvarez menerima bola di area penalti lawan. Dengan satu sentuhan sempurna, ia melepaskan tendangan keras ke sudut bawah gawang. Gol pembuka ini memicu euforia 68.000 penonton yang memadati tribun. Alvarez merayakan dengan gestur tangan membentuk hati ke arah tribun球迷.
Penguasaan bola Atletico mencapai 58% sepanjang babak pertama. Mereka mencatat lima shots on target dari total delapan percobaan. Formasi 4-4-2 yang diterapkan Diego Simeone terbukti efektif menekan lini tengah Real yang dikomandoi Luka Modric dan Toni Kroos.
Alvarez Jadi Kreator Gol
Babak kedua berjalan lebih intens. Menit ke-54, Alvarez kembali menjadi aktor penting. Ia menerima bola dari lini tengah, menarik perhatian dua bek Real, lalu mengoper bola ke Antoine Griezmann yang berlari bebas di sisi kanan. Griezmann tidak menyia-nyiakan peluang, menggiring beberapa meter sebelum melepaskan tendangan keras yang menghujam gawang Thibaut Courtois.
Skor berubah 2-1 untuk Atletico. Alvarez kembali menunjukkan visi permainannya. Assist keduanya datang di menit ke-71. Kali ini ia memberikan umpan terobosan sempurna kepada Rodrigo De Paul yang baru saja masuk sebagai pemain pengganti. De Paul tinggal mengarahkan bola ke gawang yang sudah kosong karena Courtois terlambat menutup sudut.
3-1. Metropolitano meledak. Para pendukung Atletico berfestival di tribun. Alvarez menjadi pusat perhatian, berlari ke pinggir lapangan untuk merayakan bersama penggemar yang sudah mendukung sejak awal.
Statistik Menonjolkan Performa Alvarez
Berdasarkan data statistik match, Julian Alvarez mencatatkan tiga shots on target dari empat percobaan tembakan. Ia menyelesaikan 87% umpan sukses, tertinggi di antara pemain depan Atletico. Dalam hal dribel, Alvarez sukses menyelesaikan lima dari enam percobaan.
Jarak lari yang ditempuh Alvarez selama 90 menit mencapai 10,2 kilometer, di atas rata-rata pemain depan di kompetisi ini. Ia juga tercatat melakukan tiga tekel sukses dan satu intersepsi yang memotong serangan balik Real Madrid.
Diego Simeone dalam konferensi pers pascapertandingan memberikan pujian langsung kepada Alvarez.
Julian memberikan energi berbeda di lini depan. Ia tidak hanya mencari gol, tetapi juga membantu tim dalam transisi bertahan dan menyerang. Kariernya di sini baru dimulai,kata pelatih asal Argentina itu.
Hasil agregat akhir menunjukkan Atletico Madrid menang 4-2 atas Real Madrid sepanjang dua leg. Los Rojiblancos berhak melaju ke perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2017. Pertandingan berikutnya akan diundi pada 15 Maret 2025.
Julian Alvarez kini telah mengoleksi delapan gol dan enam assist dari 15 penampilan di semua kompetisi musim ini. Performanya membuktikan bahwa investasi 95 juta euro yang dikeluarkan Atletico Madrid pada Juli 2024 lalu bukanlah sebuah kesalahan. Striker yang pernah bermain di River Plate dan Manchester City ini semakin menemukan ritmenya di bawah asuhan Simeone.
Comments (0)