Jonatan, Fajar/Fikri Melaju ke 16 Besar, Rehan/Gloria Tersingkir
Dua tiket melesat ke babak 16 besar, satu pintu harus tertutup. Tiga wakil Indonesia menuntaskan tugas babak 32 besar BWF World Championships 2026 di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, Rabu (19/8/...
Dua tiket melesat ke babak 16 besar, satu pintu harus tertutup. Tiga wakil Indonesia menuntaskan tugas babak 32 besar BWF World Championships 2026 di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, Rabu (19/8/2026), dan hasilnya campur aduk: Jonatan Christie serta pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melaju mulus, sementara Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja gugur setelah duel tiga gim yang melelahkan. Dari tiga partai yang berlangsung hampir bersamaan, Indonesia memetik dua kemenangan dan satu kekalahan — modal berharga untuk hari-hari berikutnya di ibu kota India.
Jonatan Bungkam Lawan dalam 42 Menit: Skor Akhir 21-14, 21-12
Jonatan tampil tanpa ampun. Skor akhir dua gim langsung, 21-14 dan 21-12, dituntaskannya hanya dalam 42 menit — clean sheet dalam bahasa bulu tangkis, tanpa satu gim pun direbut lawan. Menit ke-17, Jonatan sudah membuka keunggulan 11-6 lewat drop shot silang yang jatuh persis di garis; sejak itu ia tak pernah lagi tertinggal. Statistik mencatat 58 persen penguasaan reli milik peraih medali emas Asian Games itu, dengan 24 smash on target dari 31 percobaan — delapan belas di antaranya berbuah poin langsung. Lawannya hanya mampu membukukan tujuh unforced error, sementara Jonatan nyaris steril dengan tiga kesalahan sendiri. Kualitas pertahanan Jonatan di area net membuat lawan frustrasi; dari 19 rally panjang di atas 20 pukulan, ia memenangi 14 di antaranya.
"Kami tidak mau merayakan terlalu cepat. Kemenangan dua gim memang ideal, tapi lawan berikutnya pasti jauh lebih berat. Fokus kami satu laga demi satu laga," ujar sang pelatih dalam konferensi pers seusai laga.
Fajar/Fikri Bangkit dari 19-21: Comeback 61 Menit Penuh Drama
Berbeda dengan Jonatan, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto harus melewati ujian jantung. Unggulan ganda putra itu menang 2-1 — 19-21, 21-17, 21-15 — setelah sempat kehilangan gim pembuka. Gim pertama menjadi milik lawan berkat serangan kilat di area belakang; Fajar/Fikri hanya menguasai 46 persen penguasaan reli pada gim tersebut. Tapi momentum berbalik di interval gim kedua. Menit ke-33, Rian memulai kebangkitan dengan tiga blok bertahan beruntun yang mengubah skor 8-10 menjadi 13-10, dan sejak itu pola permainan berubah total: 27 smash winner tercatat untuk pasangan Indonesia sepanjang laga, dengan 19 di antaranya hadir di dua gim terakhir. Pertahanan ganda yang biasanya menjadi titik lemah justru tampil solid — Fajar memenangi 11 dari 15 rally di depan net. Match point dituntaskan di menit ke-61 lewat serangan balik cepat setelah rally 28 pukulan. Kemenangan ini menjaga catatan bersih Fajar/Fikri dalam empat pertemuan terakhir melawan lawan asal Eropa itu.
Rehan/Gloria Tersingkir: 21-18, 17-21, 12-21
Kabar duka datang dari Lapangan 3. Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja harus mengakhiri perjalanan di babak 32 besar setelah kalah 1-2 dari unggulan tuan rumah. Gim pertama sempat menjadi milik mereka lewat 21-18 — servis panjang dan variasi tempo Gloria membuat lawan kesulitan membangun serangan. Namun gim kedua berbalik: lawan menekan dari pengembalian pertama, dan meski Rehan/Gloria sempat menyamakan kedudukan di 17-17, sebuah challenge yang gagal di poin krusial membuat skor berbalik 17-21. Keputusan itu seperti titik balik; pada gim penentu, Rehan/Gloria tertinggal 4-11 saat interval dan tak pernah menemukan kembali ritme. Skor akhir 12-21 di gim ketiga menutup perlawanan mereka dalam 58 menit. Unforced errors menjadi biang keladi: 19 kesalahan sendiri di dua gim terakhir, berbanding hanya 7 dari lawan. Pukulan Rehan yang biasanya tajam di area belakang justru sering keluar garis — enam kali pada gim ketiga saja.
Catatan dan Jalan ke Depan di New Delhi
Dari total delapan gim yang dimainkan tiga wakil Indonesia pada Rabu malam, Merah Putih memenangi lima gim dan kalah tiga. Dua kemenangan bersih Jonatan dan comeback Fajar/Fikri memberi sinyal positif jelang babak 16 besar, sementara gugurnya Rehan/Gloria menyisakan pekerjaan rumah di sektor ganda campuran. Formasi penyerangan Jonatan yang agresif dan pertahanan ganda Fajar/Fikri akan kembali diuji, dengan lawan-lawan unggulan mulai berseliweran di peta pertandingan. Jadwal babak 16 besar dijadwalkan bergulir Kamis (20/8/2026) di arena yang sama, dan dua wakil yang tersisa harus kembali menjaga konsistensi servis serta penguasaan bola — dua aspek yang hari ini membedakan tim yang melaju dan tim yang pulang lebih awal.
Comments (0)