Javier Tebas Buka Suara soal Kursi Kepemimpinan La Liga

Madrid — Presiden La Liga Spanyol Javier Tebas tampil di hadapan awak media pada 16 Desember 2024 di Ciudad del Futbol, Las Rozas, kawasan di luar Madrid, membuka pembicaraan panjang soal tata kelol...

Oct 08, 2026 - 09:10
0 0
Javier Tebas Buka Suara soal Kursi Kepemimpinan La Liga

Madrid — Presiden La Liga Spanyol Javier Tebas tampil di hadapan awak media pada 16 Desember 2024 di Ciudad del Futbol, Las Rozas, kawasan di luar Madrid, membuka pembicaraan panjang soal tata kelola kompetisi, regulasi keuangan, dan tensi papan atas musim ini. Konferensi pers berlangsung lebih dari satu jam, dengan fokus pada evaluasi performa 20 klub peserta La Liga sejauh pekan ke-17.

Data yang diolah memperlihatkan penguasaan bola rata-rata seluruh laga musim ini berada di angka 54,2 persen, angka tertinggi dalam lima musim terakhir. Sementara itu, total tembakan ke arah gawang (shots on target) per pertandingan mencapai 4,8, naik 0,6 poin dibanding musim 2023/24 pada periode yang sama. Tebas menegaskan bahwa peningkatan kualitas sepak bola tampilan ini tak lepas dari kebijakan batas gaji dan pemeriksaan sustainable financial control yang dijalankan liga sejak 2013.

Evaluasi Regulasi dan Tren Kompetisi

Dalam paparannya, Tebas mengulas tren gol lebih dari sekadar soal kehebatan penyerang. Statistik menunjukkan 256 gol telah tercipta dari 136 pertandingan, rata-rata 1,88 gol per laga. Gol-gol tersebut sebagian besar lahir dari skema transisi cepat, dengan assist terbanyak datang dari para pemain sayap yang beroperasi di formasi 4-3-3 dan 4-2-3-1.

Tebas juga menyentuh soal offfside dan peran VAR. Musim ini tercatat 47 keputusan dibatalkan VAR karena offside tipis, dengan rata-rata durasi pemeriksaan 96 detik per insiden. Angka itu lebih rendah dibanding musim lalu berkat penggunaan semi-automated offside technology di 10 stadion utama.

"La Liga harus tetap menjadi kompetisi paling kompetitif di Eropa, baik dari sisi taktik maupun finansial," ujarnya di sela-sela sesi tanya jawab.

Soal disiplin, kartu kuning musim ini mencapai 581 kartu, sedangkan kartu merah baru dikeluarkan 19 kali. Rata-rata pelanggaran per pertandingan tercatat 22,4. Catatan ini menjadi dasar evaluasi terhadap protokol fair play yang diperketat awal musim, termasuk sanksi tambahan bagi pemain yang mengelilingi wasit setelah keputusan kontroversial.

Papan Atas dan Perebutan Gelar Juara

Menit ke-17 musim memasuki fase krusial. Empat besar klasemen dikuasai tim dengan beda selisil gol tipis, hanya terpisah 6 poin dari peringkat kelima — jarak terdekat sejak musim 2019/20. Tak ada satu pun tim yang mampu menjaga clean sheet lebih dari empat laga beruntun sejauh ini, bukti bahwa lini belakang semua klub masih rapuh saat menghadapi pressing tinggi.

Tim-tim papan tengah juga mencatat kejutan. Klub peringkat 12 besar memiliki rata-rata penguasaan bola 49 persen, menunjukkan tren meninggalkan taktik parkir bus dan beralih ke build-up dari belakang. Formasi 3-5-2 dipakai enam tim, sementara 4-4-2 klasik hanya bertahan di tiga tim sebagai andalan utama.

Selisih gol antara pemuncak dan peringkat kesembilan baru mencapai 14 angka — rekor terendah pada pekan ke-17 dalam satu dekade terakhir. Artinya, perebutan tiket Liga Champions musim depan bakal berlangsung hingga pekan-pekan terakhir, sesuatu yang menguntungkan secara komersial bagi pendapatan hak siar.

Isu Finansial dan Program Global

Secara kumulatif, pendapatan 20 klub La Liga musim 2023/24 tembus 5,4 miliar euro, tumbuh 11 persen year-on-year. Penjualan hak siar internasional ke pasar Asia Pasifik dan Amerika Selatan menyumbang kenaikan terbesar. Tebas menuturkan bahwa ekspansi gelaran La Liga di luar negeri — termasuk potensi laga resmi musim depan di Amerika Serikat — telah membuka pendapatan baru tanpa mengorbankan integritas kompetisi domestik.

Di sisi infrastruktur, enam stadion telah menuntaskan renovasi untuk memenuhi kriteria UEFA Category 4, sementara empat lainnya masih dalam proses. Proyek ini diperkirakan menelan biaya total 1,2 miliar euro dan akan selesai bertepatan dengan siklus hak siar 2027.

Menjelang penutupan sesi, Tebas kembali menegaskan komitmen liga terhadap meritokrasi finansial. "Klub yang dijalankan sehat akan selalu punya peluang bersaing," katanya. Pesan itu relevan mengingat musim ini sudah memperlihatkan tim promosi mampu mengalahkan tim papan atas, dengan rata-rata possession mereka menembus 47 persen dalam laga-laga kandang.

Secara keseluruhan, tekanan kompetisi musim ini lebih ketat, kualitas sepak bola menanjak, dan tata kelola makin terbuka. Bagi Tebas, angka-angka tersebut menjadi modal utama mempertahankan status La Liga sebagai salah satu lima liga teratas Eropa — bukan hanya dari sisi nama besar, tetapi juga dari data dan performa di lapangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
citra-maharani

Reporter HAM. Fokus pada isu hak asasi, kebebasan sipil, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User