Infantino Gelar Resepsi FIFA di New York Jelang Final Piala Dunia 2026

NEW YORK — Dua hari sebelum final Piala Dunia 2026 mengguncang MetLife Stadium, Gianni Infantino lebih dulu mengambil alih panggung di jantung Manhattan. Presiden FIFA itu memimpin resepsi resmi fed...

Aug 09, 2026 - 13:05
0 0
Infantino Gelar Resepsi FIFA di New York Jelang Final Piala Dunia 2026

NEW YORK — Dua hari sebelum final Piala Dunia 2026 mengguncang MetLife Stadium, Gianni Infantino lebih dulu mengambil alih panggung di jantung Manhattan. Presiden FIFA itu memimpin resepsi resmi federasi di Trump Tower, Fifth Avenue, pada Jumat (17/7/2026) waktu setempat, di hadapan ratusan tamu undangan dari kalangan federasi anggota, mitra komersial, dan tokoh sepak bola dunia.

Agenda ini menjadi semacam kick-off seremonial sebelum laga sesungguhnya. Turnamen yang dibuka pada 11 Juni 2026 di Estadio Azteca, Mexico City, kini tinggal menyisakan satu pertandingan: final pada Minggu (19/7/2026) di East Rutherford, New Jersey. Dan Infantino memastikan seluruh dunia tahu bahwa edisi kali ini adalah yang terbesar yang pernah digelar dalam sejarah.

Resepsi di Jantung Manhattan

Suasana atrium Trump Tower malam itu berubah menjadi etalase sepak bola global. Infantino, mengenakan setelan gelap khasnya, menyapa satu per satu tamu yang hadir sebelum naik ke podium untuk menyampaikan sambutan. Dalam pidatonya, ia menekankan pesan yang selama ini menjadi mantra kepemimpinannya: sepak bola sebagai alat pemersatu, dan Piala Dunia 2026 sebagai bukti bahwa turnamen ini kini benar-benar milik dunia.

Pemilihan lokasi sendiri bukan tanpa alasan. Gedung ikonik tersebut sejak tahun lalu menjadi salah satu basis operasional FIFA di Amerika Serikat, memperkuat kehadiran induk organisasi sepak bola dunia itu di negara tuan rumah utama. Wilayah New York dan New Jersey memang menjadi salah satu pusat gravitasi turnamen, dengan delapan pertandingan digelar di MetLife Stadium — termasuk laga puncak yang paling dinanti.

Angka-Angka Turnamen Terbesar dalam Sejarah

Mari bicara data, karena angka-angka Piala Dunia 2026 memang mencengangkan. Untuk pertama kalinya, 48 tim nasional berlaga di putaran final — lompatan masif dari format 32 tim yang dipakai sejak 1998. Total ada 104 pertandingan yang dimainkan selama 39 hari, naik signifikan dari 64 laga di edisi-edisi sebelumnya.

Turnamen ini juga mencatatkan sejarah sebagai Piala Dunia pertama yang digelar di tiga negara sekaligus: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan 16 kota tuan rumah tersebar dari Vancouver hingga Mexico City. Estadio Azteca menambah legenda dengan menjadi stadion pertama yang menggelar laga pembuka di tiga edisi berbeda — setelah 1970 dan 1986. Di sisi komersial, penjualan tiket menembus angka lebih dari enam juta lembar, sementara final nanti diproyeksikan disaksikan audiens global yang berpotensi melampaui 1,5 miliar penonton seperti edisi 2022.

Satu Dekade Kepemimpinan Infantino

Resepsi ini juga terasa seperti perayaan personal bagi sang tuan rumah. Infantino menjabat Presiden FIFA sejak 26 Februari 2016, ketika ia terpilih menggantikan Sepp Blatter di tengah krisis terbesar organisasi. Satu dekade kemudian, pria berkebangsaan Swiss-Italia itu telah dua kali mempertahankan kursinya — di Kongres Paris 2019 dan Kigali 2023 — sambil mengubah wajah kompetisi global.

Ekspansi Piala Dunia menjadi 48 tim adalah warisan terbesarnya, disusul peluncuran Piala Dunia Antarklub 32 tim yang debut di Amerika Serikat pada 2025. Kritik memang tak pernah absen — dari isu kelelahan pemain hingga komersialisasi berlebihan — tetapi secara angka, pendapatan dan jangkauan FIFA di eranya terus menanjak. Malam di Manhattan itu, ia tampak menikmati momen puncak dari proyek yang ia rancang hampir sepuluh tahun silam.

Hitung Mundur Menuju MetLife Stadium

Kini, seluruh perhatian beralih ke Minggu sore. MetLife Stadium, dengan kapasitas sekitar 82.500 penonton, akan menjadi arena penentuan siapa yang berhak mengangkat trofi emas 18 karat itu. Upacara penutupan dipersiapkan megah, dan setelah peluit panjang berbunyi, tongkat estafet resmi berpindah ke tuan rumah 2030: Spanyol, Portugal, dan Maroko, dengan laga seremonial pembuka di Uruguay, Argentina, serta Paraguay menandai 100 tahun Piala Dunia.

Infantino menutup sambutannya dengan nada penuh percaya diri, menyebut turnamen ini telah melampaui setiap ekspektasi. Dan ia punya data untuk membela klaim itu. Dari 104 pertandingan, jutaan penonton di stadion, hingga miliaran pasang mata di layar kaca — Piala Dunia 2026 memang memecahkan hampir semua rekor. Kick-off final tinggal menghitung jam, dan panggung terbesar sepak bola dunia sudah siap. Sampai jumpa di MetLife!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
reza-pahlevi

Reporter Pengadilan. Meliput kasus-kasus landmark di PN, PT, dan MA.

Comments (0)

User