Indonesia Sapu Bersih Kamboja 3-0 di Leg Pertama SEA V Cup

Skor akhir 3-0 (28-26, 25-15, 25-17) menjadi penegas dominasi timnas voli putra Indonesia atas Kamboja dalam leg pertama SEA V Cup 2026 yang bergulir di Jakarta International Velodrome, Rabu (22/7). D...

Jul 27, 2026 - 23:59
0 0
Indonesia Sapu Bersih Kamboja 3-0 di Leg Pertama SEA V Cup

Skor akhir 3-0 (28-26, 25-15, 25-17) menjadi penegas dominasi timnas voli putra Indonesia atas Kamboja dalam leg pertama SEA V Cup 2026 yang bergulir di Jakarta International Velodrome, Rabu (22/7). Di hadapan ribuan pendukung yang memadati arena, pasukan Merah Putih tampil tanpa cela, mencatatkan clean sheet sempurna dengan efisiensi serangan mencapai 52 persen serta membatasi lawan hanya pada 31 persen efektivitas.

Set Pertama: Drama 28-26 yang Menguji Mental

Menit-menit awal langsung menyajikan tensi tinggi. Indonesia menurunkan starting XI dengan formasi 5-1 andalan, menempatkan Doni Haryono sebagai opposite hitter dan Rivan Nurmulki di posisi outside hitter. Kamboja, yang tampil dengan skema pertahanan solid, justru unggul lebih dulu 8-6 pada technical timeout pertama berkat blok ganda Phirun dan Sokheng yang meredam spike cepat Hendra Setiawan. Namun, memasuki rotasi servis Farhan Halim, ritme permainan berubah. Servis jump float-nya memaksa libero Kamboja, Vannak, melakukan overpass yang langsung dihukum Hendra dengan quick attack tajam. Kedudukan imbang 20-20 memaksa pelatih Li Qiujiang melakukan timeout kedua. Momen krusial terjadi pada skor 26-26, ketika VAR review mengonfirmasi block touch dari jari blocker Kamboja yang sebelumnya dianggap bola keluar. Dua poin beruntun dari spike silang Rivan menutup set pertama dengan kedudukan 28-26 — skor yang menunjukkan betapa ketatnya duel pembuka ini.

Set Kedua dan Ketiga: Dominasi Tanpa Ampun

Memasuki set kedua, Indonesia menggencarkan tekanan dari garis servis. Penguasaan bola mencapai 68 persen dengan distribusi umpan setter Jasen Natanael yang variatif: 14 bola ke posisi empat, 8 ke tengah, dan 6 ke belakang. Hasilnya, skor 25-15 tercipta hanya dalam 22 menit. Middle blocker Yuda Mardiansyah mencatatkan tiga kill block beruntun yang mematahkan semangat Kamboja. Set ketiga menjadi parade efisiensi. Meski Kamboja mencoba mengganti setter utama mereka, Sokunthea, dengan playmaker kedua, rotasi tidak mampu membendung laju serangan Indonesia. Doni Haryono menutup pertandingan dengan back row attack mematikan di menit ke-74, membukukan total 17 poin sepanjang laga — tertinggi di antara kedua tim. Skor akhir 25-17 menegaskan jarak kelas antara peringkat dua Asia Tenggara kontra tim yang masih dalam fase pembangunan ulang.

Statistik dan Performa Individu: Angka Berbicara

Dari sisi shots on target, Indonesia mencatatkan 43 dari 82 upaya spike, berbanding 22 dari 71 milik Kamboja. Blok menjadi sektor paling kontras: 11 kill block Indonesia versus 4 milik lawan. Doni Haryono (17 poin, 4 ace, efisiensi serangan 48%) dan Rivan Nurmulki (14 poin, 2 blok) menjadi motor serangan, sementara Yuda Mardiansyah menyumbang 5 blok solo yang mematikan ruang gerak hitter Kamboja. Di kubu tamu, opposite hitter Chanthol menjadi satu-satunya pemain yang menembus dua digit dengan 11 poin, namun itu tak cukup untuk mengimbangi kedalaman skuad Indonesia.

"Kami memulai dengan sedikit gugup di set pertama, tetapi setelah menemukan ritme servis dan blok, permainan berjalan sesuai rencana. Saya apresiasi adaptasi cepat pemain, terutama dalam membaca perubahan tempo lawan," ujar pelatih Li Qiujiang seusai pertandingan.

Kemenangan ini menempatkan Indonesia dalam posisi ideal menjelang leg kedua yang akan berlangsung di Phnom Penh pekan depan. Dengan modal aggregat poin dan keunggulan mental, Rivan dan kolega tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tempat di putaran final. SEA V Cup 2026 menjadi panggung pembuktian bahwa voli putra Indonesia terus mendekatkan diri ke level elite kawasan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User