Ikhwan Tanamal Tampil Perkasa, Persib Bandung Tundukkan Madura United 2-0
Bandung, Stadion Gelora Bandung Lautan Api – Persib Bandung berhasil mengunci kemenangan krusial dengan skor akhir 2-0 atas Madura United dalam laga pekan ke-12 Liga 1 2025/2026. Debutan muda asal T...
Bandung, Stadion Gelora Bandung Lautan Api – Persib Bandung berhasil mengunci kemenangan krusial dengan skor akhir 2-0 atas Madura United dalam laga pekan ke-12 Liga 1 2025/2026. Debutan muda asal Tulehu, Ikhwan Tanamal, menjadi pusat perhatian setelah menyuguhkan penampilan pertama yang tak terlupakan sebagai starter. Gol dari Ciro Alves di menit ke-34 dan penalti David da Silva di menit ke-67 memastikan tiga poin bagi Maung Bandung, namun sorotan utama tertuju pada bek kanan berusia 19 tahun yang sukses membukukan clean sheet dan satu assist dalam 90 menit penuh. Statistik menunjukkan dominasi Persib dengan penguasaan bola mencapai 62 persen, shots on target unggul 7 berbanding 2, dan total 489 umpan sukses. Tanamal sendiri mencatatkan 92 persen passing akurat, 4 tekel sukses, 3 intersepsi, dan 2 sapuan krusial di kotak penalti.
Babak Pertama: Dominasi Maung Bandung dan Assist Perdana Tanamal
Sejak peluit babak pertama dibunyikan wasit Fadli Basri, Persib langsung mengambil inisiatif serangan. Formasi 4-3-3 racikan Bojan Hodak menekan garis pertahanan Madura United lewat kombinasi umpan pendek dan lebar sayap. Menit ke-12, skema umpan satu-dua antara Tanamal dan Marc Klok menghasilkan crossing berbahaya yang hampir disambut Ciro Alves, sayang bola masih melebar tipis dari tiang jauh. Meski begitu, Tanamal terus menunjukkan ketenangan di bawah tekanan, menutup pergerakan Lulinha di sektor kanan pertahanan. Momen krusial terjadi pada menit ke-34 ketika Ikhwan Tanamal melancarkan overlapping run dari lini belakang. Umpan terobosannya dari posisi di depan kotak penalti berhasil diterima Ciro Alves yang dengan cekatan mengecoh bek lawan dan melepaskan tembakan kaki kiri akurat ke sudut gawang. Gol! Assist pertama bagi sang debutan disambut gegap gempita 25.000 Bobotoh yang memadati tribun. Statistik babak pertama memperlihatkan Persib mencatatkan 4 shots on target, 3 tendangan sudut, dan 229 umpan sukses sementara Madura United hanya mencatatkan 1 tembakan tepat sasaran dari peluang Fachrudin Aryanto melalui sundulan yang mampu ditepis Teja Paku Alam. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Pertahanan Kokoh dan Gol Penalti David da Silva
Memasuki babak kedua, Madura United meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Risto Vidakovic menurunkan Beto Goncalves untuk menambah daya dobrak. Menit ke-52, Ikhwan Tanamal kembali menjadi pahlawan lewat tekel bersihnya menggagalkan peluang Beto Goncalves yang sudah berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Empat menit berselang, ia membaca intersepsi operan kunci Madura United dan langsung menginisiasi serangan balik cepat. Pada menit ke-67, Persib mendapat hadiah penalti setelah Ciro Alves dilanggar di area terlarang oleh Nurdiansyah. Alves yang menjadi algojo menyerahkan tugas eksekusi kepada David da Silva yang dengan tenang menaklukkan kiper Teja Paku Alam. Skor menjadi 2-0 dan semakin menguatkan dominasi tuan rumah. Madura United nyaris memperkecil ketertinggalan di menit ke-78 melalui sundulan Fachrudin, namun Tanamal yang berada di posisi tepat melakukan sapuan dengan kepalanya di garis gawang. Hingga peluit panjang dibunyikan, Ikhwan Tanamal memastikan clean sheet perdananya bersama tim senior. Total sepanjang laga, Persib melepaskan 12 tembakan (7 on target) berbanding 5 (2 on target) milik Madura United. Penguasaan bola 62% - 38% mencerminkan superioritas Pangeran Biru.
Analisis Pemain: Ikhwan Tanamal Si Jenderal Baru di Lini Belakang
Dari statistik individu, Ikhwan Tanamal mencatatkan 92% umpan akurat (47 dari 51), memenangkan 4 dari 5 duel darat, 3 intersepsi, dan 2 sapuan vital. Ia juga menciptakan 2 peluang kunci (key passes), salah satunya berbuah assist. Tak ketinggalan, ia mencatatkan 2 crossing sukses dan 1 dribel melewati dua pemain Madura United. Catatan ini menjadikannya pemain dengan rating tertinggi di lini belakang Persib malam itu. Bek berusia 19 tahun ini memperlihatkan keberanian membawa bola ke lini tengah dan visi passing yang matang. Kombinasi kecepatan, tekel bersih, dan kemampuan membaca serangan lawan membuatnya susah ditembus. Performa apik Tanamal langsung menuai pujian dari pelatih Bojan Hodak.
"Ikhwan luar biasa. Dia baru 19 tahun, tapi sudah bermain seperti pemain senior. Clean sheet dan satu assist dalam debutnya adalah capaian fantastis. Dia punya masa depan cerah dan saya percaya dia akan jadi andalan Persib dan tim nasional ke depannya," ujar Hodak dalam konferensi pers usai laga.
Sementara itu, Tanamal sendiri merendah. "Saya hanya menjalankan instruksi pelatih dan berusaha maksimal. Saya bangga bisa membantu tim meraih tiga poin di hadapan Bobotoh. Ini untuk keluarga dan kampung halaman saya di Tulehu," ungkapnya singkat.
Kemenangan ini mengokohkan posisi Persib di papan atas klasemen sementara. Dengan penampilan konsisten seperti ini, Ikhwan Tanamal berpotensi menjadi salah satu bek kanan terbaik Indonesia dan layak dipanggil ke tim nasional U-23 untuk persiapan SEA Games mendatang.
Comments (0)