Ikhwan Tanamal Pahlawan Persib di Laga Piala Presiden 2026
Skor akhir 3-1 untuk Persib Bandung atas Bali United di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat malam, menjadi panggung lahirnya bintang baru. Ikhwan Tanamal, pemain muda 21 tahun yang mengisi pos gelandang s...
Skor akhir 3-1 untuk Persib Bandung atas Bali United di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat malam, menjadi panggung lahirnya bintang baru. Ikhwan Tanamal, pemain muda 21 tahun yang mengisi pos gelandang serang dalam formasi 4-2-3-1 racikan Luis Milla, tampil sebagai motor serangan dan penentu kemenangan dengan dua gol plus satu assist. Penampilan eksplosif itu membawa Maung Bandung membuka kampanye Piala Presiden 2026 dengan sempurna di hadapan 27.000 pendukung yang memadati tribun.
Pertandingan baru berjalan 180 detik, Tanamal sudah memberi ancaman. Menerima umpan pendek dari Marc Klok di tengah, ia menusuk dari lini kedua, melewati dua gelandang bertahan lawan, lalu melepaskan tembakan mendatar yang masih bisa ditepis oleh kiper. Itu adalah sinyal bahwa malam ini ia tak akan memberi ruang bernapas bagi lini pertahanan Bali United. Sejak itu, ritme permainan Persib naik drastis. Penguasaan bola mencapai 62 persen di sepanjang laga, dengan shots on target sebanyak 8 dari total 14 percobaan.
Gemuruh Babak Pertama: Duet Klok-Tanamal Kunci Dominasi
Pelatih Luis Milla mengejutkan dengan mencantumkan nama Tanamal di starting XI menggantikan posisi Ezra Walian yang biasa menempati lubang di belakang striker. Keputusan itu berbuah manis. Di menit ke-17, kerja sama satu-dua dengan Klok membuka ruang di kotak penalti. Tanamal menusuk dari sisi kanan, lalu dengan cerdik mengirim umpan tarik ke mulut gawang. David da Silva, yang berdiri tanpa kawalan, dengan mudah menceploskan bola untuk membawa Persib unggul 1-0.
Tertinggal, Bali United mencoba keluar menekan dengan formasi 4-3-3. Namun, solidnya duet bek tengah Nick Kuipers dan Victor Igbonefo membuat serangan lawan mentok di sepertiga akhir. Statistik mencatat, dari 4 tembakan yang dilepaskan Serdadu Tridatu sepanjang paruh pertama, hanya satu yang mengarah ke gawang. Kartu kuning untuk Ricky Fajrin pada menit ke-34 akibat melanggar Tanamal menambah bukti betapa pemain bernomor punggung 27 itu sangat merepotkan. Hingga turun minum, skor tetap 1-0.
Babak Kedua: Gol Spektakuler dan Lonjakan Energi
Memasuki babak kedua, Intensitas permainan justru semakin tinggi. Menit ke-52, Bali United menyamakan kedudukan lewat sundulan pemain asing mereka, namun VAR menganulir setelah monitor lapangan menunjukkan adanya offside tipis. Drama itu justru membakar semangat Persib. Hanya berselang empat menit, tepatnya menit ke-56, Tanamal mencatatkan namanya di papan skor. Proses gol ini begitu indah: menerima bola dari sayap kiri yang dilepaskan Ciro Alves, Tanamal yang berdiri di depan kotak penalti mengontrol dengan satu sentuhan, lalu melepaskan tendangan half-volley melengkung yang bersarang deras di pojok atas gawang. Stadion bergemuruh.
Tak puas dengan satu gol, Tanamal kembali menunjukkan insting predatornya. Pada menit ke-74, sebuah kemelut di depan gawang hasil sepak pojok Beckham Putra berhasil dibaca dengan cermat. Tanamal yang berdiri di tiang jauh menyambar bola muntah dan melesakkannya ke gawang yang kosong. Gol kedua malam itu, sekaligus gol ketiga Persib. Skor 3-1 bertahan hingga peluit panjang.
Statistik Unggulan yang Mengukuhkan Man of the Match
Angka tak pernah berbohong. Tanamal mencatatkan 2 gol, 1 assist, 4 tembakan tepat sasaran dari 5 percobaan, akurasi umpan mencapai 89 persen (47/53), dan menciptakan 3 peluang kunci. Ia juga terlibat aktif dalam fase bertahan dengan 2 tekel sukses dan 1 intersep. Untuk pemain yang baru menjalani musim penuh pertamanya di tim senior, durabilitas luar biasa: ia menyentuh bola 68 kali, menjalani 5 dribel sukses dari 7 percobaan, dan menang dalam 8 dari 12 duel perebutan bola. Rating SofaScore untuknya mencapai 9,1—yang tertinggi di laga pembuka turnamen ini.
Persib secara keseluruhan mencatat penguasaan bola 62 persen dengan 526 umpan sukses (akurasi 87 persen). Bali United hanya mampu mencatatkan 3 tembakan tepat sasaran sepanjang laga, menegaskan dominasi lini tengah yang dikawal Klok dan Tanamal. Sistem pressing tinggi yang diterapkan Milla juga membuat lawan kehilangan bola di area berbahaya sebanyak 11 kali—dua di antaranya berujung gol.
Pujian Pelatih dan Masa Depan Cerah
Luis Milla tak bisa menyembunyikan kepuasan saat berbicara di konferensi pers.
“Kami tahu potensi Ikhwan. Dalam latihan, ia selalu menunjukkan determinasi tinggi. Malam ini dia bukan sekadar pencetak gol, tapi pemimpin di lapangan. Pergerakannya, visinya, sangat matang untuk usianya,”ujarnya dengan senyum lebar. Tanggapan itu diamini oleh kapten tim, Marc Klok, yang menyebut Tanamal sebagai “generasi baru Maung Bandung yang akan bicara banyak di masa depan.”
Dengan performa semacam ini, posisi Tanamal di starting XI Persib untuk laga berikutnya melawan Persebaya Surabaya sepertinya sudah tak tergoyahkan. Di usianya yang baru menginjak 21 tahun, pemain kelahiran Ambon itu telah menunjukkan kematangan taktik, keberanian, dan eksekusi dingin di depan gawang. Piala Presiden 2026 mungkin baru awal, tetapi bagi yang menyaksikan laga tadi malam, satu hal jelas: Ikhwan Tanamal adalah bintang yang sedang terbit.
Comments (0)