Oct 09, 2026
Olahraga

Herdman Sambut Ranking FIFA Indonesia Naik, Target Sejarah Baru

Peringkat FIFA Timnas Indonesia resmi menembus posisi 116 dunia. Kenaikan ini menjadi sinyal positif di tengah proses pembangunan tim yang sedang berjalan. Pelatih kepala John Herdman pun angkat bicar...

Herdman Sambut Ranking FIFA Indonesia Naik, Target Sejarah Baru

Peringkat FIFA Timnas Indonesia resmi menembus posisi 116 dunia. Kenaikan ini menjadi sinyal positif di tengah proses pembangunan tim yang sedang berjalan. Pelatih kepala John Herdman pun angkat bicara, menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan pijakan untuk menciptakan sejarah baru bagi sepak bola Indonesia.

Dalam konferensi pers yang digelar setelah pengumuman ranking terbaru, Herdman menyampaikan bahwa tugas utamanya bukan hanya menaikkan posisi di daftar FIFA, tetapi membangun fondasi permainan yang bisa bersaing di level Asia. "Setiap kenaikan ranking adalah hasil kerja kolektif. Tapi tugas saya lebih dari itu, yaitu menciptakan sejarah bagi tim ini," ujar pelatih asal Inggris tersebut.

Kenaikan Ranking dan Konteks Persaingan Asia

Posisi 116 dunia menempatkan Indonesia di antara negara-negara Asia Tenggara yang tengah berbenah. Jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, Garuda perlahan merangkak naik seiring hasil positif di laga internasional. Herdman menilai konsistensi adalah kunci. "Kami tidak bisa hanya puas dengan satu atau dua hasil bagus. Ranking berbicara tentang performa jangka panjang," tegasnya.

Herdman juga menyoroti pentingnya penguasaan bola dan efisiensi serangan. Menurutnya, tim yang ingin naik peringkat harus mampu mendominasi pertandingan, bukan sekadar bertahan. "Penguasaan bola bukan tujuan akhir, tapi alat untuk menekan lawan. Kami ingin menciptakan peluang lebih banyak, shots on target yang lebih tinggi, dan clean sheet yang lebih sering," paparnya.

Filosofi Herdman: Sejarah Lewat Proses

Bagi Herdman, sejarah tidak lahir dari keajaiban semalam. Ia menekankan pembinaan pemain muda, disiplin taktik, dan mentalitas bertanding. Formasi yang ia terapkan, mulai dari 4-3-3 hingga 3-4-2-1, dirancang agar pemain fleksibel menghadapi lawan dengan karakter berbeda. "Saya ingin pemain memahami peran mereka dalam setiap fase pertandingan. Menit ke-1 sampai menit ke-90, fokus harus penuh," jelasnya.

Ia juga menyinggung soal kedalaman skuad. Menurut Herdman, starting XI yang kuat tidak cukup jika tidak didukung pemain pengganti berkualitas. "Kompetisi internal akan mendorong standar latihan naik. Pemain yang masuk dari bangku cadangan harus memberi dampak," tambahnya.

Respons terhadap Ekspektasi Publik

Kenaikan ranking FIFA memicu ekspektasi lebih tinggi dari suporter. Herdman memahami hal itu, namun ia meminta semua pihak bersabar. "Kami sedang membangun sesuatu. Ada proses yang harus dilalui. Saya tidak ingin menjanjikan hasil instan, tapi saya berjanji tim ini akan terus berkembang," katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi melalui data. Setiap pertandingan dianalisis, mulai dari jumlah umpan, duel udara, hingga efektivitas serangan. "Angka tidak berbohong. Dari data kami tahu di mana harus memperbaiki diri," ujarnya.

Langkah Selanjutnya Menuju Sejarah

Dengan ranking 116, Indonesia masih memiliki peluang menembus posisi lebih baik. Herdman menyebut laga-laga uji coba dan turnamen resmi sebagai momen krusial. "Setiap pertandingan adalah kesempatan menciptakan sejarah. Saya ingin pemain mencetak gol, memberi assist, dan tampil disiplin. Kartu kuning atau merah harus diminimalisir," tegasnya.

Ia pun mengapresiasi dukungan federasi dan suporter. Menurutnya, sinergi semua elemen akan mempercepat proses. "Sepak bola bukan kerja satu orang. Ini tentang tim, staf, dan seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.

Dengan filosofi yang menekankan proses, disiplin, dan data, John Herdman ingin membawa Timnas Indonesia bukan hanya naik ranking, tetapi juga menorehkan sejarah baru di pentas Asia dan dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bayu-aji

Investigative Reporter. Spesialisasi: korupsi, pencucian uang, dan kejahatan korporasi.

Comments (0)

User